Sandiaga Dipanggil Mangkir, Ruhut: Penuhi Panggilan Polisi, Kalau Gak Kau Diborgol


CeriaNews.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mangkir dari panggilan Polda Metro Jaya, Selasa 21/3/2017. Ia dipanggil terkait dengan kasus penggelapan uang dalam jual-beli lahan di Tangerang Selatan. Sikap Sandiaga ini sangatlah disayangkan dan mendapatkan sindiran dari politisiRuhut Sitompul. Ruhutmenyarankan agar Sandiaga Uno patuh dan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.

"Sandi, penuhi panggilan polisi, kalau gak, kau diborgol," ujar juru bicara pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat itu, Sabtu (25/3/2017).

Menurut Ruhut, jika Sandi terus mangkir dari panggilan polisi, maka tidak menutup kemungkinan terlapor bisa dijemput paksa.

"Tunggu aja dia dijemput paksa, karena ini kasus penipuan loh, dia bisa dijemput, bisa diborgol loh, hati-hati. Bayangin aja kalau dia diborgol," ujarnya.

Bahkan mantan petinggi Partai Demokrat itu meminta aparat kepolisian untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap siapapun yang melanggar hukum, termasuk Sandi.

"Semua sama di depan hukum, equality before the law," katanya.

Sebelumnya, pada Selasa (21/3/2017), Sandiaga Uno dipanggil Polda Metro Jaya sebagai terlapor dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan penjualan tanah seluas 3.115 meter persegi, di Jalan Raya Curug, Tangerang, Banten, pada 2012 silam, yang dilaporkan oleh seseorang bernama Djoni Hidayat.

Namun pasangan calon Gubernur Anies Baswedan di Pilkada DKI 2017 itu tidak bisa hadir karena memiliki agenda lain. Salah satunya adalah ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Sumber: Netralnews.com

0 Response to "Sandiaga Dipanggil Mangkir, Ruhut: Penuhi Panggilan Polisi, Kalau Gak Kau Diborgol"

Posting Komentar