Viharanya Dirusak Dibakar, Ini Reaksi Bijak Dari Ibu Pendiri Vihara! Bantu Share!

Viharanya Dirusak Dibakar, Ini Reaksi Bijak Dari Ibu Pendiri Vihara! Bantu Share!

CeritaNews.com - Peristiwa perusakan dan pembakaran Vihara Klenteng di daerah Tanjungbalai Asahan telah melukai hati banyak orang.

Apapun yang menjadi alasannya, sama sekali tidak benar membakar tempat ibadah. Ibu dari pendiri vihara yang dibakar tersebut memberikan reaksi yang mengejutkan terkait peristiwa ini.

Tulisan berikut disadur dari Postingan Tjan di media sosial Path, Tjan adalah anak dari Ibu pendiri Vihara Tri Ratna yang dibakar:


tjan: Sejak muda mama membangun satu vihara di tanjung balai namanya vihara Tri Ratna, dari tempat ibadah yang kecil menjadi tempat ibadah yang megah, tadi malam vihara itu di bakar hancur oleh umat agama lain,

Pagi ini saya telepon mama karena beliau pasti sangat sedih sekali,
Dan kaget akan jawaban nya.

"Kita harus berterima kasih kepada orang yang membakar, karena tempat itu sekarang menjadi ladang untuk menanam karma baik yang sangat luar biasa bagi siapapun yang akan membangun kembali vihara itu, sayang mama sudah terlalu tua..."

"Mama nga sedih? Nga marah?"

"sila pertama dari agama budha adalah metta : cinta kasih, masak kamu lupa? Orang yang membakar akan terima karma nya itu urusan alam ini, kalau kita marah, membenci apalagi membalas dengan membakar tempat ibadah orang lain ya jadinya kita yang membuat karma buruk... "

"iya mama .. Dan akupun lega"

---

Sungguh reaksi kesabaran dan bijak dari Ibu pendiri Vihara tersebut, semoga kita semua dapat belajar dari kebijakkan Ibu ini. Mari bagikan pesan positif ini ke semua orang, terima kasih.


Sumber: Path & CeritaNews.com

7 Responses to "Viharanya Dirusak Dibakar, Ini Reaksi Bijak Dari Ibu Pendiri Vihara! Bantu Share!"

  1. Umat Buddha mengutakan Metta, Cinta Kasih yg utama..kesegenap penjuru alam semesta....semoga banyak umat yg tergerak lagi hatinya menanam bibit jasa jasa kebajikan..

    BalasHapus
  2. dgn kebakaran ini.semua umat buddha bs menanam bibit karma baek dgn membagun ulang..mudah"an dgn adanya kejadian ini umat lbh belajar kesabaran.kejahat dibls dgn kejahatan akan menambah karma buruk.jd lupakan masalah ini dan mulai menanam benih baru.buddha itu damai

    BalasHapus
  3. sesosok manusia yang sangat memahami arti TUHAN

    BalasHapus
  4. tanya sama orang myanmar.. ini indonesia bos

    BalasHapus
  5. tdk heran, kalo pulau sumatera prnh alami tsunami, bencana alam, tempatnya para begal, ladang narkoba, masyarakat nya aja narkis...hehe

    BalasHapus
  6. sekedar masukan utk tmn2 dan umat beragama, sebaiknya kita hormati umat beragama lain tdk membeda2kan... kalo baca adzan gak perlu keras2 dobel toa, kasian rmh disebelahnya sampe budeg kupingnya... bknkah kita diajarkan utk slg menghormati umat lain? bkn krn memandang mayor atau minoritas kan????

    BalasHapus
  7. Hakekat dan aplikasi dari cinta kasih

    BalasHapus