Sekjen FUI Ditangkap di Hotel Kempinski, Saat Ditelusuri Fakta Ini Mengejutkan! Share!


CeriaNews.com - Penangkapan Sektretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath di hotel Kempinski Jakarta menarik perhatian netizen.

Selain karena tuduhan rencana makar yang dilayangkan kepadanya, netizen tampaknya penasaran mengapa Khaththath memilih hotel tersebut sebagai tempat menginap. Pertanyaan netizen bukan tak beralasan.

Tarif hotel tersebut diketahui cukup mahal mulai dua jutaan hingga sepuluh jutaan permalam, sehingga mereka pun melihat sebuah ketimpangan antara koordinator aksi 313 itu dengan para peserta aksi.



Sembari mengunggah screenshot tarif harga hotel Kempinski yang diperoleh dari aplikasi online, netizen menyampaikan uneg-unegnya:

@GunRomli Wah Gatot Saptono alias Al-Khaththath FUI nginap di Kempinski yg mahal jg ya...sementara anak buahnya, duh.....

@diyahaudya Tong, lu dibagiin duit gak? Apa cuma dapet capeknya doang?

@danielvero Rate Hotel Kempinski di Agoda plg murah di weekdays Rp 3.6jt incl breakfast. Satu level di atasnya 4.2jt. Hmmm...

@elton_phantom kempinski itu sekitar 3 jtaan kalo ga salah... keren keren...

@galing Hotel Indonesia Kempinski jkt ini jg pnya servis premium dgn kemewahan ala eropa-keramahan Ina.Tarif kmr plng mahal 120jt per mlm. Mau coba?

@meandlovely Ueanak tenan rek kempinski nii yeee

@prayitnooke mungkin dia memang mampu bayar hotel disitu

Ketika kami mencoba mengecek tarif hotel Kempinski via aplikasi Traveloka, terlihat tarif hotel tersebut memang seperti yang disampaikan netizen.

Harga kamar yang tersedia mulai promo weekend-Deluxe room seharga Rp 2,8 jutaan perkamar/malam, hingga tipe Suite seharga Rp 10 jutaan perkamar/malam.

Sejumlah netizen juga sempat mengunggah foto yang menggambarkan suasana hotel tersebut :





Berbeda dengan peserta aksi yang tidak disediakan tempat menginap. Sekretaris Jenderal FUI Muhammad Al Khaththath mengatakan pendemo yang menginap di hotel harus punya uang yang cukup.


"Kita menyiapkan masjid-masjid, seperti Sunda Kelapa dan beberapa masjid lain. Yang punya duit, bisa di hotel-hotel yang letaknya tidak jauh dari masjid," Khaththath di Aula Masjid Baiturrahman, Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2017).

Massa yang akan datang di antaranya dari Jawa Barat, Maluku, Kalimantan, dan Jawa Timur. Sementara dana demo, dia klaim patungan.


"Pendanaannya semuanya swadaya dari masing-masing peserta aksi tidak ada pembagian jatah," klaim Khathath.

Melansir Kompas.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan polisi menangkap Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath pada Jumat (31/3/2017) dini hari di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat. Al-Khaththath ditangkap atas dugaan pemufakatan makar.

"MAK (Muhammad Al Khaththath) kami tangkap di Hotel Kempinski. Saat petugas datang yang bersangkutan sedang tertidur," kata Argo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat siang.

Argo belum mengetahui keperluan Al Khaththath, yang merupakan koodinator aksi 313 atau aksi unjuk rasa pada Jumat ini, menginap di hotel tersebut. Namun, Argo memastikan saat ditangkap dia sedang sendirian.

Selain Al Khaththath, polisi juga menangkap empat orang lainnya dengan tuduhan pemufakatan makar.

"Empat orang lainnya ZA, IR, V dan M. Mereka ditangkap di tempat berbeda-beda," kata Argo. Saat ini, kelima orang tersebut tengah diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Mereka disangkakan dengan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP tentang Pemufakatan Makar.

Sebelum Al-Khaththath ditangkap, pada Kamis pagi kemarin dia menggelar konferensi pers di Masjid Baiturrahman, Tebet, Jakarta Selatan terkait rencana aksi 313 yang akan digelar di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara pada Jumat siang ini.

FUI menjadi penyelenggara dan Al-Khaththath menjadi koordinator aksi 313 itu. Massa aksi unjuk rasa itu sudah berdatangan di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Setelah shalat Jumat bersama, mereka rencananya akan begerak ke Istana Merdeka.

Mereka akan menuntut agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur Jakarta karena telah menjadi terdakwa pada kasus dugaan penodaan agama.

Sumber: infoteratas.com

0 Response to "Sekjen FUI Ditangkap di Hotel Kempinski, Saat Ditelusuri Fakta Ini Mengejutkan! Share!"

Posting Komentar