Yang Ditunggu Akhirnya Ngoceh Juga, Ini Reaksi Fahri Usai Setnov Jadi Tersangka Korupsi E-KTP


CeriaNews.com -Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah mempertanyakan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Ia menilai, langkah KPK ini karena desakan dan pemberitaan yang muncul di publik, bukan karena KPK memiliki dua alat bukti.

Fahri menilai, langkah KPK ini serupa dengan penetapan Budi Gunawan yang menjadi calon Kapolri sebagai tersangka pada 2015 lalu. Pada akhirnya, penetapan tersangka tersebut dibatalkan pengadilan.

"Ini sama saja dengan KPK menetapkan Budi Gunawan tersangka waktu itu. Karena beritanya sudah ramai kemana-mana, Budi Gunawan rekening gendut, begitu kan. Alat bukti enggak ada, lalu dengan megang selembar kertas diumumkan itu (penetapan tersangka)," kata Fahri di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Fahri mengatakan, indikasi bahwa KPK bekerja berdasarkan tekanan dan desakan publik dapat dilihat dari pernyataan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang pada Jumat (14/7/2017) pekan lalu.

Saut menyatakan bahwa penanganan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) tidak akan mengecewakan publik.

"Kita prihatin karena ini kan sesuatu yang mendadak, diumumkan malam-malam, dan diawali pernyataan KPK tidak akan mengecewakan rakyat dalam kasus e-KTP," ucap Fahri.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka. Ia diduga terlibat dalam korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Sumber: kompas.com

0 Response to "Yang Ditunggu Akhirnya Ngoceh Juga, Ini Reaksi Fahri Usai Setnov Jadi Tersangka Korupsi E-KTP"

Posting Komentar