Tragedi Bayi Debora, Bapak Ini Temukan Kejanggalan Press Release RS Mitra Keluarga


CeriaNews.com - Tulisan berikut disadur dari tulisan Bapak Sanji Ono:

Jawaban Atas Press Release Yang Dikelurkan Oleh RS Mitra Keluarga Kalideres

Sebelumnya kepada Management RS Mitra Keluarga Kalideres saya mewakili keluarga korban mengucapkan terimakasih karena sudah bersedia hadir dan datang kerumah Ibu Henny Silalahi Pada Hari Jumat Tanggal 7 September 2017 Pkl. 4 Sore, kami hargai niat baik bapak/ibu hadir untuk mengucapkan Bela sungkawa dan ikut berduka cita dengan apa yg telah terjadi.

Tanggapan kami soal Press Relesae yang bapak/ibu keluarkan adalah kami keberatan dan tidak bisa menerima dari beberapa point yang disebutkan dalam surat tersebut karena tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi.

Di rumah korban Bapak/Ibu hanya diam seribu bahasa saat Bu Henny bertanya kenapa masalah uang DP sebesar 5jt yg diserahkan keluarga kepada pegawai Administrasi RS tidak disebutkan dalam surat tersebut?? padahal kronologis penyerahan uangnya sangatlah jelas, petugas Adm sempat menghitung jumlahnya dan kemudian akan menanyakan terlebih dahulu ke atasan mereka walaupun akhirnya management tidak menyetujui dan menolak DP yg diberikan, sekali lagi Kenapa kejadian tersebut tidak disebut, apakah Bapak/Ibu ingin menghilangkan satu kejadian penting dari rangkaian kerangka kasus ini, ingin menghilangkan stigma kalau RS kalian tidak mata duitan??

Dipoint 2 dalam surat surat tersebut kalian juga mengatakan kalau keluarga korban keberatan atas biaya PICU sehingga kalian memutuskan mencarikan Rumah sakit rujukan yg mau menerima BPJS, ini sangat aneh dan janggal, gimana bisa dikatakan keberatan soal biaya, sedangkan suami bu henny sekitar pukul 3 pagi hari rela naik motor balik ke rumah untuk menjemput uang sebsar 5jt walaupun akhirnya kalian tolak karena kalian meminta minimal sebesar 11jt sebagai DP, bukankah uang yg sempat diterima itu bukti kalau Keluarga tidak keberatan, itu bukti kalau keuarga memiliki niat baik karena mereka berjanji minggu siang akan melunasi kekurangannya. Jadi apakah ini sebuah kebohongan dari Pihak rumas sakit, silahkan nilai sendiri.

Press Release juga menceritakan begitu detail kondisi pasien saat itu, dan sebagai orang awam dibidang kesehatan saya menyimpulan kalau pasien saat itu dalam keadaan sangat kritis dan butuh penanganan yg tepat dan cepat, tapi aneh bin ajaibnya dgn kondisi seperti itu Pihak RS malah sibuk mencarikan Rujukan ke RS lain yg mau menerima pembayaran sistim BPJS, padahal didepan mereka ada seorang bayi 4 bulan mengerang menahan sakit diruang UGD samai berjam-jam, kenapa mereka tidak memasukan terlebih dahulu pasien ke ruang PICU mereka yg sedang kosong, kalau masalah pembayaran atau tindakan selanjutnya, seperti dipindah atau gimana bukankah bisa dibicarakan setelah kondisi pasien stabil.

Entahlah nasi sudah menjadi bubur, oiya ada sedikit ganjalan dihati saya, pada bulan Agustus Pihak Rumah Sakit mengeluarkan Edaran yang isinya bahwa per bulan September RS Mitra Keluarga telah menerima pembayaran dengan mengunakan BPJS, Bu Henny memiliki BPJS dan saat ragedi ini terjadi yakni pada hari Minggu tanggal 3 September, pertanyaannya kenapa BPJS bu Henny dan keluarga tidak bisa digunakan.??

Wahai Bapak/Ibu Management Rumah Sakit yg terhormat, buangah Ego dan kesombongan kalian, Pihak Keluarga Korban tak pernah menuntut materi, mereka hanya ingin sedikit dihargai dan dihormati, terbitkanlah Press Release yang sesuai dengan kenyataan yg terjadi, jangan ada yg ditutupi, kemarin saat kalian berada dirumah Keluarga korban kalian meminta maaf dan akan menjadikan ini pelajaran berharga untuk kedepannya, itu sangat kita hargai, tp kami mau silahkan publikasikan permintaan maaf itu secara resmi.

Kasus ini sekarang sudah viral hampir semua media nasional seperti liputan6,kompas,detik dan TV Nasional seperti Metro,Tv One,Inews dll sudah memberitakan, dan kabar terakhir katanya Pihak Rumah Sakit akan dipanggil oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta. ini tak lepas dari perjuangan kita bersama, kita memiliki keinginan dan mimpi bersama melihat Rumah sakit di Indonesia berubah menjadi lebih baik dari segi pelayanan maupun kwalitasnya.




Sumber: FB KataKita

0 Response to "Tragedi Bayi Debora, Bapak Ini Temukan Kejanggalan Press Release RS Mitra Keluarga"

Posting Komentar