Bapak Ini Temukan Kejanggalan Pada Kesaksian Rizieq Di Sidang Ahok Ke-12 ! Share!


CeriaNews.com - Artikel berikut ditulis oleh Bapak MUHAMMAD NURDIN sebagaimana diterbitkan pada situs Seword.com:

Sidang Ahok Ke-12: Rizieq Lupa Pernah Bilang, 
“Dia (Ulama Suu’) Nipu Umat PAKAI Ayat Quran”

Ternyata benar dugaan saya. Rizieq akan menghantam Ahok lewat pernyataan Ahok “Jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah 51”. Tidak ada yang baru sebenarnya dalam sidang hari ini. Sebab, itu-itu juga yang digunakan untuk menghantam Ahok. Ya, memang cuma itu saja yang bisa mereka gunakan. Cuma bedanya, kalau Rizieq yang menyampaikannya, pasti lebih “wow”, secara Rizieq kan pakar urusan mempengaruhi orang.

Berikut beberapa argumen Rizieq saat sidang hari ini:

“Kalimat ‘dibohongi pakai Surat Al-Maidah ayat 51’. Sehingga saya garis bawahi, pertama, siapa yang dibohongi, tentu adalah orang Islam yang hadir mendengarkan pidato terdakwa yang dipanggil terdakwa dengan ‘Bapak dan Ibu’. Makna ‘dibohongi pakai Surat Al-Maidah ayat 51’ sebagaimana yang disampaikan Ahok, adalah Al-Maidah tidak hanya digunakan sebagai alat kebohongan, tapi juga sebagai sumber kebohongan itu sendiri.

“Kedua, tentu maksudnya kalau ditanya dibohongi pakai Surat Al-Maidah ayat 51 berarti Surat Al-Maidah di sini dijadikan alat kebohongan. Tidak hanya alat kebohongan, tapi sumber kebohongan. Ini yang kita nyatakan sebagai penodaan agama. Orang yang dianggap membohongi dalam pidato Ahok itu adalah orang yang menggunakan Surat Al-Maidah 51, siapa pun dia.

Kesaksian Rizieq di atas tidak jauh beda dengan kesaksian saksi ahli bahasa Indonesia, Prof. Mahyuni, yang ternyata ia adalah pakar Bahasa Inggris. Mereka berdua sama-sama mengasumsikan bahwa Al-Maidah 51 adalah “alat untuk membohong. Sebagai alat untuk berbohong, jadi Al-Maidah adalah “kebohongan” itu sendiri. Dan tidak mungkin Quran itu berisi kebohongan. Mustahil. Begitulah kira-kira logika berpikir Rizieq juga ahli bahasa Prof. Mahyuni.

Saya sudah jelaskan dulu bahwa “dibohongi Al-Maidah 51” tidak sama dengan “dibohongi PAKAI Al-Maidah 51”. Ada kata “pakai” yang membuat maknanya bisa berubah. Sepertinya halnya “makan sendok” berbeda dengan “makan PAKAI sendok”.

Saat kata “pakai” disertakan, posisi al-Maidah itu netral. Karena ia hanyalah “alat”. Yang namanya alat bisa digunakan untuk kebaikan, bisa juga untuk keburukan. Pisau bisa digunakan untuk memotong sayur, daging, dan buah. Tapi ia bisa juga digunakan untuk memotong manusia.

Tapi, saat kata “pakai” dihilangkan, maka al-Maidah dalam posisi tidak netral. Ia akan bergantung pada kata kerja didepannya. Kalau kata kerjanya adalah “bohong” dan bohong itu negatif, maka posisi al-Maidah akan ikut menjadi negatif.

Sebagai contoh “dibunuh pakai pisau” dengan “dibunuh pisau” kan beda. Pisau hanyalah alat bukan subyek yang dapat membunuh. Kalau pisau dapat membunuh, mungkin itu adalah karomah dari Habib Rizieq, sehingga membuat pisau dapat membunuh.

Tentu Rizieq tidak akan sampai sejauh ini pemahamannya. Baginya juga kaum sedasteran garis cingkrang, Ahok telah menista, karena bawa-bawa Ayat Quran dalam berpidato. Mau ada kata pakai atau tidak, pokoknya Ahok tetap menista. Ya, susah kalau bicara pokoknya.

Tapi tenang. Saya mempunyai cara lain yang lebih mudah untuk menyadarkan kaum bumi datar yang suka main “mutlak-mutlakan” ini. Cara ini dijamin ampuh binti mujarab untuk menyadarkan mereka yang sedang mabuk agama. Sebab, ini adalah pernyataan Rizieq sendiri. Pernyataan Rizieq ini sama saja dengan pernyataan yang disampaikan Ahok, secara bahasa.

Kalau apa yang akan saya sampaikan nanti tetap tidak diterima kaum bumi datar, itu artinya, nalar mereka telah berpulang ke rahmatullah, cuma belum dimandikan dan dishalatkan saja.

Saya tuliskan transkripnya ceramah Rizieq Shihab tentang Ulama Suu’:

Kata Nabi alaihi shalatuwassalam: ‘Sesunguhnya orang yang paling aku khawatirkan, akan merusak aku punya ummat, akan menghancurkan aku punya ummat, aku lebih takut dari dia daripada kepada dajjal. Ini orang lebih bahaya daripada dajjal.’

Nabi ditanya: ‘Siapa ya Rasulullah?’

Nabi menjawab: ‘Ulama Suu’. Ulama yang bejat. Ulama yang buruk. Ulama yang busuk. Ulama yang suka membalikkan ayat. Yang mengharamkan yang halal. Yang menghalalkan yang haram. Kaum zindiq. Yang menggunakan ayat-ayat Al-Quran untuk membenarkan daripada kemungkaran dan kebatilannya.’ Na’udzubillah min.. dzalik..

Jadi kata Nabi: ‘Ini lebih bahaya dari dajjal. Lebih menakutkan dari dajjal. Dia nipu umat pakai Quran. Dia nipu umat pakai Hadits Nabi.’ Na’udzubillah min.. dzalik..



Apakah kata-kata Rizieq “dia nipu umat pakai Quran”, itu artinya Quran itu sumber penipuan? Apakah Quran itu adalah alat untuk menipu? Tentu tidak. Apa yang Rizieq sampaikan tidak ada yang salah. Justru itu adalah sebuah kebenaran bahwa nanti akan ada ulama suu’ (ulama buruk) yang akan menipu umat pakai ayat Quran.

Lantas, bedanya dengan kalimat yang Ahok katakan “dibohongin pakai Al-Maidah 51” itu apa? Sama-sama menggunakan kata “pakai” yang menunjukkan bahwa Quran bisa digunakan untuk kebaikan bisa juga untuk keburukan. Tergantung siapa yang memakainya.

Saat apa yang Ahok sampaikan serupa binti mirip dengan apa yang Rizieq sampaikan, lalu mengapa Rizieq tetap ngotot setengah mati seperti sedang berhadapan dengan Firza? Ehh.. maaf Kak Emma. Enggak sengaja mention Firza.

Jadi. Kesaksian Rizieq yang ia sampaikan hari ini, sungguh sangat-sangat aneh. Sebab, apa yang disampaikan Ahok tidak ada yang salah. Sebab, Rizieq pun tidak pernah disalahkan mengatakan “dia nipu umat pakai ayat Quran”.

Sumber: Seword.com

Silahkan dishare jika berkenan, terima kasih.

14 Responses to "Bapak Ini Temukan Kejanggalan Pada Kesaksian Rizieq Di Sidang Ahok Ke-12 ! Share!"

Jimail mengatakan...

Ya begitulah kura-kura

ps3oon mengatakan...

YA yang paling parah adalah orang Murtad, Dia berpakaian sama, dan tahu ayat yang sama, Tetapi memutar balikan fakta dengan pelintiran ayat ayat yang diambil setengah setengah dari kitab suci, dan sangat berbahaya jika orang yang mendengar tidak tahu detil tentang ayat ayat yang dikemukakan, mudah dibodohi, mudah dihasut dan akhirnya bertindak salah dan merugikan.... ya orang seperti ini lebih jahat dibanding dajal

Syindhu mengatakan...

Habib "Pokoknya..." nggak perlu analisis...gak perlu pakai otak... "Pokoknya Ahok menista agama..." Hadeh...badannya aja yang manusia...otak udang

doni mengatakan...

Itu mah sudah jelas penjegalan dalam kaitan dengan pilkada tetapi membawa tuduhan pensistaann agama -- sudah bukan rahasia umum

budi harsono mengatakan...

belajar dewasa berfikir dengan berbagai sudt pandang

Mans Suryaman mengatakan...

Hmmmmm...... pertanyaan dan jawabanya ada dkalimat yag sama

bali mengatakan...

sebut aja dengan nama kak Ema atau Firza.. Rizig sudah klepek klepek... gitu aja kok repot

ABDULRAHMAN MUHAMMAD mengatakan...

saya tetap menyalahkan pak AHOK..menyayangkan ke sok ASRABAN nya dg teman2 muslimnya ...sehingga ia mengatakan itu..di palu seribu...akhirnya ia menyasal dan saya memaafkan..namun hukum tetaplajh huikum..namun TUNTUTANNYA BUKAN PENISTAAN..KETINGGIAN TUNTUTANNYA ..DIA MENURUT SAYA CUMA MENYALAHI PROSEDUR

Surya Anom mengatakan...

Semoga Hakim bisa menangkap semua kebenaran yang ada. Dan apa yg diceramahkan Habib Riziek juga bisa membuka pemikiran siapapun, termasuk hakim bahwa penjelasan ahli bahasa tersebut salah total. Tentulah ada beda bila ditempatkan kata pakai didepan kata benda, dibandingkan dengan tanpa kata pakai. Kalau itu tetap diartikan sama oleh seorang ahli bahasa, apalagi kalau dia seorang dosen atau guru, maka saya takut anak didik beliau akan jadi orang tidak bisa berbahasa yang benar.

gusyur mengatakan...

artikel bagus sebagai perbandingan istilah "sebagai alat" gitu kirakira, tergantung sipemakai

Pester Sinaga mengatakan...

Kalau rasa benci dan tak suka dengan seseorang sudah merasuki jiwa, apapun yang dilakukannya, walaupun itu benar pasti tetap salah. Maka utk memberi penilaian terhadap sesesorang rasa itu harus hilang dulu...

Unknown mengatakan...

namanya sudah apriori duluan ya mau dimana lagi

Inba Montana mengatakan...

Waduh si kambing putih ini perlu di kerangkeng nih! Biar tidak "MBEEEEK" sembarangan

lasmi yanto mengatakan...

dasar orang munafix .goblokk,toloolll..sedikit2 agama dijadikan kodok...sebenarnya dia tu tau agama .....ngak,,apa dia tu suci ,bersih ....dasar manusia pekoookkkk menurut saya ,,agama kok selalu unk kedok...ngaca dulu gt lho.......

Posting Komentar