Surat WNI Jepang Untuk Perempuan Penebar Fitnah Sri Rahayu Ningsih


CeriaNews.com - Sri....Andaikan engkau masih seperti yang dulu, pasti orang akan menganggap omonganmu hanyalah angin lalu.

Para preman tersenyum, mengintip dari kaca botol minuman. Kaum ibu tertawa cekikikan, paling banter mengelus-elus perut agar anaknya tidak seperti kamu...

Sedang para ustad dadakan berharap bisa menyadarkanmu dengan menikahimu.

Entah mengapa engkau memilih bergaya kekinian dengan berjilbab, berharap mengubah imej orang, andai laki-laki pasti kaupun akan jenggotan dengan jidat hitam.

Karena penampilanmu, para preman segan meski sekedar menatap, Ibu-ibu ingin anaknya seperti kamu dan para ustad dadakan itu tersenyum puas, mengira hidayah telah engkau dapatkan. Padahal hatimu belumlah mantap, keimanan instan membuatmu terjerembab.

Sri....

Bohong itu dosa, tidak perduli apakah dirimu tatoan ataupun jilbaban.

Bedanya, bila engkau tatoan sedang hatimu penuh iman, orang akan menganggap laiknya durian manis dibungkus kertas koran. Baik, hanya bungkusnya harus disesuaikan.

Sebaliknya engkau sekarang seperti bom panci, lugu tetapi menyeramkan. Semua kebohongan dan kebencian yang kau lakukan, dikira orang sebagai bagian dari ajaran Islam.

Sri.....

Islam itu mudah, jangan dipersulit. Kesalahan pasti akan dimaafkan.....asal tidak dilakukan berulang-ulang.

Sumber: Lutfi Bakhtiyar

0 Response to "Surat WNI Jepang Untuk Perempuan Penebar Fitnah Sri Rahayu Ningsih"

Posting Komentar