Sebelum Warga Kep. Seribu Jadi Saksi Ahok, GNPF-MUI Akan Gelar Dakwah Di Kep. Seribu


CeriaNews.com - Tim kuasa hukum kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berencana akan mendatangkan salah satu warga Kepulauan Seribu sebagai saksi kunci di persidangan yang menjerat Gubernur DKI Jakarta nonaktif tersebut.

"Ya pasti akan kami datangkan (warga Kepulauan Seribu). Itu sangat penting buat kami," kata Kuasa Hukum Ahok, Humphrey Djemat di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/1).

Namun, Humphrey belum bisa menjelaskan secara detil siapa warga yang akan didatangkan. Yang pasti, warga yang dijadikan sebagai saksi merupakan warga yang turut ikut dalam sosialisasi yang dilakukan Ahok pada 27 September 2016.

"Itu strategi kami. Jadi tidak mungkin kami sebar," ucap Humphrey.

Menurut Humprey,  kehadiran warga Kepulauan Seribu akan menjawab kejanggalan saksi dari pelapor yang tak satu pun merupakan warga Kepulauan Seribu.


GNPF-MUI akan Gelar Tabligh Akbar di Kepulauan Seribu



Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) akan menggelar tabligh akbar bertema #Spirit212 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, Senin (9/1).

Lokasi tersebut merupakan tempat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bicara menyinggung Surat Almaidah 51 yang berujung pada perkara dugaan penistaan agama. Acara diisi oleh dua penceramah utama.

Penceramah pertama adalah KH. Abdullah Gymnastiar, pimpinan pesantren Darut Tauhid dan Ustadzah Irena Handono, mantan biarawati yang kini menjadi Ketua yayasan Irena Center.

"#spirit212 KEPULAUAN SERIBU," singkat pengumuman yang diunggah melalui laman Instagram resmi GNPF-MUI, bela.Quran, Rabu (4/1).

Sumber: Republika & Indopos

1 Response to "Sebelum Warga Kep. Seribu Jadi Saksi Ahok, GNPF-MUI Akan Gelar Dakwah Di Kep. Seribu"

bluesy mengatakan...

Warga pulau 1000 sdh pinter mereka tdk mau diadu domba...tetap pilih Ahok

Posting Komentar