Larang Pilih Gubernur Non-Muslim, Zakir Naik Dikirimi Video Terbuka oleh Ustad Abu Janda


Video Terbuka untuk Dr. Zakir Naik

Dulu saya pernah mengatakan bila Zakir Naik datang ke Indonesia, saya bersedia untuk debat dengan beliau.. Berikut ini adalah 5 alasan kenapa hal tsb belum dilakukan:

1. Zakir Naik lebih senang mendebat non muslim dgn harapan pada akhir debat sang non muslim bisa "disadarkan" untuk menjadi Mualaf. ini adalah POLA dakwah beliau

2. Karena saya seorang Muslim maka saya urungkan debat tersebut karena juga tidak ada hal sangat prinsipil yg perlu diperdebatkan dengan beliau

3. NGANTRI. karena begitu banyak fans, seperti kita lihat sendiri, begitu banyak yg antri ingin bertanya, maka SESI TANYA JAWAB tidak mungkin afdol (ideal) krn pasti dikasih jatah waktu sedikit

4. Oleh sebab itu saya putuskan untuk membuat video ini.. berisikan RESPON SAYA terhadap dakwah beliau, terutama ditujukan utk video debat beliau dgn seorang perempuan yg viral

5. Semoga ada panitia acara yang melihat video ini & bisa meneruskan nya lagi pada beliau, dan bila berkenan memberikan tanggapan balik *semoga*

Monggo ditonton videonya dulu sebelum komentar nyinyir. Terima kasih

Permadi Arya
( Muslim Nahdliyin )


#SayNoToTerrorism. Videonya seperti di bawah ini:



Link video jika tidak muncul: https://www.facebook.com/ustadabujanda/videos/1896860473890836/

Pada video tersebut Ustad Abu Janda menceritakan tentang perempuan yang bertanya kepada Zakir Naik soal bolehkah seorang muslim memilih gubernur non-muslim di pilkada seperti yang terjadi di pilkada DKI Jakarta. Zakir Naik pun memberikan ayat Al Maidah 51 dan melarang seorang muslim untuk memilih gubernur non-muslim.

Ustad Abu Janda lantas menekankan soal aspek Asbabun Nuzul, yaitu peristiwa yang menjadi sebab turunnya ayat tersebut. Ustad Abu Janda mengungkapkan kekecewaannya terhadap Zakir Naik lantaran tidak memperdulikan aspek Asbabun Nuzul-nya. Ustad Abu Janda menjelaskan ayat tersebut turun saat di masa perang dan diperuntukkan ketika masa perang tersebut, bukan untuk masa damai.

Ustad Abu Janda lantas bertanya, bagaimana bisa dihubung-hubungkan dengan Pilkada DKI Jakarta?

Untuk lebih lengkapnya Anda bisa saksikan videonya di atas.

Sumber: CeriaNews.com & FB Ustad Abu Janda al-Boliwudi

Silahkan dishare jika berkenan, terima kasih.

3 Responses to "Larang Pilih Gubernur Non-Muslim, Zakir Naik Dikirimi Video Terbuka oleh Ustad Abu Janda"

Effendi Setijograha mengatakan...

MUANTAP Ustadz Abu Janda, lagian Ayat Almaidah 51 tsb pun tidak dipakai (tak diikuti) oleh orang2x Arab skrg di Timur Tengah, seperti di Suriah dgn Koalisi dgn Rusia cs, Irak dgn Koalisi Amerika Serikat & juga sewaktu Irak berperang dgn Iran DLL.
Jadi kesimpulannya adalah banyak orang2x yg menggunakan ayat2x di agama utk kepentingan mereka saja.

dandung mengatakan...

He...he...he.... saya setuju dg yg disampaikan ustad abu janda....!!!! Zakir naik.. walupun seorang Doktor.. kalau sudah keblinger...!!! bisa jadi KOPLAK juga...!!!!!

Nurgandi Setiadi mengatakan...

Al quran itu diturunkan untuk menjadi Pedoman umat islam, bukan hanya pedoman pada saat ayat itu diturunkan tapi harus jadi pedoman sampai alquran di naikkan oleh allah swt yaitu hari kiamat,,

Posting Komentar