Ini Pengakuan Darmawan Terkait Misteri Acara Palsu Yang Sedang Diselidiki Ahok!

Ini Pengakuan Darmawan Terkait Misteri Acara Palsu Yang Sedang Diselidiki Ahok!


Gerakan aksi dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI yang datang dari relawan Ahok yang menamakan diri mereka "Forum Jakarta" ini menuai banyak protes.

Bukan hanya karena aksi tersebut dilaksanakan pada saat car free day (CFD), melainkan juga karena adanya permintaan donasi kepada relawan yang ikut berpartisipasi.

Untuk mencari tahu lebih dalam tentang aksi ini, sebagaimana dilansir dari Kompas.com yang mencoba menghubungi nomor telepon yang tertera pada undangan tersebut, yang diduga milik koordinator aksi, Darmawan Wijaya.

Ketika dihubungi, seorang laki-laki mengatakan bahwa aksi tersebut ditunda dalam waktu yang tidak ditentukan. Dia beralasan, penundaan tersebut disebabkan masukan dari salah satu partai politik, yaitu Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang menyebut aksi tersebut bertepatan dengan awal bulan suci Ramadhan.

"Mohon maaf, Pak, itu sudah kita closed, sudah dibatalkan karena saran dari Nasdem waktunya bertepatan dengan awal bulan puasa. Kita batalkan sementara ini," kata Darmawan sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Jumat (29/4/2016).

Dia mengatakan, aksi tersebut sudah diumumkan sejak Senin (25/4/2016). Untuk Donasi, dia tidak menyebut alasan pihaknya meminta donasi, tetapi dia menyebut belum ada masyarakat yang mentransfer sejumlah uang ke rekening mereka.

"Selasa (26/4/2016) kami sudah beri tahu BCA untuk ditutup. Kayaknya gak ada (yang donasi) karena kami udah sampaikan ke pihak BCA juga kok. Mohon maaf sudah dihapus itu soalnya Pak," kata Darmawan.

Sayang, ketika ditanya lebih lanjut, laki-laki tersebut segera mengakhiri sambungan telepon. Saat kembali ditelepon, nomor tersebut langsung tidak aktif.

Berusaha mencari tahu lebih dalam, Kompas.com mendatangi Gedung SMESCO UKM di Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta, yang diduga sebagai tempat Forum Jakarta membuka stand pendaftaran acara tersebut.

Tetapi, ketika ditanyakan kepada petugas kemanan SMESCO bernama Ronny, dia mengatakan tidak ada komunitas ataupun gerakan tersebut yang menyewa tempat di SMESCO.

"Kami pasti tahu apa acara yang ada, Mas, karena bisanya minimal sebulan sebelum acara sudah ada pemberitahuan ke pimpinan, lalu ke kami (pihak keamanan). Tidak ada kegiatan itu di sini, Mas," kata Ronny.

Diketahui bahwa Forum Jakarta juga bekerja sama dengan media online sinarrakyat.com untuk memublikasikan kegiatan tersebut. Dalam sebuah artikel di media tersebut juga dijelaskan bahwa adanya penundaan aksi gerakan mendukung Ahok.

Sesepuh Partai Nasdem Hartono Wiryadi secara khusus meminta panitia Forum Jakarta untuk membatalkan aksi "Gerakan Aksi Damai Sejuta Umat Dukung Ahok" yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 Juni 2016 mendatang. Alasannya, pada hari dan tanggal tersebut bersamaan dengan datangnya bulan suci ramadhan.

Permintaan tersebut disampaikan secara langsung kepada Koordinator Aksi Darmawan Wijaya dan setelah musyawarah disepakati acara untuk tanggal 5 Juni 2016 dibatalkan.

Dalam pesannya, Hartono meminta agar panitia SC yang berkehendak untuk melaksanakan "Gerakan Aksi Damai Sejuta Umat Dukung Ahok" dapat terus berkoordinasi dengan para relawan.

"Meski tujuannya baik, waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan hari keagamaan akan sangat mengganggu kenyamanan. Terlebih bila massa yang hadir cukup besar, gerakan yang dimaksudkan mulia akan menjadi cercaan,' ujarnya.

Nasehat yang sama juga disampaikan oleh Romo Charles Sudargo, dia menyambut dengan senang hati jika panitia dapat mengurungkan niat menggelar "Gerakan Aksi Damai Sejuta Umat Dukung Ahok" itu.

Sebelumnya Ahok, sapaan Basuki, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak dibuat oleh "Teman Ahok".

"Itu bukan dari "Teman Ahok" resmi. Saya enggak tahu (siapa yang bikin), kita sedang suruh intel periksa,"ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (28/4/2016).

Kegiatan yang dimaksud Ahok itu tersebar di media sosial dengan nama "Gerakan Aksi Damai Sejuta Umat Dukung Ahok". Kegiatan tersebut dikatakan akan diadakan pada hari Minggu, 5 Juni mendatang, di Bundaran HI.

Ahok mengatakan "Teman Ahok" tidak mungkin membuat kegiatan semacam itu dalam acara car free day. Karena dia jelas sudah melarang hal itu. Dia pun mengimbau semua pendukungnya untuk tidak hadir ke acara palsu tersebut.

"Kita mengimbau semua orang yang mendukung saya untuk tidak turun (sosialisasi) di CFD. Karena itu berlawanan dengan Pergub yang saya buat," ujar Ahok.


Source: Kompas.com

Baca Juga:  Usai Pemeriksaan Ke-5, M Taufik Murka Terima Pertanyaan Menggemparkan Ini!

0 Response to "Ini Pengakuan Darmawan Terkait Misteri Acara Palsu Yang Sedang Diselidiki Ahok!"

Poskan Komentar