Diandalkan FPI Jadi Saksi, Eh Dia Malah Kesangkut Kasus Penipuan Pembangunan Masjid

Gusjoy Setiawan usai diperiksa sebagai saksi pelapor Basuki Tjahaja Purnama di Barekrim, Kamis (17/11/2016). Photo: Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
CeriaNews.com - Penasihat hukum Kanjeng Norman Sophan, C Suhadi, mengungkap alasan mengapa melaporkan Gus Joy ke Bareskrim Mabes Polri.

Laporan dibuat karena salah satu saksi di persidangan kasus penistaan agama yang menjerat terdakwa Basuki Tjahaja Purnama itu diduga melakukan penipuan.

"Kami melaporkan Gus Joy atas dugaan penipuan terhadap tanah wakaf," ujar Suhadi, dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Kamis (5/1/2017).

Sengketa itu berawal saat Kanjeng Norman Sophan, kliennya, berkenalan dengan Gus Joy pada 2013.
Gus Joy mengaku memiliki banyak relasi serta merupakan pengurus pesantren, dia berminat melanjutkan pembangunan masjid yang hendak Norman bangun.

"Karena itu saya wakafkan tanah yang mau dibangun masjid kepadanya," tutur Norman.
Secara ikhlas, Norman memberikan tanah seluas 1.000 meterpersegi di wilayah Sukanegara, Jonggol, Bogor. Namun, sampai tiga tahun berselang, tak ada tanda-tanda perencanaan pembangunan masjid.

Padahal kehadiran rumah ibadah diharapkan dapat mendukung aktivitas peribadatan warga. Ini karena lokasi sekitar memang membutuhkan karena kekurangan masjid.

Atas dasar hal tersebut, Norman bersama tim penasihat hukum melaporkan Gus Joy dan menempuh jalur hukum karena menilai ada unsur penipuan yang dilakukan pria yang berprofesi sebagai advokat.


Editor: Max Wen
Sumber: Tribunnews

LIKE DAN SHARE

2 Responses to "Diandalkan FPI Jadi Saksi, Eh Dia Malah Kesangkut Kasus Penipuan Pembangunan Masjid"

FREDFLIX mengatakan...

Luar biyasahhhhhhhh

Syamsu Rijal mengatakan...

haha.... itulah islam indonesia. saya orang islam jd malu krn klakuan mreka semua yg jauh lebih hina dr iblis dan brlindung di kain sorban

Posting Komentar