Mengecewakan! Di Hari Pencoblosan Putaran Ke-2, Ahok Masih Terus Difitnah! Share!


CeriaNews.com - Ketua DPRa PKS Jatinegara, Bayu Rusamsi‏ memposting masalah yang ditemuinya di TPS. Seorang pemilih menemukan kertas suara yang diterimanya sudah tercoblos dengan coblosan pada paslon No. urut 2. Pemilih itu akhirnya minta kertas surat suara tersebut diganti.

Bayu Rusamsi‏ memposting masalah ini pada akun twitternya seperti berikut ini:



"Terjadi kecurangan di TPS 128 RW14
RT05 Kel. Jatinegara Kec. Cakung, surat suara sudah tercoblos no. 2. #KotakCurang," tutur Bayu Rusamsi‏, Ketua DPRa PKS Jatinegara melalui akun twitternya @Rusamsi81.



Postingan tersebut kemudian diterbitkan dan disebarkan secara luas oleh media online bernama portal-islam.id, yang belakangan diketahui adalah sebuah media online yang anti-ahok. Saat ditelusuri artikel-artikel tentang Ahok di media online portal-islam.id, redaksi menemukan bahwa sama sekali tidak ada pemberitaan positif tentang Ahok.



Berita semacam ini langsung dengan gencar disebarluaskan oleh orang-orang dan media online lain yang membenci Ahok. Mereka menuding bahwa kecurangan ini dilakukan oleh pihak paslon no 2. Sehingga gema-gema "Ahok menang karena curang" terus mereka kumandangkan di sosial media.

Jauh sebelum pencoblosan, stigma tersebut rupanya telah ditanam sedemikian rupa oleh Prabowo, Anies hingga Kiwil:



Padahal jika kita melihat kenyataan yang sebenarnya, fakta yang terjadi adalah surat suara yang sudah tercoblos dan kebetulan yang dicoblos paslon No urut 2. Sementara siapakah yang mencoblos dan apa motifnya, tidak ada seorang pun yang mengetahui. Maka ketika ada yang mengatakan "Ahok menang karena curang" hanya dari berdasarkan kejadian ini, orang tersebut dipastikan telah memfitnah.

Padahal ada juga kemungkinan yang melakukan "drama kecurangan" ini adalah pihak dari pendukung paslon No 3. Bisa saja "drama" ini sengaja dibuat untuk menguatkan stigma awal yang sudah dibentuk oleh mereka yang anti-Ahok bahwa "Ahok menang karena curang".

Kemudian keanehan yang patut dipertanyakan adalah, dari 7 juta kertas suara mengapa hanya ditemukan satu kertas suara saja yang seperti itu? 7 juta kertas suara berbanding 1 itu sama dengan 0.00001%, persentase kemungkinannya sangat teramat kecil.

Orang bebas berpendapat, dan yang namanya kecurangan tidaklah bisa ditolerir. Jika menemui kecurangan silahkan lapor kepada panitia setempat. Namun, menuding "Ahok bisa menang karena curang" adalah sebuah fitnah kejam tanpa bukti dan tidak berdasar.

Sumber: CeriaNews.com

Silahkan dishare jika berkenan, terima kasih.

0 Response to "Mengecewakan! Di Hari Pencoblosan Putaran Ke-2, Ahok Masih Terus Difitnah! Share!"

Posting Komentar