Terbongkar! Anies Takut Debat Lawan Ahok di KompasTV SMS Ini Bocor ! Share!


CeriaNews.com - Gara-gara tampil emosional dan mengecewakan dalam debat di Mata Najwa Metro TV, Anies Baswedan menolak hadir dalam acara debat di Kompas TV.

Seharusnya malam ini, Rosiana Silalahi menggelar acara Debat Kandidat antara Basuki Djarot melawan Anies Sandi. Acara megah sudah dipersiapkan di Jakarta Theater, namun Anies memutuskan menolak debat karena takut.

Penolakan Anies disampaikan oleh Timses Anies Sandi, Eep Saefullah Patah yang baru-baru ini merilis survei yang menggunakan isu SARA yang menyerang Ahok dan memenangkan Anies.

Berikut SMS Eep yang tersebar di media sosial terkait ketakutan Anies melawan Ahok dalam debat di KompasTV:

Rosi yang baik,

Mengenai acara Rosi nanti malam, ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan.

Kami sangat sungguh-sungguh soal berkeinginan untuk menyejukkan putaran kedua Pilkada Jakarta ini. Mas Anies, Bang Sandi, Mbak Ferry, Mpok Nur, dan semua bagian tim yang bergerak di lapangan, bertemu warga di banyak tempat, menemukan betapa pertentangan sudah sebegitu tajam dan kompetisi sudah begitu memanas.

Dalam situasi seperti ini kami merasa tak punya pilihan selain berikhtiar seoptimal mungkin untuk bersikap dan berlaku konstruktif, apalagi berkaitan dengan tayangan live di televisi yang akan luas ditonton seperti acara Rosi ini. Karena sebab itulah kami meminta agar lebih baik mengambil format acara yang lebih kekeluargaan, memfasilitasi tukar gagasan dan perluasan gagasan sambil meminimalkan kesan pertentangan yang imbasnya ke bawah akan bersifat langsung dan mencemaskan.


Kalo bukan kita, siapa lagi yang harus bersikap konstruktif seperti ini? Bagi kami, ini sangat prinsipil dan merupakan kenyataan di lapangan yang harus terus dihitung dari waktu ke waktu. Karena kebutuhan perhitungan terus-menerus ini pulalah sikap kami soal ini makin menguat belakangan ini. Jadi, tidak ada niat kami untuk membuat repot Kompas TV atau dengan sengaja mengajukan permohonan di waktu yang sangat dekat dengan acara Rosi. Insya Allah tak ada sama sekali niat itu. Perkembangan dari detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam dan hari ke hari lah yang menuntut kami makin menjaga sikap konstruktif kami (dan kita).

Untuk itulah, sekali lagi saya tegaskan apa yang sudah Bidang Media (via Naufal) sampaikan kemarin: Bahwa kami meminta agar formatnya bukan debat antar Cawagub tetapi talkshow yang lebih casual dengan menhadirkan Cawagub sebagai narasumber, dan audiencesnya kita batasi hanya 30-50 undangan khusus saja. Dengan format ini maka kita bisa minimalisasi ekses emosional dari acara Rosi ke penonton di berbagai pelosok Jakarta dan kita jaga sehinggga acara Rosi lebih fokus ke soal pertukaran dan perluasan gagasan.

Hingga saat ini, saya belum mendapatkan konfirmasi kesediaan Kompas TV untuk menyesuaikan format seperti yang kami harapkan. Oleh karena itu, dengan amat sangat menyesal, saya atas nama tim Paslon Nomor Urut 3 ingin mengabari Rosi dan seluruh jajaran Kompas TV yang menyiapkan acara Rosi ini bahwa Bang Sandi tidak bisa berpartisipasi dalam acara Rosi.

Saya sangat yakin Rosi dan Kompas TV sependapat dengan kami mengenai amat sangat diperlukannya sikap konstruktif seperti yang saya urai di atas. Karena itu saya yakin Rosi bisa memahami dan menerima dengan baik segenap ihwal yang saya sampaikan melalui komunikasi kali ini.

Tabik. Salam hormat, Eep
(CC: Kang Oman)


Sumber: Gerpol

6 Responses to "Terbongkar! Anies Takut Debat Lawan Ahok di KompasTV SMS Ini Bocor ! Share!"

Djoni Karim mengatakan...

Hahaha... Emang kompas TV punya babe lu, suka2 ngatur acara kompas TV....

domu simbolon mengatakan...

Panjang kali itu sms

adi mengatakan...

selamat pagi saudaraku semua, kemarin malam q melihat di kompas tv, pertanyaan q kenapa kok paslon nomer 3 calon gub dan wakil gub tidak datang ya? dan kenapa juga dari segi yang lain kenapa team samber pungli kerjannya kok lambat dan kok belum sampai penanganannya di wilayah setiap kabupaten dan kelurahan, kecamatan se indonesia. sedangkan pungli di kabupaten, desa, kecamatan juga ada. coba team samber pungli blusukan sampai di kabupaten, kecamatan, desa tapi team samber pungli harus pandai menyelinap di situ dikarenakan sekarang permainan pungli sudah semakin pandai, cantik sehingga sulit di deteksi oleh team samber pungli terutama di kantor bpn kabupaten dll. kalau memang team samberpungli merasa rikuh untuk melakukan tugasnya dikarenakan sudah kenal baik dengan pejabat yang lainnya maka dengan itu coba pemerintah untuk merekrut dari masyarakat umum yang kerjanya lebih independent dan tanpa gajipun tidak masalah karena ini termasuk kewajiban kita semua dan untuk mencari ridho ALLAH SWT dan untuk kemajuan NKRI. semoga pemerintah serius dalam penanganan khasus pungli yang kecil2 juga.

Riri Ambarsari mengatakan...

Konstruktif apa?..prreeeetlah si Anies...jelas2 waktu di MetroTV aja yg sibuk fokus nyerang Ahok siapa dan sementara Ahok malah fokus sama program2nya utk Jakarta...hahaha..udahlah ayam sayur nih si Anies banyak alasan gak punya program cuma nyontek program Ahok ditambah kata2 Plus2 aja....

Qiqi Malkist mengatakan...

Nafsu Liar
Nafsu Liar
Nafsu Liar
Nafsu Liar

Melianus Uas mengatakan...

Si anies sandi kalah program sama ahok djarot maka takut debat tu....

Posting Komentar