Mengecewakan! Pemberitaan Sesat Inews Ini Telah Pelintir Perkataan Ahok! Share!

 

I-NEWS AMAT SANGAT KETERLALUAN

Jelas berita ini menyesatkan. Silahkan dengar kutipan langsung dari kata-kata yg disampaikan Ahok. Dia tak pernah mengatakan Jakarta tak akan banjir meski diguyur hujan 2 jam lagi. Hal yang dijanjikannya adalah kemampuan untuk segera menyurutkan genangan andai harus terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi.

Pertanyaannya, mengapa media seperti ini DIBIARKAN melakukan KEBOHONGAN publik?

Inilah bukti nyata mengapa UU Penyiaran semula membatasi kepemilikan dan monopoli jangkauan siaran. Juga mengapa mewanti-wanti agar kepemilikannya tidak berafiliasi dengan kepentingan politik.

INews adalah bagian dari MNC/Global Media Corps yang dipimpin Harry Tanoe yang juga memimpin partai politik baru, Perindo.

Apakah prilaku sangat tidak senonoh yang dipertontonkan ini harus terus dibiarkan?

Halo Dewan Pers?
Hallo Menkominfo?
Hallo Komisi 1 DPR RI?
Apa sebenarnya yg kalian takutkan?

Hal ini sangat jelas memecah belah seperti kejahatan komunis yg dulu pernah menyusahkan kita. Kenapa mesti repot mencari kemana-mana sih?

Jilal Mardhani, 21-2-2017

Lampiran :
Transcript lengkapnya (thanks Ucok Dayat yg telah menyediakannya)



*** voice over (presenter)//
dua tahun lalu /
ahok pernah sesumbar bahwa jakarta tidak akan terendam banjir /
sekalipun diguyur hujan lebat //
bahkan dia sempat menantang /
kalau bisa hujan silakan turun dua hingga tiga jam lagi /
ahok yakin banjir tidak akan melanda jakarta //

*** soundbites (AHOK) //
saya kira banjir juga ga akan lama /
kalau dia hujan berturut turut tiga hari pun /
BEGITU DIA BERHENTI /
KITA JAMIN SEHARI SURUT /
kecuali pompanya disabotase atau ada bendungan yang jebol.

*** voice over (presenter)//
namun faktanya /
diguyur hujan beberapa jam saja /
jakarta sudah terendam banjir /
bahkan banjir kini meluas hingga ke pinggiran ibu kota.'

Sumber: FB KataKita

Tolong bantu share agar Inews ini tidak seenaknya saja memelintir perkataan Ahok, terima kasih.

15 Responses to "Mengecewakan! Pemberitaan Sesat Inews Ini Telah Pelintir Perkataan Ahok! Share!"

Glenn Walewangko mengatakan...

Jelas aja beritakayak gini karena Inews punya nya Hary Tanoe - jadi pasti semua berita selalu memojokan Ahok

Edwin Kaligis mengatakan...

Wartawan juga manusia pertaruhkan Etika demi sesuatu sensasi .. sangat memalukan ... malu dengan dunia pertelevisian

mr.iyus mengatakan...

SEBENARNYA INEWS DAN STATSIUN TV LAINNYA YANG NOTABENE PUNYA HARITANOE S, KALAU BENER2 DI CERMATI BERITANYA...BANYAK YG KONTRA PEMERINTAH & AHOK ALIAS BANYAK SISI NEGATIFNYA MENILAI PEMERINTAH ATAU AHOK...KENAPA??? YA COBA KALAU KITA HUBUNGKAN DENGAN CUITAN ANTASARI ( TENTANG HARITANOE YANG DISURUH CIKEAS...KASUS AULIA POHAN )....COBA AJA SETELAH TAX AMNESTI BERJALAN ( DARIMANA HARTA HARITANOE????? ) APAKAH DARI KASUS BLBI ATAU CENTURY ????? WASPADALLAHHHHH

arta breda mengatakan...

TV One, inews memang stasiun tv yg selalu menyudutkan pemerintahan yg sdh baik dr Pak Jokowi sbgai Presiden RI & Pak Ahok sbgai Gubernur Jakarta. Entah ada apa atau apa ada 'titipan' dari oknum2 tertentu pada Harry Tanoe yg notabene pemilik stasiun2 tv ini.
Makanya saya lebih suka nonton Metro Tv & Kompas yg netral& apa adanya menyampaikan berita ttg apa yg sdg terjadi di Indonesia bahkan mancanegara, faktanya akurat, tapi stasiun2 tv yg beritanya benar ini yg selalu difitnah di media sosial bahkan reporter2nya dilapangan suka di bully oleh org2 yg mabok agama& mabok uang.😏😏

Ketut Artayasa Yasa mengatakan...

INews memang corong menyerang ahok....coba saja beberapa kali narasumbernya ketika membahas kasus ahok...titlenya "pengamat hukum" tapi bicaranya seperti pengacara habib riziq.....masyarakat sudah cerdas...tv kayak gini akan di tinggalkan...

Putu Eka Putra mengatakan...

Berita2nya sama kayak sinetron buatan mnc group

sirus thesia mengatakan...

Buat seluru pendukung ahok & jokowi jangan nonton Siaran inews dan Tv one
Mereka stasiun TV penyebar hoax

Hanya berpikiran Positif mengatakan...

Ga usah nonton Inews atau mnc group tv, boikot aja, hapus dari channel tv kita, beres kan. Kita buat rating dia turun, bikin bangkrut pelan2 ajalah. Toh big boss nya bentar lg kena scandal antasari kan.

Eric Stefan mengatakan...

Ya begitulah cara buat menyerang pejabat yg uda terbukti kerja nya dengan cara nyebar berita HOAX MURAHAN dan GAK BERMUTU

Eric Stefan mengatakan...

Suka nya menyebar berita bohong dan fitna,seperti itu lah kualitas acara berita dan stasiun televisi nya. Sama-sama gak bermutu

bali mengatakan...

di Bali TV One dan I News sudah Go Away

Margo Maira Stone mengatakan...

Skrg Pemerintahan Pk Jokowi,tp pembantunya ngk bs sekesaikan pembohongan2 yg dilakukan media2 tv oon inews group mnc...lalu kita mesti onong kmn pk menkominfo?brani pas mrk buat isue2 yg ngk benar lgsg hukum...ini sdh sering beralasan kemerdekaan pers...pdhl info penyesatan publik

ingrid tjan mengatakan...

karena Perusahan Harry T, banyak yg tutup gr gr AHOK..mungkin dulu si harry T jaman SBY jd President enga byr pajak..makanya saat ini..enga byr pajak yg nunggk tutup..

Goest Cahya mengatakan...

Dr dulu udh tahu klo Inews tv gk bner...slalu nyerang pmrintah dan ahok dg brita dbesar2kan...anehnya koq tiap hr jd pnasaran...hr ni inews tv ada brita apa lg utk nyerang ahok?...nonton lg dah trpaksa....

Maxie Liando mengatakan...

Bagi saya jadi "buah simalakama", saya juga tidak senang dengan pemberitaan dari iNews dan tvOne yang rata-rata memojokkan pemerintahan Jokowi dan Ahok, tapi di lain sisi saya penggemar siaran olah raga khususnya tinju yang disiarkan RCTI (anggota MNC Group) terutama jika Daud Yordan bertanding dan Gelar Tinju Dunia tiap hari Minggu di tvOne.
Boleh saja MNC Group dan tvOne diboikot asal siaran langsung tinju terutama yang melibatkan petinju Indonesia dipindah ke stasiun tv lain seperti Net. atau rtv karena keduanya ada jaringan siarannya di daerah saya Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara. Kalau SCTV, TransTV, Trans 7, Kompas TV dan Indosiar tidak ada stasiun relay-nya di daerah saya.

Posting Komentar