Kemeriahan Sambutan Hangat Warga Kep. Seribu Ini Bukti Nyata Tidak Ada Penistaan Agama! Share!


CeriaNews.com - Tanggal 27 September 2016, Ahok mengunjungi Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Ahok datang untuk meninjau program pemberdayaan budi daya kerapu. Menurutnya, program itu akan tetap dilanjutkan meski dia nanti tak terpilih lagi menjadi gubernur di pilgub Februari 2017, sehingga warga tak harus memilihnya hanya semata-mata hanya ingin program itu terus dilanjutkan.

Tanggal 6 Oktober 2016, Buni Yani menyebarkan video pidato Ahok yang sudah dipotong dari durasi aslinya, diposting dengan judul 'Penistaan terhadap Agama?' serta transkripsi pidato Ahok namun memotong kata 'pakai'. Ia menuliskan "karena dibohongi Surat Al Maidah 51" dan bukan "karena dibohongi pakai Surat Al Maidah 51", sebagaimana aslinya.

Dari postingan Buni Yani, banyak masyarakat yang terprovokasi tersulut amarahnya dan juga ikut menyebarkannya sehingga menjadi sangat viral. Media online yang Anti-Ahok pun turut berlomba-lomba memblow-up menggoreng isu ini sehingga semakin mengobarkan amarah dari masyarakat yang membacanya.

Aksi-aksi massa pun tak terelakkan, 411, 212, banyak dana dan energi yang seharusnya bisa dialokasikan untuk pembangunan kemajuan bangsa, tapi malah terkuras untuk aksi-aksi massa tersebut.

Lantas bagaimana respon warga kepulauan seribu itu sendiri?

Lurah pulau panggang yang hadir saat pidato Ahok mengatakan tidak ada satupun warga kepulauan seribu yang protes saat Ahok menyampaikan pidatonya. Malahan warga kepulauan seribu baru tahu tentang "dugaan penistaaan agama" setelah ramai di media sosial dan berita di televisi.

Tanggal 30 Januari 2017, Ahok berkunjung ke kepulauan seribu. Ahok menaiki speed boat terlihat di dermaga warga pulau pramuka kepulauan seribu sudah berbondong-bondong dengan suka cita menyambut Ahok. Setibanya Ahok, kemeriahan sambutan hangat warga sangat terlihat jelas sekali.

Videonya seperti berikut ini:



Marilah kita berpikir secara logika. Jika memang ada penistaan agama, maka warga yang berbondong-bondong di dermaga seharusnya mengusir Ahok, melarang Ahok untuk menginjakkan kaki di kepulauan seribu. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, warga menyambut kedatangan Ahok dengan sambutan yang hangat dan penuh kegembiraan.

Sambutan hangat warga kepulauan seribu ini adalah bukti nyata bahwa sebenarnya tidak ada penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

Sumber: CeriaNews.com

Silahkan dishare agar semua orang dapat mengetahui bukti nyata ini, terima kasih.

0 Response to "Kemeriahan Sambutan Hangat Warga Kep. Seribu Ini Bukti Nyata Tidak Ada Penistaan Agama! Share!"

Posting Komentar