Breaking News! Admin Grup FB Yang Hina Jokowi Ahok & Anti Pemerintah Ini Akhirnya Ditangkap!


Artikel berikut disadur dari tulisan NAFYS sebagaimana diterbitkan di situs Seword.com, tulisan ini ditujukan kepada orang-orang yang mendukung grup kebencian terhadap pemerintahan dan orang-orang yang anti dengan pemerintah:

Anda merasa sangat senang dengan adanya Fanpage Facebook  Keranda Jokowi – Ahok ???

Anda adalah salah satu orang yang menjadi anggota/ member dalam Fanpage tersebut ???

Anda merasa “senang” dan “bangga” bisa melihat meme, hoax, fitnah dan hate speech terhadap Presiden (Kepala Negara) dan Ahok dalam Fanpage  tersebut  ???

Atau, Anda merupakan salah satu orang yang aktif ikut menyebarkan meme, hoax, fitnah dan hate speech terhadap Presiden (Kepala Negara) dan Ahok dalam Fanpage Facebook tersebut ???

Apakah itu artinya “Bebas” berpendapat bagi Anda ???

Dengan dalih kebebasan berpendapat karena dilindungi oleh Undang-Undang, apakah setiap orang “BEBAS” menyebarkan meme, hoax, fitnah dan hate speech ???

Jawabannya adalah TIDAK !!!

Anda harus bertanggung jawab terhadap meme, hoax, fitnah dan hate speech yang Anda sebarkan !!!

Melawan Hoax, Fitnah dan Hate Speech Di Media Sosial

Unit terbaru Mabes Polri, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim langsung bergerak setelah dibentuk. Sejumlah pelaku ujaran kebencian atau hate speech kepada pemerintah pun mulai diringkus.

Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap pelaku ujaran kebencian melalui media sosial atas nama Ropi Yatsman pada 27 Februari lalu di Padang, Bukit Tinggi, Sumatra Barat. Pelaku diduga memiliki akun Facebook atas nama Agus Hermawan dan Yasmen Ropi. Keduanya digunakan oleh pelaku untuk mengeluarkan kata-kata penghinaan.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim, Kombes Fadil Imran membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi pada hari Kamis kemarin. Polisi juga sudah menahan Ropi di Polda Metro Jaya. Menurut Fadil, Ropi sering mem-posting konten hate speech kepada pemerintah.

Mantan Direskrimsus Polda Metro Jaya itu menerangkan, selain mengeluarkan kata-kata penghinaan, dia juga diduga sebagai admin dari akun group public Facebook Keranda Jokowi-Ahok. Grup itu sering memuat konten-konten negatif yang mendiskreditkan pemerintah. “Saat diamankan dia tidak melawan,” terangnya. Ropi diitangkap di sebuah ruko perusahaan ekspedisi Jalan Raya Padang Bukit Tinggi, Sumatra Barat, tempat dia bekerja.

Ia dikenakan pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat 2 UU No.19 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik, dan atau pasal 16 Jo Pasal 4 huruf b angka 1 UU No. 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis,” kata Fadil dalam keterangan tertulisnya, Kamis seperti yang diberitakan dalam sebuah media nasional ini.

Dalam penangkapan admin Fanpage tersebut, petugas menyita barang bukti berupa KTP atas nama Ropi Yatsman, satu buah telepon genggam blackberry tipe 8520 berwarna hitam beserta kartu telepon dengan nomor 08119205256, satu buah handphone Asus Z00UD warna hitam beserta sim card dengan nomor 08116678396 dan 085763290078 serta satu CPU Simbadda warna hitam.

Fadil menambahkan, kepolisian juga telah mengantongi sejumlah akun media sosial yang tergolong melakukan hate speech. Pihaknya akan segera melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai upaya penegakkan etika dalam beraktifitas di dunia maya.

Berikut ini adalah KTP yang berhasil disita sebagai barang bukti atas nama Ropi Yatsman

KTP si pelaku yang disita sebagai barang bukti
Ssssssstttttttt, ini adalah SMS si admin tersebut yang “memohon” pertolongan dari tantenya….



SMS tersebut dikirim oleh si pelaku kepada tantenya dengan menggunakan bahasa daerah yang artinya seperti ini : “Tante, saya ditangkap Bareskrim di Jakarta, sekarang masih di kantor (polisi).”

Jika sudah seperti ini, lalu kemanakah anggota Fanpage Facebook  Keranda Jokowi Ahok yang anggotanya mencapai puluhan bahkan ratusan ribu orang tersebut ???

Ngumpet ??? 😀

Pasang muka innocent face ??? 😛

Apakah mereka mau memberikan bantuan hukum ???

Si Buni Yani saja sampai “mengemis” kirim surat ke Presiden agar kasusnya dihentikan !!!

Padahal si Buni Yani sudah “ditetapkan” sebagai pahlawan “Islam” Media Sosial saat aksi 212 yang lalu yang katanya sampai 7 juta orang…katanya…katanya… 😀

Lalu Kemanakah 7 juta orang yang katanya ikutan aksi 212 tersebut dalam kasus Buni Yani ??? 😛

Ataukah mereka lari menyelamatkan diri masing-masing, lalu masuk ke grup lain yang sejenisnya, terus berkoar lebih lantang dengan tetap menyebarkan meme, hoax, fitnah, dan penghinaan terhadap Presiden (Kepala Negara) tanpa merasa bersalah ???

Kadang, saya berpikir, apakah Kalian TIDAK bersyukur bisa hidup tenang mencari nafkah di Indonesia yang bebas dari huru hara dan perang seperti yang terjadi di Timur Tengah ???

Apakah kalian TIDAK pernah berpikir bahwa apa yang kalian lakukan itu merusak persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa ???

Pernahkan kalian berpikir bahwa menyebarkan meme, hoax, fitnah dan hate speech itu bisa menimbulkan konflik horisontal antara sesama rakyat Indonesia yang akhirnya menimbulkan kerusuhan dimana-mana yang akan menyebabkan Indonesia ini hancur karena perang saudara sesama anak bangsa ???

Itukah yang kalian inginkan ???

Jika itu yang kalian inginkan, hanya 2 kata untuk kalian “SAKIT JIWA” !!!

Sumber: Seword.com

1 Response to "Breaking News! Admin Grup FB Yang Hina Jokowi Ahok & Anti Pemerintah Ini Akhirnya Ditangkap!"

Mahatma Ryan mengatakan...

Basmi terus Pak, biar sampai mampus.. Cuma jd penyakit negri ini. Setiap waktu yg digembor2kan cuma fitnah, hasutan dan kebencian. Malah mengunakan dasar agama..#

Posting Komentar