Indikasi Keberpihakan Ketua KPU DKI Sumarno Sebagai Penyelenggara Debat Pamungkas Mulai Dikuliti


CeriaNews.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menilai, hasil debat pamungkas Pilkada DKI 2017 antiklimaks alias kurang memuaskan.

Salah satu alasannya, ia melihat pertanyaan dari komunitas masyarakat yang sengaja dihadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta terlalu mengada-ada.

"Komunitas ini sayang terlalu terlihat di-setting. Ada bapak-bapak baca pertanyaan seperti tidak hafal dan bingung ketika nanya. Saya tidak tahu di-setting seperti apa," ujar Yunarto dalam ulasan Debat Final Pilkada DKI Jakarta di Metro TV, Rabu 12 April 2017.

Sementara itu, pengamat politik lainnya, Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanudin Muhtadi juga memiliki pandangan yang sama.

 Apa yang disuguhkan KPU DKI dalam debat semakin memperjelas keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang menetapkan Ketua KPU DKI Sumarno melakukan pelanggaran kode etik.

Sumarno terbukti melanggar Pasal 10 huruf b kode etik penyelenggaraan pemilihan umum lantaran bertemu dengan cagub Anies Baswedan di TPS 29 Kalibata.

Pasal itu berbunyi, memperlakukan secara sama setiap calon, peserta pemilu, calon pemilih dan pihak lain yang terlibat dalam proses pemilu.

"Sebagian besar pertanyaan yang muncul terkait independensi KPUD yang sudah ditebak secara faktual dan lihai oleh DKPP, itu (hasil debat) seperti menebalkan prasangka dan fakta yang sebelumnya sudah digelar," ungkap Burhanudin.

Ia berharap KPU DKI memberikan penjelasan pada publik, apakah komunitas dan pertanyaan yang diajukan sudah diatur terlebih dulu atau tidak.

Burhanudin menilai pertanyaan dari komunitas tendensius.

Burhanudin mempertanyakan bagaimana proses pemilihan komunitas tersebut dan penyaringan pertanyaan yang dilakukan untuk diajukan di dalam debat.

"Harus ditanyakan proses seleksi dan penentuannya. Kedua gimana proses pertanyaan, apa murni dari komunitas apa ada intervensi lain," tegas Burhanudin.

sumber: metrotvnews.com

0 Response to "Indikasi Keberpihakan Ketua KPU DKI Sumarno Sebagai Penyelenggara Debat Pamungkas Mulai Dikuliti"

Posting Komentar