Denny Siregar Temukan Anomali Mengejutkan Soal Ahok Di Mega Korupsi E-KTP! Share!


AHOK & KORUPSI E-KTP

Korupsi e-KTP bisa jadi termasuk mega korupsi..

Proyek sebesar 6 triliun itu melibatkan banyak orang ternama dan aliran dana ratusan miliar untuk meng-golkan-nya.

Dari pengembalian dana e-KTP ke KPK saja yang melibatkan 14 saksi dari anggota DPR sampai pengusaha, sudah terkumpul 250 miliar rupiah. Kerugian negara diperkirakan 2,3 triliun rupiah, bahkan mungkin lebih besar.

Tapi menarik melihat ada anomali dibalik korupsi e-KTP ini. Dan anomali itu bernama Ahok. Melacak jejak keterlibatan Ahok dalam korupsi ini, saya menemukan beberapa fakta yang mengagetkan.

Pada saat mega korupsi itu terjadi, Ahok duduk sebagai anggota DPR RI dari Golkar di komisi II. Ahok ternyata tercatat sebagai orang yang menentang pembuatan e-KTP itu.

"Dari dulu saya sudah protes di komisi II enggak perlu bikin e-KTP. Pakai BPD ( Bank Pembangunan Daerah ) saja seluruh Indonesia. Kayak mahasiswa bank bikinin, bukti KJP pakai bank DKI, sama kan. Ngapain bikin begitu uang triliunan.." kata Ahok gemas.

Bahkan Ahok - yang terkenal pelit itu - berteriak, "Ngapain boros-boros biaya, kasih saja e-KTP itu di buat serta dikelola BRI. Selain praktis, dapat dipakai jadi ATM sekalian. Semua Masyarakat Indonesia yang berumur 17 th punya ATM. Kalau bisa begitu, BRI mungkin saja jadi bank terbesar se Asia Tenggara.."

Teriakan Ahok ini meresahkan banyak orang - teman2nya sesama anggota DPR. Mereka mendesak pimpinan fraksi untuk memindahkan Ahok dari komisi II.

Nurul Arifin kemudian mendatangi Ahok dan menyampaikan keluhan mereka. "Hok, ini fraksi ngomong ke gue nih, lu mau dipindahin dari Komisi II. Karena kasus e-KTP, lu itu terlalu galak dan ribut-ribut melulu, mana lu mau bikin pembuktian terbalik, UU Pemilukada, macem-macem, jadi lu mau dipindahin.." ancam Nurul Arifin.

"Pindah kemana ?" Tanya Ahok heran.
"Komisi VIII bidang agama.." Kata Nurul Arifin.

Ahok digertak begitu bukannya mengkeret. Ia balik mengancam, " Oke, lu kasih tahu tuh fraksi ya, bos-bosnya semua, nanti kalau gue di Komisi VIII, gue bongkar tuh mark up dana naik haji semuanya'. Yang bongkar non-Muslim pula,".

Nurul Arifin yang ditugaskan melobbi Ahok seperti menemui batu karang. Ia kemudian melapor bahwa Ahok ga bisa di hohohihi seperti anggota DPR lainnya. Lebih bahaya Ahok di komisi agama, bisa kacau kalau ia bongkar markup dana haji yang nilainya segede gajah tapi gak terliat itu.

Beberapa hari kemudian, dengan kesal dan frustasi Nurul Arifin nyamperin Ahok lagi. "Sekarang lu mau gabung ke komisi mana? Asal jangan gabung di Komisi II lagi karena komisi lagi bikin UU Pemilukada dan keberadaan lu ngerepotin',"

Ahok dengan santai ala Donnie Yen yang menghadapi 10 karateka Jepang dalam Ip Man pertama, berkata, "Di komisi mana pun gue berada, pasti keberadaan gue buat lu orang sakit kepala,".

"Ya sudah, lu tetap di Komisi II saja, tapi jangan banyak ngomong ya," Nurul Arifin pasrah bongkokan. Ia sudah capek ngerayu Ahok yang teguh seperti pria jomblo tak pernah kesepian.

Sebelum akhirnya Golkar bergabung dengan koalisi partai pendukung Ahok, Nurul Arifin termasuk orang yang selalu berbicara keras tentang Ahok di media massa. Mungkin ia dendam, kak emma..

Ahok memang tidak banyak bicara tentang e-KTP lagi sesudah itu, sampai kemudian korupsi ini terbongkar oleh KPK. Dan kemungkinan ia termasuk yang selamat karena tidak menerima uang sepersenpun disana.

Tinggal mereka yang dulu memusuhinya karena sikap kerasnya, kelojotan ketika KPK mulai bermain keras dengan membongkar korupsi besar itu.

Jadi tahu kan siapa Ahok sebenarnya ?

Begitu mudah dan menggiurkannya peluang bagi dia waktu itu disana. Bisa jadi mulut tajamnya ditutup sekian belas miliar rupiah dan ia melenggang sebagai orang kaya raya. Tapi ia tidak mau dan terbukti keputusan itu menyelamatkannya sekarang ini.

Tuhan masih sayang padanya..

Sambil seruput secangkir kopi saya membayangkan, jika saya ada di posisinya belum tentu saya bisa seteguh dia. Mungkin saya ada di barisan yang sama dengan mereka2 yang mengembalikan duit ke KPK.

Ah, Ahok... boleh saya tuang secangkir kopi sasetan untukmu ? Ajarkan saya tentang keteguhan dalam bersikap yang benar..

Yang bisa bersikap sepertimu hanya orang yang sudah selesai dengan dirinya..

Sumber: FB Denny Siregar

Silahkan dishare jika berkenan, terima kasih.

32 Responses to "Denny Siregar Temukan Anomali Mengejutkan Soal Ahok Di Mega Korupsi E-KTP! Share!"

Endang Nurhayati mengatakan...

Benar Bang Deny, seandainya saya yang ada disana apa mungkin saya berani melawan tita atasan saya he he he. Beruntung bukan saya tapi Pak Ahok yang luar biasa dan ke keh menjalankan yang benar

suwarjo karyo mengatakan...

Jempol 4 buat Ahok hahaha Sugun di lawan di geber 1000 km + 24 jam ...mesin tidak panas

Theddy Thejatirta mengatakan...

Excellent.. Mutiara akan tetap Mutiara walaupun dibuang di kotoran binatang..

JEKI - JeJe mengatakan...

Asli jujurnyaa...

yuli mengatakan...

Ngakak habis.. apalagi pas baca , dimanapun gw ,pasti bikin lo orang sakit kepala.. 😄😄 smp berapa kali baca, tetep aja.lucu.senyum senyum sendiri...

carla wagiu mengatakan...

Wahai rakyat DKI, jangan biarkan orang ini meninggalkan Jakarta kalau anda ingin DKI maju dan bebas KORUPSI.

Don Tibuludji mengatakan...

Bang Denny... tolong cari 1 orang lagi yg jujur dan bersih spt Ahok! Kalo ada 10 orang jujur dan bersih di DPR, maka koruptor2 busuk dapat diminimalisir sampai sekitar 25% dari jumlah yg ada sekarang. Semoga...

Yulleg Rahardja mengatakan...

Emas tetap emas di lebur kayak apa tetep aja emas
Bambu tetaplah bambu dibakar kayak apa tetep aja urat bambu kelihat
Ahok megang prinsip kyk Guan Yu
Semoga nasib beliau baik dan nggak berakhir seperti Yue Fei dan Han Xin

secundina mengatakan...

Keteguhan hati & kejujuran hati ahok....tdk bisa di goyah kan oleh manusia manusia serakah. Krn ahok hanya takut dgn Tuhan yg punya hidup, bukan dgn manusia. Tetap lah berjalan di jln yg benar pak ahok. Gbu & fam.

H manalu mengatakan...

Tapi walaupun di kembalikan makin tertangkap basah kuyup tu maling.
tetap di adili kan boss

SEKaR CLOTHING mengatakan...

Bung Denny kopi itu digiling bukan digunting (sasetan)

Alfarom mengatakan...

Begitulah hrsnya wakil rakyat, amanah jabatan

Alfarom mengatakan...

Begitulah hrsnya sbg wakil rakyat, amanah jabatan

Jentar Samosir mengatakan...

kita patut angkat jempol pada ahok,rayuan apapun tdk mau, ahok berkata jujur karna itu adalah uang rakyat dan kembali kepada rakyat,.....

Deeshinta mengatakan...

Keren banget pak ahok...you are the best!!

Yuwon Nugroz mengatakan...

Klo soal integritas, kejujuran, ketegasan sdh tdk diragukan lg, tinggal diperbanyak lg kulakan santunnya (lbh ati2 lg klo bicara d publik), salut ...

corat-coret mengatakan...

tapi org buta hati ttp tidak.akan bisa melihat kredibilyltas seorang Ahok

Danny HomePager mengatakan...

aku baca mrinding..............

Alfian Siregar mengatakan...

jujur, anti korupsi, tdk neko2x, teguh pendirian, keras,tegas......ini yg kita perlukan jd pimpinan, semoga allah mengabulkannya.......

Alfian Siregar mengatakan...

berani,tegas,jujur,anti korupsi,teguh,nyata,apa adanya,tdk neko2x......inilah pimpinan yg diharapkan........

Akheng Tang mengatakan...

Masyarakat Jakarta kalau tidak memilih orang Jujur dan yang mau kerja keras pasti menyesal

Jonathan Erly mengatakan...

Rs bisa gak spt Ahok.. Kalau ada makanan g nikmat

Jonathan Erly mengatakan...

Rs bisa gak spt Ahok.. Kalau ada makanan g nikmat

KAROLL TUPEN KIAN mengatakan...

pa.Ahok itu di ibaratkan seperti kopinya bang Denny Siregar pahit di awal namun manis di akhir dan itulah nikmatnya kopi dan perjalan politik pa.Ahok.

eben haezer mengatakan...

AHok san, God always bless you....

sa.gultom mengatakan...

Saya ketawa bacanya ka Emma....:)

Akheng Tang mengatakan...

Hidup AHOK

Abdul Rahman mengatakan...

Ini yg namanya pemimpin yg amanah...... Kasihan bgt lihat..... Org yg membenci pemimpin seperti ini.... Maju terus p ahok......

Hattori Smile mengatakan...

hebat pak ahok
tetaplah menjadi diri sendiri

aji tungga mengatakan...

Super sekali for pak Ahok

Lody Love mengatakan...

Bego aja klo warga jakarta ga pilih Ahok jd Gubernur..

HADI SALIM mengatakan...

kalau ahok terima uang E KTP mungkin kasus ini dibuka juga,,jujur memang penting agar aman bekerja dimanapun

Posting Komentar