Prabowo Mau Pinang Budi Waseso Jadi Cagug DKI Gerindra, Eh Malah Ditolak! Share!

Prabowo Mau Pinang Budi Waseso Jadi Cagug DKI Gerindra, Eh Malah Ditolak! Share!

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso saat acara pemusnahan barang bukti di kantor BNN, Jakarta Timur, Selasa (15/12/2015). BNN memusnahkan 164 kilogram sabu dan 131 butir ekstasi dari pengungkapan lima kasus berbeda.
CeritaNews.com — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menolak tawaran Partai Gerindra yang memasukkan dirinya sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta.

"Saya kan kerja di BNN, ya sudah," ungkap Budi Waseso di Istana Kepresidenan, Senin (21/3/2016).

Tapi, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu mengaku tidak tahu-menahu mengenai informasi tersebut. Tidak ada surat atau pemberitahuan resmi dari Partai Gerindra mengenai ide tersebut.

Pria yang akrab disapa Buwas ini menegaskan, dirinya sekarang ini fokus ke tugas pokok dan fungsi sebagai Kepala BNN saja. Terlebih lagi, Presiden Joko Widodo memberikan "pekerjaan rumah" yang banyak terkait penegakan hukum di sektor pemberantasan narkoba.

"Tadi saja dikasih PR sama Pak Presiden, harus begini, harus begitu. Presiden juga bilang akan memonitor pekerjaan saya," ungkap dia.

Ketua Tim Relawan Jakarta Bergerak Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, ada beberapa pertimbangan mengapa Buwas masuk ke "radar" mereka. Pertimbangan itu didasari integritas tinggi Buwas, prestasinya, serta bahwa ia telah teruji dan bersih.

"Selain itu, beliau juga tidak pandang bulu dalam bertindak dan tegas. Tidak arogan dan tidak kasar," ujar Dasco dalam pesan singkatnya, Senin (21/3/2016).

Selain Buwas, beberapa nama lain yang masuk adalah Gita Wirjawan, Boy Sadikin, Rektor Universitas Paramadina Prof Firmansyah, Yusril Ihza Mahendra, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana.


Sumber: kompas.com

0 Response to "Prabowo Mau Pinang Budi Waseso Jadi Cagug DKI Gerindra, Eh Malah Ditolak! Share!"

Poskan Komentar