Dengan Tulisan 'GILA' Ini, Ahok Mencegah Terjadinya Praktek Korupsi!

Dengan Tulisan 'GILA' Ini, Ahok Mencegah Terjadinya Praktek Korupsi!


Ahok mengaku sempat diberikan draf Rancangan Peraturan Daerah (raperda) Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta, hasil rumusan Ketua Badan Legislatif Daerah (Balegda) DPRD DKI Mohamad Taufik.

Laporan ini disampaikan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuty Kusumawati seusai rapat antara Pemerintah Provinsi DKI dan Balegda DPRD DKI pada Maret 2016.

Pada draf itu, Ahok menyebut Taufik mengusulkan penurunan kewajiban pengembang yang terlibat dalam proyek reklamasi, dari yang awalnya 15 persen menjadi hanya 5 persen. Tetapi, bukannya menyetujui, Ahok justru malah mencoret-coret draf usulan tersebut dengan kata "Gila".


"Saya tulis di disposisinya 'Gila'. Saya tulis, 'Gila kalau seperti ini, bisa pidana korupsi!'. Saya ancam mereka, siapa pun yang melawan disposisi saya, saya akan penjarakan kalian. Berarti, kalian ikut main," ungkap Ahok di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2016).

Menurut Ahok, Sekretaris Daerah Saefullah kemudian menyerahkan draf yang telah dicoret-coretnya itu kepada Taufik. Tapi dari keterangan Saefullah, Ahok menyebut Taufik tersinggung dengan coretan itu.

"Balik lagi Pak Taufik, agak marah, kenapa itu Gubernur nulis 'Gila'. Pak Sekda bilang, 'Bukan Gila, Pak. Itu 'Bila'." Padahal, mana ada 'Bila', jelas-jelas kok tulisannya pakai 'G', Gila," jelas Ahok.

Sebelumnya diberitakan bahwa Tuty menyebut Taufik sempat mengajukan penurunan kewajiban pengembang dalam sebuah rapat pada 8 Maret. Di rapat itu, Tuty menyebut Taufik sempat menyampaikan kertas berisi rumus hitung-hitungan alasan DPRD mengajukan penurunan kewajiban pengembang dari 15 persen menjadi 5 persen.

"Di kertas itu, mereka minta diubah hitungannya, dikonversi dari yang lahan 5 persen. Jadi jauh nilainya. Cara menghitung kontribusi diubah oleh mereka, yang kalau pengertian itu diikuti, nilainya pasti lebih rendah dibandingkan nilai yang kami usulkan," ujar Tuty saat dihubungi, Sabtu (2/4/2016).

Bagaimana menurut Anda?


Baca Juga:

Dulu Teriak Ahok Korupsi,Sekarang Sanusi Kena,Taufik-Lulung Mendadak Jinak!

Dituding Terlibat Kasus Podomoro, Inilah Jawaban Tegas Ahok!

Kebenaran Ahok Terungkap! Antek Podomoro Group Bukan Ahok, Tapi Sanusi!

Source: kompas.com

3 Responses to "Dengan Tulisan 'GILA' Ini, Ahok Mencegah Terjadinya Praktek Korupsi!"

  1. Banyak kata yang lebih santun daripada "Gila!" dan "Nenek lo!". Tapi kalau mencari yang lebih PAS, tidak banyak dan nyaris tidak ada.

    BalasHapus
  2. TERANG BENDERANG = aksioma = bukti yg tdk perlu dibuktikan lagi

    BalasHapus