Ini Tantangan Mengerikan Ahok Buat Para PNS DKI Yang Sok Belagu Seperti Rustam!

Ini Tantangan Mengerikan Ahok Buat Para PNS DKI Yang Sok Belagu Seperti Rustam!


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menantang para pejabat eselon, kepala dinas dan bawahannya yang lain untuk mengundurkan diri, apabila mereka merasa tidak cocok dengan cara kerja dan gaya kepemimpinannya. Ahok akan menunggu surat pengunduran anak buahnya itu sampai dengan Senin pekan depan.

Dia mengaku tidak masalah bila anak buahnya akan mengikuti jejak eks Wali kota Jakarta Utara, Rustam Effendi untuk mundur.

"Kepada wali kota, wakil wali kota, sekretaris kota, kepala dinas, wakil kepala dinas, bupati, wakil bupati, semuanya. Kalau Anda tidak suka dengan saya, dan mau mengundurkan diri seperti Pak Rustam, tolong hari Senin masukkan surat pengunduran diri ke saya," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (29/4/16).

Nada suaranya mulai meninggi, dia menegaskan akan menunggu berapa banyak surat pengunduran pejabat yang merasa tidak suka dengannya dan berniat mundur.

"Saya mau lihat, ada berapa surat yang mau mengajukan (pengunduran diri)," tegas Ahok.

Selama bertugas di DKI, baik menjadi wakil gubernur sampai jabatannya sekarang, Ahok menghitung sudah ada sekitar lima orang pejabat eselon II yang mengundurkan diri. Ahok sesumbar, jumlah pegawai SKPD di DKI saja mencapai 72.000 ribu sehingga punya cukup stok PNS untuk menggantikan.

"Kamu tahu enggak berapa jumlah PNS di Jakarta? 72.000," cetusnya.

Seperti diketahui, selama Ahok menjabat sebagai wakil gubernur hingga gubernur, beberapa pejabat yang mundur adalah Fadjar Panjaitan mundur sebagai Sekretaris Daerah pada tahun 2013, eks Kepala Dinas Perindustrian dan Energi M Haris Pindratno pada tahun 2015, eks Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Novrizal, eks Kepala Dinas Tata Air, Tri Djoko Sri Margianto dan yang terbaru eks Wali kota Jakarta Utara Rustam Effendi.


sumber: merdeka.com

0 Response to "Ini Tantangan Mengerikan Ahok Buat Para PNS DKI Yang Sok Belagu Seperti Rustam!"

Poskan Komentar