Gunakan Shalawat dalam Kampanye, Anies Terang-Terangan Politisasi Agama Demi Pilkada! Share!


CeriaNews.com - Tersebar di media sosial video klip kampanye Anies Sandi yang menggunakan lirik shalawat “Thala’al Badru Alayna”.

Penggunaan shalawat ini adalah tidak etis karena digunakan lirik dalam video klip tersebut “marilah sambut pemimpin kita…” dan sang penyanyi mengarahkan tangannya bersama sorotan kamera pada Anies Sandi yang dalam video itu: Anies tengah cengengesan.

Video klip itu dinyanyikan oleh beberapa selebriti seperti Raffi Ahmad, Fauzi Baadillah, Rachel Maryam, Ahmad Dhani, Neno Warisman, Nagita (Gigi) dan beberapa seleb lainnya yang mendukung Anies Sandi.

Subhanallah! Alangkah rendahnya Anies Sandi. Setelah pendukungnya politisasi masjid dan mayat kini politisasi shalawat.

Apakah Anies Sandi tidak tahu bahwa shalawat itu hanya ditujukan untuk Rasulullah Saw, bukan dibuat kampanye apalagi disebutkan pemimpin di situ Anies Sandi. Na’udzubillah.

Thola’al Badru ‘Alaina … Senandung Penduduk Kota Madinah Saat Menyambut Kedatangan Rosululloh

Konon diceritakan bahwa setelah Rosululloh dan Abu Bakr menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, ditengah-tengah intaian kaum kuffar Quraisy, maka akhirnya Allah menyelamatkan mereka hingga sampai ke Kota Madinah.

Di sisi kisah yang lainnya para penduduk kota Madinah, dari kaum laki-laki, wanita dan anak-anak setiap harinya keluar rumah menuju pingiran kota untuk menunggu kedatangan beliau, kalau sampai sore hari belum ada tanda-tanda kedatangan beliau maka mereka pulang dengan perasaan kecewa.

Sehingga suatu ketika dari jauh kelihatan ada debu yang berterbangan, semakin lama semakin dekat, mereka berharap-harap cemas siapakah gerangan yang datang tersebut ? Alangkah bahagianya mereka tatkala mengetahui bahwa yang datang adalah Rosululloh, manusia agung yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya, lalu mereka semua menyenandungkan gubahan bait syair berikut ini :

من ثنيات الوداع O طلع البدر علينا
ما دعا لله داع O وجب الشكر علينا
جئت بالأمر المطاع O أيها المبعوث فينا
Telah muncul purnama kepada kita
Dari daerah Tsaniyatul Wada’
Wajiblah bagi kita untuk bersyukur
Selagi masih ada orang yang berdo’a kepada Alloh.
Wahai orang yang diutus kepada kami
Engkau telah datang dengan perkara yang ditaati

Walau demikian beberapa riwayat menuliskan kisah ini lemah namun kisah ini yang termasyur.


Penggunaan Shalawat “Thala’al Badru Alayna” sebagai kampanye politik sungguh tidak etis, apalagi dimaksudkan pemimpin dalam lirik di situ adalah Anies Sandi. Na’udzubillah!



Sumber: InfoTeratas.com

0 Response to "Gunakan Shalawat dalam Kampanye, Anies Terang-Terangan Politisasi Agama Demi Pilkada! Share!"

Posting Komentar