Skakmat!! Dibantah Telak oleh Kompas, Cuitan Ust. Tengku Zul Tentang PKI Yg Ini Terbukti Hoax

Skakmat!! Dibantah Telak oleh Kompas, Cuitan Ust. Tengku Zul Tentang PKI Yg Ini Terbukti Hoax


CeriaNews.com - Berawal dari cuitan Ustad Tengku Zulkarnaen soal PKI dengan disertai skrinsut palsu menjadi pergunjingan netizen sehari ini. Bahkan cuitan ini sudah di RT hampir 1000 netizen .


Sontak saja postingan ustad Tengku dibully netizen:



Ternyata gambar tersebut adalah link berita ini:



Tambah deh Ustad Tengku  semakin kena bully karena sebar HOAX






Klarifikasi resmi dari Kompas:

Bagaimana menurut Anda?

Sumber: Infoteratas.com
Read More
Bikin Nyesek di Dada, Ini Daftar Harta Koruptor Rp 414 Miliar Mantan Kader Gerindra KH Fuad Amin

Bikin Nyesek di Dada, Ini Daftar Harta Koruptor Rp 414 Miliar Mantan Kader Gerindra KH Fuad Amin


CeriaNews.com - Mahkamah Agung (MA) melansir putusan setebal 2.372 halaman atas nama Fuad Amin yang dihukum 13 tahun penjara.

Korupsi itu dilakukan saat Fuad menjadi Bupati Bangkalan 2003-2013 dan Ketua DPRD Bangkalan 2014-2019.

Putusan ribuan halaman itu dikerjakan secara teliti oleh ketua majelis hakim Salman Luthan dengan anggota MS Lumme dan Krisna Harahap.

Panitera pengganti Agustina Dyah Prasetyaningsih ikut dibuat memicingkan mata menelisik ulang putusan agar tidak terjadi salah ketik.

"Terdakwa telah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan tugasnya untuk mensejahterakan rakyat yakni menerima dana untuk kepentingan pribadi dari PT MKS dan pemotongan realisasi anggaran SKPD sekitar 10 persen dari penerimaan dan penempatan CPNS yang seluruhnya berjumlah Rp 414.224.000.000," kata Krisna Harahap.

Berikut ratusan harta Fuad yang dirampas untuk negara sebagaimana dikutip dari putusan MA, Rabu (20/9/2017):

TANAH DAN ELEKTRONIK


1. Sebidang tanah dengan luas tanah 11.755 m2 yang terletak di Kelurahan Mlajah, Selain itu, turut disita juga hasil yang didapat dari operasional sewa Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

2. Sebidang tanah dan bangunan seluas 930 m2 di Desa Pemecutan Klod Kecamatan Denpasar Barat.

3. Sebanyak 41 unit Air Conditioner ukuran 1⁄2 PK.

4. Sebanyak 37 unit kulkas.

5. Sebanyak 40 unit televisi.

6. Satu unit LCD.

7. Sebanyak 40 unit springbed ukuran double bed.

8. Sebanyak 39 unit big land.

9. Satu unit tempat tidur kayu ukuran double bed berwarna coklat tua.

10. Sebanyak 4 tandon kapasitas 1.500 liter berwarna chrom dalam kondisi berfungsi baik.

11. Satu unit pemanas Air (Water Heater) dalam kondisi berfungsi dengan baik;

12. Satu unit printer.

13. Satu filling cabinet.

14. Satu set CCTV.

15. Tanah dan bangunan yang terletak di Kompleks Perumahan Graha Famili Kelurahan Pradah Kali Kendal, Dukuh Pakis, Kota Surabaya.

16. Tanah dan bangunan di Jalan Wiyung Permai Barat IV, Blok A-II / 57.

17. Tanah dan bangunan di Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Lakarsantri Blok B-2

18. Tanah di Kecamatan Mulyorejo, Kelurahan Manyar-Sabrangan, Kota Surabaya.

19. Tanah dan bangunan di Kelurahan Demangan Kecamatan Bangkalan Madura.

20. Sebidang tanah di Perumahan Casa Grande Kav. 354 Kelurahan Maguwoharjo Kecamatan Depok Kabupaten Sleman, Yogyakarta

21. Sebidang tanah dengan luas tanah 10.165 m2 di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan

22. Tanah dan bangunan pada Kav. AAL-078, Cluster Villa Bukit Indah, Kabupaten Bangkalan

23. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 2345 m2 di Jalan Cipinang Cempedak II Nomor 25A RT 011/06, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

24. Sebidang tanah dengan luas tanah 3.582 m2 di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

25. Sebidang tanah dengan luas tanah 1.038 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

26. Sebidang tanah dengan luas tanah 18.466 m2 yang terletak di Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan.

27. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 68 m2 di Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

28. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 794 m2 di Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jaksel.

29. Sebidang tanah dengan luas tanah 201 m2 yang terletak di Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara.

30. Sebidang tanah dengan luas tanah 112 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim

31. Sebidang tanah dengan luas tanah 49 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim.

32. Sebidang tanah dengan luas tanah 115 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim.

33. Sebidang tanah dengan luas tanah 177 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan KramatJati, Jaktim.

34. Sebidang tanah dengan luas tanah 400 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.

35. Sebidang tanah dengan luas tanah 1216 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.

36. Sebidang tanah dengan luas tanah 1249 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.

37. Sebidang tanah dengan luas tanah 19 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.

38. Sebidang tanah dengan luas tanah 983 m2 yang terletak di Keluarahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.

39. Sebidang tanah dengan luas tanah 288 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

40. Sebidang tanah dengan luas tanah 286 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

39. Sebidang tanah dengan luas tanah 947 m2 yang terletak di Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Bangkalan.

41. Satu unit bangunan Rumah berikut tanahnya yang terletak di Komplek Perumahan Graha Famili Tipe Akasia Kav.W-007 Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung Kota Surabaya.

42. Sebidang tanah dengan luas tanah 5702 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

43. Sebidang tanah dengan luas tanah 503 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, KabupatenBangkalan.

44. Sebidang tanah dengan luas tanah 1738 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

45. Sebidang tanah dengan luas tanah 2764 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

46. Sebidang tanah dengan luas tanah 2693 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

47. Sebidang tanah dengan luas tanah 2614 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

48. Sebidang tanah dengan luas tanah 1259 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

49. Sebidang tanah dengan luas tanah 3010 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalann.

50. Sebidang tanah dengan luas tanah 5333 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

51. Sebidang tanah dengan luas tanah 2269 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

52. Sebidang tanah dengan luas tanah 2978m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

53. Sebidang tanah dengan luas tanah 2095 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

54. Sebidang tanah dengan luas tanah 1539 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

55. Sebidang tanah dengan luas tanah 3245 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

56. Sebidang tanah dengan luas tanah 1663 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

57. Sebidang tanah dengan luas tanah 1725 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

58. Sebidang tanah dengan luas tanah 15.740 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan
Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

59. Sebidang tanah dengan luas tanah 10.000 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan
Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

60. Sebidang tanah dengan luas tanah 190 m2 yang terletak di Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan,Kabupaten Bangkalan.

61. Sebidang tanah dengan luas tanah 664 m2 yang terletak di Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan,Kabupaten Bangkalan.

62. Sebidang tanah dengan luas tanah 2472 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Pangpong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

63. Sebidang tanah dengan luas tanah 1875 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Bangkalan.

64. Sebidang tanah dengan luas tanah 8.480 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

65. Sebidang tanah dengan luas tanah 1566 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

66. Sebidang tanah dengan luas tanah748 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

67. Sebidang tanah dengan luas tanah 7251 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan,
Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

68. Sebidang tanah dengan luas tanah 1704 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

69. Sebidang tanah dengan luas tanah 3057 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

70. Sebidang tanah dengan luas tanah 739 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

71. Sebidang tanah dengan luas tanah 3764 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan,
Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

72. Sebidang tanah dengan luas tanah 1652 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan,
Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

73. Sebidang tanah dengan luas tanah 6059 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan,
Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan

74. Sebidang tanah dengan luas tanah 46 m2 di Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh
Pakis, Kota Surabaya

75. Sebidang tanah dengan luas tanah 399 m2 yang terletak di Perumahan Kubu Pratama Indah
Jalan Imam Bonjol Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar.

76. Sebidang tanah dengan luas tanah 430 m2 yang terletak di Perumahan Kubu Pratama Indah Jalan Imam Bonjol Desa Pemecutan Klod, Denpasar.

77. Sebidang tanah dengan luas tanah 56 m2 yang terletak di Kelurahan Dukuh Pakis Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya.

78. Sebidang tanah dengan luas tanah 5892 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

79. Sebidang tanah dengan luas tanah 14.170 m2 yang terletak di Kelurahan Mlajah,Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

80. Sebidang tanah dengan luas tanah 1.088 m2 yang terletak di Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan.

81. Sebidang tanah dengan luas tanah 548 m2 yang terletak di Desa Mertajasah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

PROPERTI


82. Satu unit apartemen di Apartemen Sudirman Park, Tower Bougenville, lantai 32 Unit CC di Jalan KH Mas Mansyur, Jakpus.

83. Satu unit Apartemen Sudirman Park, Tower Amarilis Lantai 31, Nomor Unit CF di Jalan KH Mas Mansyur Kav. 35 Jakpus.

84. Satu unit bangunan Rumah Susun Sudirman Park Tower Bougenville Lantai 21 Unit BJ terletak di Jalan KH. Mas Mansyur Kav. 35 Jakpus.

85. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No.tower B, Lantai 03, No.Unit 01, yang terletak di Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya

86. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No.tower B, Lantai 03, No.Unit 07, yang terletak di Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya.

87. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No. Tower E, Lantai 12, No.Unit 02, yang terletak di Grande Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya.

88. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Tower Gardena Lantai 03 Unit GA terletak di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat.

89. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Jakarta Barat.

90. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Tower Helliconia Lantai 31 Unit HM yang terletak di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat.

91. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 1 Tower Dahlia Lantai 17 Unit H/F yang terletak di Jalan Tanjung Duren.

92. Satu unit apartemen Tower Jasmine Lantai 21 Unit JE, Mediterania Garden Residences.

93. Satu unit Rumah Susun Condominium Regency Unit 1804, Surabaya.

94. Satu unit Rumah Susun / Apartemen Waterplace Residence di Jalan Pakuwon Indah Surabaya.

95. Satu unit Apartemen atau Rumah Susun di lantai 32 Blok Nomor BE Denpasar Residence, Kuningan City, Jaksel.

96. Satu unit Apartemen atau Rumah Susun Sahid Sudirman Residence, lantai 36, Unit Z, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Pusat

97. Dua unit Apartemen/Rumah Susun Ciputra World VIA dengan Nomor Unit 1203 dan 1205, Apartemen Ciputra World, Jaksel.

KENDARAAN

98. Satu unit mobil Toyota Alphard

99. Satu unit mobil Toyota Camry

100. Satu unit mobil Suzuki Swift

101. Satu unit mobil Toyota Kijang Innova berwarna abu-abu metalik

102. Satu unit motor Kawasaki Ninja.

103. Satu unit Honda Mobilio.

104. Satu unit mobil merk Honda ODYSSEY.

105. Satu unit Hyundai H1

106. Satu unit Touota Lancer.

107. Satu unit Alphard.

108. Satu unit Toyota Innova.

109. Satu Toyota Type Innova V XS43

110. Satu unit Honda Civic.

111. Satu unit Avanza Veloz.

112. Satu unit Toyota NAV1.

SURAT BERHARGA

113. Sebanyak 8,6 juta unit Reksa Dana.

114. Sebanyak 5 ribu unit Sukuk Negara Ritel Seri SR006.

UANG CASH DAN UANG CASH DARI REKENING YANG DIBLOKIR

114. Uang cash Rp 4,2 miliar.

115. Uang cash Rp 1,8 miliar.

116. Uang casa Rp 819 juta.

116. Uang cash Rp 73 juta.

117. Uang cash Rp 1,6 miliar.

118. Uang cash Rp 1,3 miliar.

119. Uang cash Rp 2 miliar.

120. Uang cash Rp 2,2 miliar.

121. Uang cash Rp 65 miliar

122. Uang cahs Rp 10,1 miliar.

123. Uang cash Rp 4 miliar.

124. Uang cash Rp 20 miliar.

125. Uang cash Rp 5,9 miliar.

126. Uang Rp 7 miliar.

127. Uang Rp 1,1 miliar.

128. Uang Rp 15 miliar.

129. Uang Rp 3,4 miliar.

130. Uang Rp 843 juta.

131. Uang Rp 207 juta.

132. Uang Rp 5,1 miliar.

133. Uang 722 juta.

134. Uang Rp 2 miliar.

135. Uang Rp 4 miliar.

136. Uang Rp 3,5 miliar.

137. Uang Rp 3,1 miliar.

138. Uang Rp 42 miliar.

139. Uang Rp 5,9 miliar.

140. Uang Rp 184 juta.

sumber: detik.com
Read More
Viral di Sosmed, Ini Dia Rekaman Video Yg Diduga Memicu Aksi Pengepungan LBH Jakarta. Ternyata..!

Viral di Sosmed, Ini Dia Rekaman Video Yg Diduga Memicu Aksi Pengepungan LBH Jakarta. Ternyata..!


CeriaNews.com - Aksi pengepungan kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta oleh sejumlah orang telah menimbulkan pro kontra di media sosial.

Aksi yang bertujuan awal membubarkan acara pagelaran musik itupun sempat ricuh, Minggu (17/9/2017) malam.

Massa melakukan perusakan kantor YLBHI dan sejumlah kendaraan polisi.

Aksi anarkistis baru diredam jelang pukul 4 pagi pada Senin (18/9/2017).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, tujuh dari 12 orang yang diperiksa di Polda Metro Jaya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis menerangkan massa yang melakukan tindakan anarkis adalah korban hoax atau kabar bohong di media sosial.
Pasalnya menurut Idham yang diketahui mereka adalah, ada diskusi mengenai Partai Komunis Indonesia di Gedung LBH.

Padahal, hanya ada kegiatan kesenian yang digelar para aktivis di dalam gedung.

"Ya, itu tadi isu yang berkembang, kadang-kadang di medsos hoax. Itu yang sehingga dijabarkan oleh orang-orang yang hanya menerima informasi sepihak," ujar Idham di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (18/9/2017).
Sementara itu, di medis sosial aksi pengepungan kantor LBH Jakarta telah menjadi perbincangan hangat hingga Selasa (19/9/2017).

Banyak yang mendukung aksi tersebut, banyak pula yang menilai aksi tersebut merupakan tindakan yang menggelikan.
Netizen pun kemudian dikejutkan munculnya sebuah video yang diduga menjadi awal pemicu aksi tersebut.
Dalam video yang diunggah akun twitter @Ronin016 memperlihatkan seseorang yang mengisyaratkan bahwa LBH Jakarta sebagai markas Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Ketika Informasi dari Ustaz Alfian Tanjung menjadi Info A1
LBH Jakarta adalah markas PKI," tulisnya.



Sejumlah netizen yang menyimak isi video itu menyampaikan berbagai komentar:
@Farid_mendrenX Tindakan "bar-bar" yg "mengaku" anti-PKI tidak lebih baik dari PKI itu sendiri.
Belajar untuk tabayyun dan introspeksi diri.
#DaruratPKI

@CondetWarrior Ust. Alfian Tanjung: "Tempat PKI ada 2 di Jakarta, di kantor LBH & Komnas HAM."
Terbukti!
Apakah karena ini beliau ditangkap? #DaruratPKI
@ComBuana komunisme selamanya akn memerangi Islam..aktifis Islam slh satu targetnya.
@firmandamo Jd penasaran nih siapa tau ad video live saat mrk menyanyikan lagu genjer genjer & para wanitanya menari spt Gerwani di film G30S/PKI

@cecepsomantri60 Brarti munarman pki dong? Dia di lbh jakarta loh
@bujrad69 Dari jaman pilkada dki , halusinasi ! Mesti berobat tuh

PP Muhammadiyah Menyayangkan
Saat ini seolah ada upaya adu domba bagi kelompok-kelompok kritis pencari keadilan.
Satu kutub dituduh Partai Komunis Indonesia (PKI), di kutub lain dituduh Islam radikalis teroris antitoleransi.
Mengaku Hanya Kawal Anak Setya Novanto, Corneles Bantah Tahu Soal Korupsi e-KTP
Demikian Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menanggapi penyerangan yang dilakukan massa terhadap kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017) dini hari.

"Sejatinya, tujuan utamanya adalah mencegah konsolidasi kelompok kritis lintas kelompok, mencegah seluruh kelompok bergotong-royong memperjuangkan keadilan yang sejati," kata Dahnil kepada Tribunnews.com, Senin (18/9/2017).

Menurutnya, Pemberontakan PKI menjadi sejarah kelam negeri ini dan semua anak bangsa sama-sama memahami hal tersebut.

Tidak ada yang ingin watak dan laku organisasi terlarang itu kembali tumbuh.
Menurut Dahnil siapa pun anak negeri ini pasti sepakat siapa pun yang berupaya menegasikan Pancasila harus dilawan.
Namun kata dia, tidak dengan sembarangan tuduh dengan didasari informasi hoax yang penuh fitnah dan kebencian dengan maksud melakukan adu domba.

Dia mengingatkan, Negeri ini dibangun dengan nalar sehat, dimana dialog adalah cara untuk membangun konsensus bersama untuk Indonesia yang lebih baik.

"Saya menyayangkan tindakan persekusi tersebut, yang diawali berita Hoax penuh fitnah," kata Pangti Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) ini kepada Tribunnews.com.

Di negeri ini, imbuhnya, saat ini, kebebasan berpendapat dilindungi negara.
Sehingga, di tengah kebebasan berpendapatan itu pertarungan utama adalah pertarungan ide dan gagasan.

Ia tegaskan diskusi atau pengajian dimana pun tidak dibenarkan dibubarkan dengan intimidasi dan anarkisme.

Untuk itu, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyarankan seluruh kelompok masyarakat cermat menerima informasi dan berhati-hati.

"Saya berharap peristiwa Penyerangan seperti yang terjadi dini hari tadi di LBH/YLBHI Tidak terjadi kembali," katanya.

Bagi dia, komitmen LBH/YLBHI selama ini membantu mencari keadilan untuk semua golongan terang benderang.
Doktrin menghadirkan keadilan untuk Mustad'afin bersesuaian dengan doktrin teologi Al-Maun yang menjadi pijakan dasar perjuangan Pemuda Muhammadiyah untuk bela Mustad'afin dan Dhuafa.

"Jadi, persekusi terhadap LBH/YLBHI seperti melakukan persekusi terhadap keadilan. Jadi, mohon stop, siapa pun anda, mari kita bangun tradisi dialog dengan nalar yang sehat," katanya. (Tribunnews.com/Wahid/Malau)
Read More
Kesal Menunggu Lama, Pengungsi Myanmar Bakar Bank di Melbourne

Kesal Menunggu Lama, Pengungsi Myanmar Bakar Bank di Melbourne


CeriaNews.com -Pengadilan di Melbourne telah mempublikasikan rekaman video CCTV yang menggambarkan aksi seorang pencari suaka asal Myanmar yang membakar sebuah bank di Springvale, tenggara Melbourne.

Aksi ini dilakukan karena kesal, sebab sang pencari suaka harus terus menunggu untuk melakukan penarikan uang.

Kamera keamanan dari dalam kantor Bank Commonwealth menunjukkan, pria bernama Nur Islam (22), menuangkan bensin di lantai, di antara mesin ATM di pintu masuk depan, dan di tengah-tengah area layanan.

Ia kemudian menyulut bahan bakar itu dengan api dari pemantik, sementara para nasabah yang ada di lokasi itu kontan melarikan diri.


Usai membakar, Nur Islam terlihat berlari ke bagian belakang bank yang dilalap api.

Nur Islam, yang masuk Australia dengan visa sementara, terlihat tanpa emosi saat rekaman itu diputar di awal persidangan singkat di Pengadilan Magistrat Melbourne.

Jaksa Gavin Silbert QC mengatakan, kebakaran tersebut menyebabkan bank dipenuhi asap, hingga menimbulkan kepanikan dan kebingungan.

"Kebakaran menyulut bola api besar yang menghambat nasabah dan staf meninggalkan bank dari satu-satunya titik keluar," ujar Silbert.

"Dalam kekacauan yang terjadi berikutnya, nasabah dan staf berebut untuk meninggalkan bank."

"Beberapa orang terjebak sebuah pintu keamanan dan beberapa lainnya nekat menembus api dan menderita luka serius."

Marah karena menunggu lama


Nur Islam pun menderita luka bakar hingga 60 persen di tubuhnya, dan berada di rumah sakit selama empat setengah bulan.Ia mengaku tidak bersalah atas 108 tuduhan, termasuk tindakan dengan sengaja menyebabkan luka serius dan membahayakan nyawa orang lain, serta kerusakan bangunan.

Pengadilan mengatakan, sebelum kejadian, Nur Islam pergi ke bank pada pagi hari untuk menarik saldo di rekeningnya.


Silbert mengatakan, pengungsi tersebut merasa marah karena dia harus menunggu lama. Dia pun pergi membeli sebuah wadah bensin, dan mengisi bahan bakar dari sebuah pompa bensin terdekat.

"Pada saat ini, ia jelas memutuskan untuk membakar Bank Commonwealth sebagai tindakan pembalasan atas perlakuan yang ia terima sebelumnya," kata Silbert.

Turut jadi korban


Dalam sebuah wawancara dengan polisi, Nur Islam juga mengakui, dia membeli bensin tersebut dan membakar bank tersebut untuk balas dendam.

Pengacara Barnaby Johnston mengatakan dalam persidangan bahwa Nur Islam menderita luka yang paling serius dan paling parah dalam insiden itu.

Ia mengatakan, tak ada cukup bukti bahwa Nur Islam bermaksud untuk melukai orang-orang di dalam bank.

Dengan demikian, tuduhan sengaja menyebabkan luka serius dan dengan sengaja menyebabkan luka harus dicabut.

Namun, Hakim Peter Reardon menemukan ada cukup bukti untuk menjerat Nur Islam menjalani persidangan atas semua tuduhan.

Nur Islam akan menjalani pemeriksaan kesehatan mental dalam beberapa minggu mendatang, dan akan menghadapi persidangan di Pengadilan Negeri pada hari Rabu (20/9/2017) ini.kompas.com
Read More
Wajib Baca! Ini Tanggapan Cerdas Buya Syafii soal Berkembangnya Isu Komunis!

Wajib Baca! Ini Tanggapan Cerdas Buya Syafii soal Berkembangnya Isu Komunis!


CeriaNews.com - Beberapa waktu belakangan ini di Indonesia tengah beredar isu kebangkitan komunis. Mendengar kabar tersebut, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif memberikan tanggapannya.

Menurut Buya Syafii isu itu merupakan sebuah mimpi yang hadir di siang bolong. Guru Besar Sejara Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini juga tidak percaya dengan isu yang sedang beredar tersebut.

Bahkan Buya Syafii tidak meyakini kebangkitan komunis di Indonesia akan terjadi.
“Apa isu kebangkitan komunisme di Indonesia itu bukan mimpi di siang bolong ? Saya kok enggak begitu percaya,” kata Buya Syafii, Senin (18/09/2017).

Buya Syafii juga menjelaskan tentang nasib komunisme yang ada di beberapa negara di dunia. Misalnya saja di Rusia, komunisme sudah tinggal 13 persen saja. Komunisme di China sudah ditinggalkan dan kini menjadi kapitalis.

Kini tinggal Kim Jong Un di Korea Utara saja yang menggunakan komunisme. Bahkan mungkin hanya dipakai oleh Kim Jong Un sebagai alat menjadi seorang diktator.

“Dimana-mana komunisme sudah runtuh kok. Jadi saya enggak begitu percaya kebangkitan komunisme,” jelasnya.

Buya Syafii mengakui pada tahun 1950-an dan 1960-an, Partai Komunis Indonesia (PKI) bisa kuat di Indonesia karena memang ada negara-negara kuat komunis yang menjadi penyokongnya. Namun kini hal itu sudah tidak ada lagi yang akan menjadi penyokong komunisme.

“Kebangkitan komunisme itu seakan-akan dibuat-buat,” tegasnya.(harianindo.com)
Read More
Terungkap! Ini Teroris Yg Menyebar Bom Molotov Untuk Presiden Jokowi di Bandara Penggung Cirebon

Terungkap! Ini Teroris Yg Menyebar Bom Molotov Untuk Presiden Jokowi di Bandara Penggung Cirebon

Paspampres Jokowi
CeriaNews.com - Kedatangan Presiden Jokowi untuk menghadiri Festival Keraton Nusantara XI di Cirebon, ditandai dengan tertangkapnya seorang laki-laki yang diketahui bernama Imam Mulyana asal Desa Burujul Wetan, Jatiwangi, Majalengka. Tertangkapnya oleh Densus 88 karena yang bersangkutan diduga merupakan anggota jaringan teroris Majalengka. Imam Mulyana ditangkap di belakang Bandara Penggung sekitar pukul 114.30 WIB, Senin (18/09).

Dari tangan IM, Densus 88 menyita sebuah sangkur dan senjata berupa air soft gun. Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto saat ditemui di Cirebon mengatakan, "Terduga teroris dengan inisial IM ini berasal dari Majalengka, dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan, ditemui ada air soft gun dan sangkur, kemudian ada tulisan-tulisan ajakan jihad dan beberapa dokumen lainnya serta gas untuk mengisi airsoft gunnya", jelas Agung.

Lebih jauh Irjen Agung menjelaskan bahwa tertangkapnya IM atas informasi masyarakat sekitar yang merasa curiga dengan gerak gerik pelaku."Informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang tidak mereka kenal dan memakai ransel, tim segera datang kesana dan melakukan penangkapan, hasil pemeriksaan sementara memang masih terduga", tambahnya.

Sementara ini pelaku ditangkap dan diamankan Kepolisian Resort Kota Cirebon dan masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman. Masih belum diketahui apakah pelaku memang hendak menyerang Presiden Jokowi ataukah ada motif lainnya.

Terduga Teroris di Cirebon Adalah Anggota JAT



IM ditangkap karena diduga menempatkan lima bom molotov di area bandara penggung Cirebon, sesaat sebelum mendaratnya Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi datang untuk menghadiri Festival Keraton Nusantara XI di Cirebon.

"Yang bersangkutan diduga merupakan anggota jaringan teroris Majalengka. Imam Mulyana ditangkap di belakang Bandara Penggung sekitar pukul 14.30 WIB," kata Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto kepada wartawan.

Dari tangan IM, Densus 88 menyita sebuah sangkur dan senjata berupa air soft gun. Selain itu, densus 88 juga menemukan tulisan-tulisan ajakan jihad dan beberapa dokumen lainnya serta gas untuk mengisi airsoft gun.

Lebih jauh Irjen Agung menjelaskan bahwa tertangkapnya IM atas informasi masyarakat sekitar yang merasa curiga dengan gerak gerik pelaku.

"Informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang tidak mereka kenal dan memakai ransel, tim segera datang kesana dan melakukan penangkapan, hasil pemeriksaan sementara memang masih terduga," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, Imam Mulyana bin Momon lahir pada 22 Januari 1986 dengan menyandang status menikah dengan saudari Ende, warga Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Keduanya dikaruniai satu anak.

Terduga merupakan karyawan PT Gratia Husada Farma (HUFA), Penggung Selatan, Harjamukti, Kota Cirebon. Terduga merupakan lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tahun 1998.

Terduga aktif di Jama'ah Ansharut Tauhid (JAT) sejak Abu Bakar Ba'asyir sebelum dipenjara. Kemudian terbaru terduga sempat menjadi fokus perhatian jaring karena Imam merupakan satu-satunya ihkwan yang aktif di Tim Hisbah Jama'ah Ansarusy Syariah (JAS) yang susah diatur dan sering berbeda pendapat terutama masih membela Oman Rachman alias Aman Abdurrahman (napiter LP Nusakambangan/saat di Mako Brimob).

Besar kemungkinan Imam terpengaruh pemahaman Aman Abdurrhaman atau diam-diam menjadi simpatisan ISIS dan akan melakukan aksi teror degan cara Lone Wolf.(Tampang.com/rmol.com)
Read More
Kivlan Zen Masuk Perangkap Maut Denny Siregar dan Gus Dur

Kivlan Zen Masuk Perangkap Maut Denny Siregar dan Gus Dur


Minggu, 05 Juni 2016,

JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM
– Kivlan Zen marah kepada pengamat politik dan pegiat media sosial Denny Siregar lantaran sebelumnya membuat sebuah tulisan berjudul “Mati Ketawa ala Kivlan Zen”.

Tulisan Bung Denny Siregar ini rupanya benar-benar telah mengusik bapak Kivlan Zen yang akhir akhir ini lagi getol-getolnya menyatakan PKI sudah bangkit kembali dan harus diperangi.

Berikut ini ungkapan emosi Mayjen Purnawirawan TNI Kivlan Zen kepada Denny Siregar sebagaimana dikutip Arrahmahnews.com dari Fans page Facebook “Kivlan Zen”:

“Pertama, ketika Gusdur masih ketua PBNU pada februari 1999 dia menyatakan bahwa dalang peristiwa ambon adalah Mayjen K maka saya mendatangi Gusdur ke Ciganjur dengan membawa media antara lain TVRI, ANTV, RCTI di fasilitasi oleh Setiawan Djodi yang notabene teman dekat Gusdur. Kalau begini siapa yang ingin mempermalukan Gusdur???Kivlan???

Kedua, di hadapan para awak media tv saya meminta gusdur untuk membuktikan saya adalah dalangnya dalam peristiwa ambon pada tahun 1999, karena pada saat itu saya merasa tidak pernah ke ambon dan pada saat itu saya masih dinas sebagai Staf Ahli Kasad ketika Kasadnya Jenderal Subagio HS.

Saya hanya menyampaikan kalau tidak bisa membuktikan saya akan tuntut gusdur ke pengadilan. Pada saat itu Jenderal yang berinisial K bukan hanya saya ada juga yang lainnya seperti Kiki Syahnakri dan Rustam Kastour. Akhirnya gusdur mencabut ucapannya.

Dan ketika di desak oleh wartawan siapa yang di maksud dengan Mayjen K? Gusdur menjawab Mayjen Kunyuk, lalu saya jawab Mayjen kira-kira, karena gusdur tidak bisa melihat dan akhirnya semua tertawa, (bahasanya jangan dikurangi ya jadinya Fitnah) nah kalau sudah begini siapa yang mati kutu karena sudah mencabut perkataannya???

Intinya Bukan saya dalang kerusuhan ambon.

Masih pada konteks yang sama terkait bahwa isu bangkitnya Komunis di buat oleh istana yang dilakukan oleh para jenderalnya seperti Luhut, Hendropriyono dan juga Wiranto dengan tujuan “Agar bukan hanya radikal Islam yang di gebuk tetapi juga komunis, maka muncullah si Kivlan mencari panggung sendirian untuk meributkan bangkitnya komunis, maka tertawalah para jenderal”

(Inikan menurut Deni Siregar yang kerjanya ongkang-ongkang kaki sambil nyeruput kopi kemudian cari Panggung dengan Web yang menggunakan namanya sendiri kemudian coba cari sensasi dengan cara noel orang lain).

Pernahkah si deni berkunjung ke daerah-daerah yang terdampak & juga mengalami telah atau akan di bunuh oleh PKI???

Kalau Kivlan sudah pernah merasakan Teror, Intimidasi & Fitnah bahkan mau di bunuh oleh PKI & perlu di camkan bahwa Kivlan bukan orang Partai/KMP & juga bukan orangnya Prabowo, kalau waktu Pilpres boleh dong jadi relawan siapapun sesuai dengan aspirasinya. Jadi jangan di kait-kaitkan antara saya dengan KMP ataupun Prabowo, Ingat Masa Pilpres sudah usai.

Berikutnya untuk para jenderal yang di sebutkan itu bukan ketawa tetapi sekarang kerja keras menghadang bangkitnya PKI setelah pertemuan Menkopolhukam dengan tokoh-tokoh seperti Laksamana Slamet Subianto, Letjen Kiki Syahakri, Mayjen Budi Sudjana, Mayjen Kivlan Zen, Habib Riziek dan tokoh agama lainya serta perwakilan dari beberapa ormas seperti FKPPI, PPM, FPI, LPI, FUI, Peta, Aisyah dan lain lain.

Saya bukan cari panggung dan cari muka, lah wong saya sudah terkenal dan ketika saya membela NKRI tanpa meminta imbalan apapun, jabatan dan juga kedudukan. Justru sebaliknya kali, makanya Denny Siregar mencoba menyerang Saya.

Hingga berita Ini diturunkan oleh Arrahmahnews.com, postingan Kivlan Zen di Fanpage Facebooknya sudah dibagikan oleh 1.546 facebooker, 6000 like dan jumlahnya akan terus bertambah.

Denny Siregar menjawab tulisan Kivlan Zen dengan nada santai “SIAP, PAK KIVLAN LAKSANAKAN!! Saya akan ikut gebuk PKI gaya baru yang anggotanya sudah mencapai 15 juta itu…”. (Baca juga: Denny Siregar, Kivlan Zein dan Perangkap Gus Dur)

Dan yang lebih membuat ketawa adalah komentar di salah satu fanpage ‘Bukan teman Ahok’ yang tuduh Denny Siregar sebagai seorang Kristen, padahal Denny Siregar seorang muslim, berikut komentarnya bung Denny Siregar “Baiklah… Ini akan menjadi catatan saya, bahwa ketika saya dianggap menyerang seorang Jenderal maka saya auto murtad dan -jreennngg- mendadak jadi kristen. Ada yang mau baptis saya?“.



Dan para follower Denny Siregar dengan cepat membully pernyataan Kivlan Zen dengan komentar-komentar pedasnya, berikut beberapa komentar mereka:

“Gawatttt, ternyata data pak jendral tentang 15 jt anggota pki valid. Siap2 menerima serangan balik”

Komentar ini dengan diberikan bukti sebuah Koran yang cukup lama.


“Kalau nama yang disebut-sebut Kivlan sebagai Wahyu Setiaji itu beneran berhasil membangkitkan PKI dengan menggalang massa 15 juta orang, saya salut. Ahok yang galaknya kayak gitu ngatur 9-12 juta warga DKI Jakarta aja sampe melintir. Kalau 15 juta orang itu digalang dengan diam-diam di zaman orang narsis di media sosial, pastinya kamerad ini hebat sekali. Berhasil mencuci otak belasan juta orang untuk percaya, “Bro, kita diem-diem aja ya. Jangan bilang sapa-sapa. Rahasia.” Padahal menggalang massa buat demonstrasi dibayar 50 ribu aja susah. Hebat betul Mas Wahyu. Bodoh betul si Kivlan”

Ada juga yang membuat meme kocak:


Dan ternyata perangkap ini manjur, sehingga membuat Pak Kivlan Zen terperangkap untuk kedua kalinya, pertama Gus Dur dan kedua Denny Siregar. (ARN)

Sumber: Arrahmahnews.com
Read More
Istri Arifin C Noer Akui Film G 30 S/PKI Tidak Sesuai Fakta, Ini yang Diinginkannya. Simak!

Istri Arifin C Noer Akui Film G 30 S/PKI Tidak Sesuai Fakta, Ini yang Diinginkannya. Simak!


CeriaNews.com – Istri sutradara Arifin C Noer, Yayang C Noer mengakui bahwa film G 30 S/PKI buatan almarhum suaminya tidak sesuai fakta. Yayang pun berharap bisa membuat film yang sebenarnya dalam tragedi 1965.

Hal ini pernah Yayang sampaikan saat bertemu dengan anak DN Aidit, Ilham Aidit. “Film ini benar-benar ngaco. Saya sudah mencari fakta yang sebenarnya, saat menggali lagi sejarah dan itu faktanya memang memang tidak benar,” ujar Ilham menirukan Yayang C Noer.

Hal ini Ilham sampaikan kepada wartawan usai acara tabur bunga di Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/10). Kepada Ilham, Yayang pun mengaku ingin membuat film yang sebenarnya terkait dengan gerakan 30 September 1965.

“Makanya dia ingin membuat film yang benar,” ujar Ilham. Pertemuan antara Ilham dengan Yayang sendiri saat Arifin C Noer sudah meninggal.

Di mata Ilham sendiri, film propaganda G 30 S/PKI adalah fitnah belaka. Akibat film tersebut dirinya dan keluarga seolah menjadi manusia haram di tanah air karena ayahnya seorang tokoh PKI.

“Film PKI adalah rekayasa terutama adegan di Lubang Buaya. Film itu membuat marah berkepanjangan di masyarakat Indonesia, film ini adalah film titipan,” terangnya.(merdeka.com)
Read More
Makam Korban Gladiator Dibongkar. Ternyata Polisi Temukan Ini..!

Makam Korban Gladiator Dibongkar. Ternyata Polisi Temukan Ini..!


CeriaNews.com - Polisi mengautopsi jenazah Hillarius Christian Event Raharjo, siswa SMU Budi Mulia yang jadi korban duel gladiator di Bogor, Januari 2016 silam. Ada kelainan organ yang diduga karena tindak kekerasan.

Proses autopsi dilakukan di TPU Cipaku, Kota Bogor. Ada bagian yang sudah membusuk dan ada yang pembusukannya terhambat, dari situ bisa diperiksa soal penyebab kematian.

"Ada beberapa organ dalam yang kita jumpai kelainan, mungkin akibat kekerasan ya. Kita tidak bisa sebutkan kelainannya apa. Ini masih dalam proses penyidikan, dan nanti reskrim yang menjelaskan," kata Dokter Forensik Polda Jawa Barat, Kompol Ihsan Wahyudi ditemui usai autopsi di TPU Cipaku Bogor, Selasa (19/92017).

Dari hasil proses autopsi ini, polisi mengaku sudah menemui titik terang terkait penyebab kematian Hillarius. "Dari hasil pemeriksaan tim forensik Polda Jabar, kita ada titik terang penyebab kematian tersebut. Nanti hasilnya seperti apa akan disampaikan ke kita," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Choerudin ditemukan di tempat yang sama.

Proses autopsi jenazah Hillarius dilakukan di TPU Cipaku Bogor pada Selasa pagi hingga siang hari. Jenazah Hillarius yang mulai dibongkar sejak pukul 07.00 WIB baru dimakamkan kembali pukul 13:30 WIB.

Proses autopsi juga disaksikan langsung oleh kedua orangtua Hilarius, yakni Maria Agnes dan Vinansius Raharjo. Selama proses pembokaran makam, Maria Agnes lebih banyak melihat dari jauh. Ia mengaku shock karena makam anaknya akhirnya dibongkar dan jenazahnya diautopsi. Namun menurutnya, ia tetap merelakan hal itu terjadi demi terungkapnya kasus kematian Hillarius.

Polisi Minta Pelaku Duel Gladiator di Bogor Serahkan Diri


Polisi serius mengusut tewasnya Hillarius Christian Event Raharjo, siswa SMU Budi Mulia karena duel Gladiator awal 2016 lalu. Polisi meminta pelaku menyerahkan diri.

"Polresta Bogor Kota dalam hal ini Satreskrim akan terus menindaklanjuti kasus ini, hingga ke tahap penyidikan. Pelaku sudah didalami, kita imbau pelaku untuk kooperatif, bisa mendatangi kami dari pada kami nanti yang mendatangi," kata Kapolresta Bogor Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya usai autopsi jenazah Hillarius di Taman Pemakaman Umum (TPU) Cipaku, Kota Bogor, Selasa (19/9/2017).

Polresta Bogor menyebut, hingga kini pihaknya masih mendalami keterangan-keterangan yang didapat dari 17 saksi yang diduga mengetahui kasus tersebut sejak 2016. Belum ada penambahan saksi.

"Terkait jumlah pelaku, masih kita akan kembangkan. Nanti akan kita sampaikan," kata Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, Kompol Choerudin ketika ditemui di TPU Cipaku Bogor.

Seperti diketahui, Hillarius Christian tewas usai berduel dengan siswa dari SMU Mardiyuana pada 29 Januari 2016 lalu. Meski diketahui pihak kepolisian, kasus ini tidak dilaporkan secara resmi.

Kasus tersebut kemudian kembali ditindaklanjuti oleh Polresta Bogor Kota setelah curhatan Maria Agnes, ibunda Hillarius di media sosial menjadi viral. Dalam curhatannya tersebut, Maria Agnes mengadu ke Presiden Jokowi untuk membantunya mendapat keadilan atas kematian anaknya. Polisi menindaklanjutinya.

Jenazah Hillarius yang sudah dimakamkan sejak 1 tahun 9 bulan lalu itu dibongkar kembali tadi pagi Selasa (19/9). Polisi melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian Hillarius. (detik.com)
Read More
Breaking News! Aktor Intelektual Ketahuan, Polri akan Panggil Sejumlah Tokoh Publik soal Saracen

Breaking News! Aktor Intelektual Ketahuan, Polri akan Panggil Sejumlah Tokoh Publik soal Saracen

Foto: Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto (Andhika Prasetia/detikcom)
CeriaNews.com - Polri menyebut ada sejumlah nama dalam laporan hasil analisa (LHA) PPATK soal rekening Saracen. Penyidik akan meminta keterangan orang-orang tersebut.

"LHA dari PPATK sudah diterima. Ada menyebutkan nama-nama orang. Direktorat Siber akan segera menindaklanjuti, artinya orang-orang tersebut akan dimintai keterangan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/9/2017).

Setyo enggan menyebut nama-nama orang yang diduga terlibat aliran dana Saracen seperti tertera dalam laporan PPATK itu. Namun Setyo mengisyaratkan orang-orang tersebut dikenal masyarakat.

"(Orang yang dikenal publik?) Ya kira-kira begitu. Yang pasti publik tahu. Pasti rekan-rekan wartawan juga tahu orangnya," ujar Setyo.

Setyo menjelaskan penyidik meminta keterangan orang-orang yang dikenal publik itu untuk mengklarifikasi keterlibatan mereka dengan transaksi uang Saracen.

"Disebut dalam LHA itu terkait dengan Saracen, maka harus diklarifikasi," ucap Setyo.

Setyo tidak menjawab saat ditanyai apakah orang-orang terkenal itu sebagai pemesan jasa grup penyebar ujaran kebencian, isu SARA dan hoax.

Polisi sebelumnya mengirimkan 15 rekening bank, dimana satu rekening milik Asma Dewi dan 14 lainnya dikuasai 4 tersangka Saracen, ke PPATK. Polisi juga sebelumnya menyatakan ada informasi aliran dana dari Asma Dewi ke Saracen sebesar Rp 75 juta.

Saracen Dikendalikan Parpol

Perlahan tapi pasti tabir aktor di balik Saracen mulai tersingkap. Kasubdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar mengaku menemukan titik terang orang atau pengendali utama kelompok yang memproduksi ujaran kebencian itu.

"Saracen hanya satu dari sekian kelompok yang dikelola dan didanai kelompok besar. Pengendali kelompok besar itu seorang politikus yang berasal dari sebuah partai politik. Dari analisis dan hasil pemeriksaan yang kami lakukan, nanti ketahuan," kata Irwan dikutip dari Media Indonesia, Selasa 19 September 2017.

Irwan melanjutkan, kelompok-kelompok yang bermunculan sejak lima tahun lalu itu terhubung satu sama lain.

"Semuanya berpusat ke satu kelompok di atasnya dan ada ruang-ruang yang menghubungkan antarmereka," tambah dia.

Sebelumnya, polisi menangkap Jasriadi, Muhamad Faizal Tanong, dan Sri Rahayu Ningsih pada rentang 21 Juli-7 Agustus 2017 serta Asma Dewi di 8 September 2017.

Asma Dewi, ternyata terhubung dengan Saracen, terutama dengan Jasriadi. Hal tersebut diketahui dari bukti transaksi senilai Rp75 juta untuk menggunakan jasa Saracen.

Mengenai tersangka Jasriadi, lanjut Irwan, penyidik telah membuktikan yang bersangkutan memiliki relasi luas dengan politikus dan media massa. Hubungan itulah yang membuat Jasriadi memiliki keterampilan menulis dan melek politik.

"Dia belajar autodidak. Jasriadi bahkan membuat pelatihan khusus cara-cara menulis ujaran kebencian di Hambalang. Dia sempat hendak menjadi pemateri sebuah pelatihan, tetapi keburu kami tangkap. Kami fokus pada tindak pidana yang dilakukannya," ujar Irwan.

Irwan menambahkan, Saracen kerap mengubah nama dalam kegiatannya menyebarkan ujaran kebencian. Beberapa nama mereka antara lain Keranda Ahok Jokowi, Pendukung Anies-Sandi, Saracen, dan NKRI Harga Mati.

"Kami telusuri semua itu. Sekarang kan dampaknya," imbuh dia. (detik.com/metrotvnews.com)
Read More