Sean, Putra Ahok Unggah Video Haru Ini, Netizen Langsung Beri Tanggapan Tak Terduga


CeriaNews.com -Sebuah video diunggah Nicholas Sean Purnama, putra pertama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di facebooknya pada Minggu (22/10/2017) pukul 14.34.

Di captionnya ditulis," Tak ada yang lebih pilu rasanya dalam hati bila mendengar/melihat tangisan seorang Ayah yang selama ini menjadi Panutan dan Pahlawanku."

Kolase beberapa video tersebut menggambarkan Ahok pada saat masih aktif jadi gubernur, dari bercengkerama dan bercanda dengan Djarot Saiful Hidayat seperti saat menantang lempar botol, memakaikan tutup kepala sampai menyanyi lagu kebangsaan.

Juga ada saat Ahok di persidangan sebelum vonis terakhir di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Cuplikannya menceritakan Ahok sedih karena dituduh menista agama," Tuduhan itu sama saja saya menista orangtua angkat saya sendiri yang sangat saya sayangi dan juga sayang kepada saya." 

Video berdurasi 2 menit 20 detik hingga hari Senin (23/10/2017) sudah dishare sekitar 411 dan dilihat 120.000 orang.



Netizen pun mengomentari video tersebut dan berusaha menguatkan Sean dan keluarganya.

Rahayu: "Ahok adalah salah satu yang terbaik . Jujur dan berintegritas. Ujian ini adalah ujian untuk naik tingkat. Saya muslim dan saya tidak percaya beliau menista agama saya. Seorang penjaga tidak mungkin berkepribadian seperti Ahok. Semoga selalu sehat. Tetap semangat."

Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama dan kedua anaknya, Nicholas Sean dan Daud Albenner, meninjau lintasam sepeda dan arena skateboard di RPTRA Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (17/12/2016). (TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA)
 Yanti: Yg sabar ya nicholas...kita semua jg kangen sama pak ahok krn beliau adalah org yg baik n jujur....semangat trus y pak ahok kami dsini smua menunggumu"

Nunung Yuningsih: "Pilumu memang beralasan Nicholas Sean Tjhaja purnama..tetmasuk sy pun yg bkn siapa2mu jg merasakan..tp aku bangga pd sosok papamu....Kejujuran"

Sri Bulan Pasaribu: "Sean..harus bangga punya papa seperti Ahok...Jgn sedih percayalah semua yg terjadi ada rencana Tuhan di dalamnya..Tetap semangat belajar..Jadi pelindung Mama dan Adik...GBU..Amin"

Ira Rahayu Satriyanto: "Kerasnya beliau dlm bertutur dan bersikap krn tuntutan dr apa yg diembannya.. dlm kerasnya ada kelembutan yg dirasakan oleh banyak orang, ada kejujuran dlm tiap kata jg sikapnya , ada kemurnian dlm langkah yg dilakukannya... mas Sean punya panutan yg luar biasa... be strong ya mas... jd setangguh papamu.."

Bunda Cyang Yang: "sabar y adek Nikolas....Tuhan kita tdk tidur.....Tuhan pasti tolong Ayah....kita sama" mndoakan Ayah agar kuat mnghadapi ini smua.....Ayah pasti kuat.....Tuhan mnyertaimu"

Nicholas pun menanggapi semangat yang diberikan netizen untuk dirinya dan keluarganya

" Saya selalu sabar dan tegar kok menghadapi ini.. apalagi baca komentar-komentar positif kalian yang membuat saya jadi makin semangat! terima kasih kalian semua memang luar biasa," ujarnya.

Nicholas Sean Purnama (TRIBUNNEWS)
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis terdakwa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pidana penjara dua tahun pada 9 Mei 2017.

Majelis hakim berpendapat Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penmodaan agama.

"Menyatakan tedakwa Ir Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pidana pendoaan agama. Menjatuhkan pidana kepda terdakwa Oleh Karena itu pidana penjara dua tahun," kata ketua majelis hakim Dwiarso di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Hakim kemudian memerintahkan Ahok untuk ditahan. "Memerintahkan terdakwa ditahan," kata hakim.

Sekadar informasi, Basuki jadi terdakwa kasus penodaan agama Islam terkait pernyatannya yang menyinggung Surat Almaidah 51.

Basuki telah dituntut hukuman pidana penjara satu tahun dengan masa percobaan dua tahun.

Setebal 630 halaman

Dwiarso Budi Santiarto Ketua Majelis Hakim dalam persidangan kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan berkas putusan yang akan disampaikan dalam lanjutan sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian pada Selasa (9/5) setebal sekitar 630 halaman.

"630 lebih kalau sebagaimana pembacaan tuntutan dan pembelaan yang tidak bacakan seluruhnya keterangan saksi dan ahli, kami minta persetujuan Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum," kata Dwiarso sebelum memulai pembacaan putusan Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa.

"Kami prinsipnya tidak keberatan untuk tidak dibacakan seperti yang dikatakan yang mulia," kata Ali Mukartono, Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan Ahok.

"Setelah kami bermusyawarah, kami tidak keberatan yang mulia," kata Trimoelja D Soerjadi, salah satu anggota tim kuasa hukum Ahok.

Selanjutnya Dwiarso menyatakan putusan itu akan dibacakan bergilir oleh lima anggota Majelis Hakim.

"Pengunjung sidang dalam pembacaan putusan ini mohon ketertiban, tidak perlu dikomentari, yel-yel, takbir, dan segala macam supaya yang hadir disini dan nonton "live di rumah bisa mendengar pertimbangan Majelis Hakim secara utuh. Yang buat kegaduhan petugas keamanan keluarkan pengunjung itu," ucap Dwiarso.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menuntut Ahok dengan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun.

"Maka disimpulkan perbuatan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah secara sah, terbukti, dan meyakinkan telah memenuhi rumusan-rumusan unsur pidana dengan pasal alternatif kedua pasal 156 KUHP," kata Ali Mukartono, Ketua Tim JPU saat membacakan tuntutan tersebut pada Kamis (20/4).

Sebelumnya, Ahok dikenakan dakwaan alternatif yakni Pasal 156a dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Sumber: Infomenia.net

0 Response to "Sean, Putra Ahok Unggah Video Haru Ini, Netizen Langsung Beri Tanggapan Tak Terduga"

Posting Komentar