Terungkap! Dari Semua Jabatan, Ternyata Ahok Lebih Tertarik Dengan Jabatan Ini..


Artikel berikut disadur dari tulisan Mey sebagaimana diterbitkan di situs Seword.com:

Berapa hari media sosial isinya banyak yang galau karena kekalahan Ahok, sampai ada yang susah tidur, nangis bombay dan susah makan. Pacar saya saja yang aslinya setrong horangnya malah kirim emot nangis via BBM. Kata orang-orang sih berasa kayak ada keluarga yang meninggal. Tapi kalau buat para jomblo pastinya kayak berasa sudah diramal bakal melajang seumur hidup. Sakitnya tuh di sini *nunjuk jantung. Huhuhu.

Bahkan dunia internasional saja jadi sewot dengan kekalahan Ahok. Jadi maaf ya untuk orang-orang Jakarta yang menganggap kami yang dari luar Jakarta ini terlalu sewot dengan pilkada DKI, ya bagaimana ya, bukan masalah pilkadanya. Tapi masalah sosok di pilkada DKI yang sudah sukses mencuri perhatian orang-orang se-Indonesia bahkan dunia internasional. Sampai sekarang mulai ada istilah di-Ahok-kan. Padahal dulunya itu yang ada cuma nyahok untuk mendefinisikan sebuah kebawelan. Hahahah.

Saya saja mau nangis tapi susah. Jadi bawaannya ngomel saja padahal bukan penduduk DKI. Hahahha. Kenapa? Bukan karena Ahok seagama dengan saya. Tapi karena Ahok itu sebenarnya orang baik yang punya kasih pada sesamanya. Dan etos kerjanya jempolan. Idol bangetlah. Duuuuhh.. Istilahnya mamaku, “Suami yang baik itu ke kuburan pun kita akan kejar,” saking kangennya.

Jadi kalahnya Ahok itu bikin sedih bukan karena kalah sebenarnya. Tapi karena ada kerinduan untuk terus melihat sepak terjangnya dan karyanya. Iya kan? Ayo ngakuuuuu.. Hahahha.

Makanya sedihnya itu hampir sederajat dengan seperti ada keluarga yang meninggal atau baru diputus kekasih yang sudah pacaran bertahun-tahun. Karena kalau rindu kan jadi susah untuk diobatinya kalau orangnya sudah tidak ada atau tidak mau ditemui lagi.

Makanya banyak orang yang berharap Ahok berkarya lagi. Entah di KPK, kementerian, Bulog atau kepala daerah di wilayah lain. Kangen tahu! Hahahah.

Beda gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Om Bowo yang saat kalah pilkada DKI Jakarta, tidak ada tuh yang kangenin dan harapkan beliau berkarya lagi. Apalagi mau ditangisi. Hahhaa. Makanya entah dimana rimbanya sekarang. Wkkwwk. *Ih jahatnya daku ini. Qiqiqi. Tapi memang kalau mau dipikir-pikir, dimana ya Om Bowo sekarang? Katanya sih di luar negeri.

Banyak yang bertanya-tanya, “Ahok akan jadi apa ya setelah ini?” Tidak terkecuali saya. Kepo abisss. Habis Ahok sih, mau jabat apa saja pasti bisa dan bagus. Iya kan? Keren sih. Tapi banyak yang ribut bagusnya Ahok jadi ini dan itu. Lebih baik dengar Ahok saja, maunya apa.

Ternyata ada pengakuan mengejutkan dari Ahok pada tanggal 14 April 2016 kepada Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Eko Subowo, saat acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2016, di Balai Kota. Sumber di SINI

“Tolong Pak Dirjen Mendagri, bukan saya kritik ini, Pak. Saya sanggup jadi Mendagri yang baik, Pak. Karena? Saya pernah bikin partai, jadi sekjen partai, dan 2,5 tahun di Komisi II DPR. Saya orang keuangan, soal politik, soal anggaran, saya ngerti.” -Ahok.

Menurut Ahok, ada sejumlah proyek multiyears Pemprov DKI yang tidak bisa segera dieksekusi akibat adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011.

Ternyata sejak setahun yang lalu Ahok sudah tidak demen jadi gubernur karena beliau banyak dipersulit oleh regulasi yang sudah kuno? Ondemandee.. Pantesan santai saja saat kalah. Sampai cengengesan ke sana kemari. Hahahah.

Tidak cukup sampai di situ saja. Selang berapa hari setelah pilkada DKI, Jokowi pun mengeluarkan statement bahwa beliau akan me-reshuffle menteri lagi. Toeweweng. Naaaahh… Jangan-jangaaaaann…. Wkwkwk.

Jika misalnya benar Ahok diangkat menjadi Mendagri, artinya Ahok bakal bantu Anies nih nanti untuk melancarkan program Ahok yang sempat kandas karena regulasi usang? Qiqiqi.

Ya sudah ya. Tidak usah ribut-ribut lagi mengenai Ahok bagusnya mau berkarya dimana lagi. Karena Ahok maunya jadi Mendagri sejak tahun lalu. Titik. Mari berdoa agar cita-cita Ahok dan harapan kita semua untuk melihat Ahok berkarya lagi bisa terwujud. Karena malarindu itu tidak ada obatnya. Hikz

Akhir kata, emas akan tetaplah menjadi emas, meski itu dipakai oleh si miskin ataupun si kaya. Tidak akan pernah berubah kualitasnya menjadi loyang. Dan hebatnya, emas itu diterima dimana saja, tetap berharga dan dijangkau oleh semua kalangan. Itulah Ahok.

Sumber: Seword.com

1 Response to "Terungkap! Dari Semua Jabatan, Ternyata Ahok Lebih Tertarik Dengan Jabatan Ini.."

Unknown mengatakan...

Wuih keren ente dah. Romannya kejadian nih alamatnye. Ude deh lo tahajud in aja biar diterime doa nye. Wassalam.

Posting Komentar