TERCYDUK!! Postingan Asma Dewi Ini Tepis Statemen Pengacara Sangkal Asma Dewi Tidak Kenal Saracen


CeriaNews.com - Tersangka kasus ujaran kebencian, Asma Dewi, diketahui mengirim dana sebesar Rp 75 juta ke pihak Saracen. Pengacara Asma Dewi menyangkal tudingan itu dan menyebut hal itu hanya sebuah isu.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (LBH Bang Japar) Djudju Purwantoro mengatakan, kabar soal transfer uang Rp 75 dari Asma Dewi ke sindikat pembuat dan penyebar hoax, ujaran kebencian, dan isu SARA, Saracen. Menurutnya, kabar itu hanyalah sebuah isu tanpa dasar bukti yang kuat.

"Kalau soal duit, itu sebetulnya hanya isu yang beredar di luar tanpa ada dasar dan bukti-bukti yang konkret. Artinya klien saya tidak tahu sama sekali tentang isu itu," kata Djudju saat berbincang dengan detikcom, Senin (11/9/2017).

Djudju mengatakan, kliennya tidak pernah melakukan transfer uang ke Saracen. Bahkan kliennya mengaku tidak mengenal siapa saja orang-orang kelompok Saracen tersebut.

"Tahunya hanya di TV. Jadi dihubung-hubungkan dengan tuduhan-tuduhan di luar itu nggak baik. Dan saya terus terang keberatan kalo ada hal-hal seperti itu tidak dikonfirmasi kemudian bergulir sedemikian rupa di luar sehingga itu mengganggu asas hukum praduga tak bersalah pada klien kami," katanya.

"Apalagi kalau melemparkan isu-isu ataupun bentuknya spt fitnah itukan sangat merugikan kehormatan dan hak asasi klien saya," tambahnya.

Faktanya, Asma Dewi pernah menulis tentang Saracen di status Facebooknya bahwa Saracen = MCA. Berikut kutipannya:

Tulisan bang Geri ini utk meluruskan Karna banyaknya versi tentang SARACEN, yg akhirnya MCA jadi pecah krn bingung, krn banyak yg tdk tahu dari awal apa dan siapa jg bagaimana SARACEN itu sebnarnya...
banyak yg membuat opini sendiri2 ttg SARACEN sehingga akhirnya banyak yg pro juga kontra....

Krn saracen ini sebenarnya ada 2 yaitu saracen (ccf) chistian cyber fighter, saracen (mca) muslim cyber army
Yg ikut partisipasi dlm perang akun di fb pasti tau ....

Dlm dunia perudalan di fb...ada team2 ....diantaranya ada team perudal kristen yg kerjanya menghanguskam akun2 muslim terutama akun2 mujahidden dumay....

Dan team2 perudal muslim/mujahid dumay yg kerjanya menghanguskan akun2 penghujat islam..
.
Saya perkenalkan satu persatu team2 perudal akun di fb:
-LK (Laskar Kristus) = team ini menghanguskan akun2 muslim mujahid medsos
-CCF (Chistian Cyber Fighter) = team ini jg menghanguskan akun2 muslim.....ini jg yg gemar membuat grop2 hujaat di fb
-Pandawa= ini team pro jokowi, anggotanya dari org islam yg projo, ada yg dari kristen, ada pemuda2 china/jasmev, buzzer.

Ini team paling lengkap...karena selain menghanguskan akun2 muslim...team ini jg yg bikin fitnah thd mujahid2 dumay....termasuk thd mas jas...ini team yg fitnah dan melaporkan mas jas ke polisi...
-Saracen= ini adl team pembajak akun jg pembajak group2 penista agama....dan skrg team jasmev sdh menghancurkannya dan membenturkan dg MCA...yg pdhl saracen (mca) adalah bagian dr pejuang kita sendiri...yg tanpanya....medsos tdk ada hacker lagi yg bisa membajak group2 penista agama....
Skr team pandawa tertawa dan bertepuk tangan melihat MCA diluar sana tdk tahu ttg team perudal akun....

musuh hny tertawa krn berhasil membenturkan antara cyber muslim dan membuat mereka sibuk ribut dg sesama dg memback up scr terus menerus fitnahan thd saracen...shg melupakan tujuan awal yaitu menyelematkan indonesia yg sdg dlm bahaya cengkraman china komunis
Skrg di fb gk ada lagi team pembajak akun yg membungkam akun dan group2 hujat ....yg ada hny team perudal akun kafir ...
Krn salah satu hacker muslim sdh mreka jebloskan di penjara...
So semoga jadi paham dan kita tidak terpecah belah oleh fitnahan mreka...
👇👇👇
Ini boleh di share ke WAG lain dgn syarat 100% pejuang islam ..
Kalo yg ada cebong mending gak usah 🙏



Asma Dewi ditangkap polisi, Alumni 212 rapatkan barisan beri dukungan


Mantan Wakil Bendahara Presidium Alumni 212 Asma Dewi ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Jumat (8/9). Dia ditangkap atas dugaan mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan ras tertentu.

Berdasarkan pengembangan kepolisian, Asma Dewi diduga pula pernah mentransfer uang sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti kelompok Saracen.

Usai ditangkap polisi, beredar poster dengan tulisan 'Ayo, Alumni 212 bantu, besuk dan bela Asma Dewi'. Dalam poster tersebut, memuat foto Asma Dewi dan Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Ma'arif. Saat dikonfirmasi merdeka.com, Slamet membenarkan bahwa alumni 212 akan memberikan dukungan terhadap Asma Dewi.

"Ya kan beliau ditahan, kita beri dukungan, beri support untuk beliau. Ya, minimal kan besuk dia. Apalagi ini musibah minimal bantu doa," kata Slamet kepada merdeka.com, Selasa (12/9).

Meski demikian, Slamet mengatakan dirinya dan alumni 212 belum berencana dalam waktu dekat untuk menggelar aksi turun ke jalan sebagai bentuk dukungan ke Asma Dewi.

"Belum ya. Karena masih fokus bantu Rohingya," ujarnya.

Sumber: Detik.com/merdeka.com via infoteratas.com

0 Response to "TERCYDUK!! Postingan Asma Dewi Ini Tepis Statemen Pengacara Sangkal Asma Dewi Tidak Kenal Saracen"

Posting Komentar