Akan Hapus Lelang Konsolidasi Warisan Ahok, Fakta Mengerikan Ini Dibeberkan Sandiaga Uno. Ternyata..!

Akan Hapus Lelang Konsolidasi Warisan Ahok, Fakta Mengerikan Ini Dibeberkan Sandiaga Uno. Ternyata..!


CeriaNews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno berencana menghapus sistem lelang konsolidasi yang sudah berlangsung sejak 2016 lalu.

Sandi berjanji akan berpihak pada usaha mikro, kecil, dan menengah terkait persoalan lelang.

Hal ini berarti sistem lelang konsolidasi yang selama ini menggabungkan proyek kecil sejenis menjadi 1 proyek besar akan dihapus.

Sebab cara itu membuat perusahaan kecil dan menengah tak bisa mendapat proyek, tetapi justru jatuh ke perusahaan-perusahaan besar.

Mantan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov DKI, Blessmiyanda, membeberkan sejumlah fakta ketika proyek-proyek konstruksi jatuh ke tangan kontraktor di kelas kecil dan menengah.

"Saya nggak anti dengan usaha kecil menengah, tetapi kalo nggak dikonsolidasi akibatnya kayak gini (banyak masalah)," kata pria yang akrab disapa Bless ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (23/10/2017).

Bless memberi contoh beberapa kasus pembangunan yang selesainya makan waktu lama dengan dana yang dinilai kebesaran.

Salah satunya Rehab total kantor Kelurahan Kalibata di Jakarta Selatan yang memakan waktu sampai 3 tahun.

Pembangunan dimulai tahun 2014 dengan pemenang lelang PT BKI dengan nilai proyek Rp 3,5 milliar.

Tapi kontrak PT BKI diputus karena membangun struktur bangunan di lantai 1 dalam posisi miring.

Kemudian dialihkan ke kontraktor kedua Pada 2015, tapi hanya mampu membangun konstruksi hingga 3 lantai.

Tahun 2016 lanjutan rehab ini gagal masuk lelang sehingga Bagian Tata Pemerintahan Jaksel memprogramkan pada 2017.

Tahun 2017 proyek dimenangkan PT HH. Tapi sampai batas deadline pada 24 November 2017, ada kemungkinan pengerjaan belum rampung.

"Bayangkan butuh 3 tahun untuk membuat 1 kantor kelurahan saja," kata Bless ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (23/10/2017).

Hal sama juga terjadi di Rehab total Puskesmas Kecamatan Makasar di Jakarta Timur. Sudah 3 tahun puskesmas tersebut tak rampung. Dibangun sejak 2014.

Biayanya juga terbilang tinggi, yakni menghabiskan Rp 27,4 milliar dengan 3 kali lelang sepanjang 2014 - 2017.

Padahal Rehab total 18 puskesmas yang dikerjakan 1 kontraktor, yakni PT PP Pracetak pada pertengahan 2016, bisa rampung pada Juli 2017 walau masuk kategori terlambat. Sebab tanggal deadline semestinya Desember 2016.

"Itu pun kan karena ada masalah penghilangan aset dulu makanya waktu pengerjaan jadi terlambat," kata Bless.

Tapi ongkos pengerjaan tiap puskemas di proyek 18 puskesmas oleh PT PP Pracetak jauh lebih murah, yakni hanya berkisar Rp 12 - 15 milliar.

Makanya, kata Bless, berdasarkan pengalaman, lelang kecil memang kerap bermasalah.

"Karena penyedianya nggak perform secara teknis, kualifikasi, tenaga ahli maupun likuiditas," jelas Bless.

Bless mencotohkan, saat ini sedang ada proyek Rehab berat 125 sekolah dan melibatkan hanya 225 tenaga ahli karena memakai sistem lelang konsolidasi.

"Bila dilakukan tidak dengan sistem lelang konsolidasi maka ada 1.125 (seribu sertus dua puluh lima) tenaga ahli ? Mungkinkah ? Pasti akan ada tumpang tindih & double job yg berarti dapat fiktif," ujar Bless.

"Jadi sebenarnya mana yg mau di prioritaskan? UKM yg dibayar? Atau langsung benar-benar mempekerjakan tenaga ahli dengan bayaran yang layak karena bekerja secara profesional? Bukankah itu lebih menghidupkan pasar tenaga kerja berkeahlian perseorangan daripada para broker dengan baju usaha kecil," tutup Bless.(wartakota.com)
Read More
Buka Mata Lebar-Lebar, Ini 3 Fraksi di DPR RI yg Ingin Ormas Anti Pancasila & Radikal Tetap Ada di NKRI

Buka Mata Lebar-Lebar, Ini 3 Fraksi di DPR RI yg Ingin Ormas Anti Pancasila & Radikal Tetap Ada di NKRI


CeriaNews.com - Tiga fraksi di Komisi II DPR menyatakan menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas) untuk disahkan menjadi UU. Tiga fraksi yang menolak adalah Fraksi PAN, PKS, dan Gerindra.

Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN, Yandri Susanto, mengatakan, hingga saat ini tak ada satu alasan pun yang menunjukkan kondisi kegentingan untuk menerbitkan Perppu Ormas. Apalagi, UU Ormas yang ada dianggap sudah mengatur sangat baik tentang berbagai hal.

"Perppu Ormas justru bisa mengancam demokrasi. Sebab, tak hanya menyasar pada kelompok intoleran, tapi juga ormas yang sudah melakukan pemberdayaan masyarakat," kata Yandri dalam rapat di Komisi II, Gedung DPR, Jakarta, Senin 23 Oktober 2017.

Menurutnya, Perppu Ormas sama sekali tak menyebutkan adanya penghormatan dan perlindungan pada hak asasi manusia. PAN pun menyatakan menolak perppu ormas. "Fraksi PAN menolak Perppu Ormas," kata Yandri.

Selanjutnya, anggota Komisi II DPR Fraksi Gerindra, Azikin Solthan menilai Perppu Ormas bertentangan dengan prinsip negara demokrasi. Sebab, secara substansi telah menghilangkan peran yudikatif untuk melakukan pembubaran ormas.

"Sebelumnya, pembubaran hanya bisa dengan putusan pengadilan," kata Azikin dalam rapat di gedung DPR, Jakarta, Senin 23 Oktober 2017.

Ia khawatir, melalui perppu ini, Pancasila justru dijadikan alat untuk memukul lawan politik. Apalagi, perppu mengatur norma hukum yang sangat berat melebihi zaman penjajahan sekalipun.

"Atas dasar itu, Fraksi Gerindra menolak Perppu Ormas dan tetap melanjutkan ke sidang paripurna," kata Azikin.

Kemudian, anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Sutriyono, menilai, penerbitan Perppu Ormas dianggap tak memenuhi kegentingan yang memaksa. Ia juga menilai secara substansi tak adanya peran peradilan dikhawatirkan akan menimbulkan otoritarianisme.

"Tahap pembubaran ormas juga disederhanakan. Lalu, pembubaran ormas dengan mekanisme peradilan dihapuskan," kata Sutriyono pada kesempatan yang sama.

Ia menegaskan, UU Ormas yang ada selama ini sudah bisa menjadi landasan hukum yang kuat dan memadai. Kalau pun perlu penguatan maka hanya perlu revisi, sehingga ia menyarankan agar cukup direvisi tak sampai 400 hari.

"Kami Fraksi PKS menyatakan tak setuju Perppu Ormas. Sikap ini diambil dengan pertimbangan yang matang," kata Sutriyono.

Sumber: Viva.co.id
Read More
Bikin Ngiler, Ternyata Sebanyak Ini Dana yang Disiapkan Ahok-Djarot Untuk Gubernur Anies

Bikin Ngiler, Ternyata Sebanyak Ini Dana yang Disiapkan Ahok-Djarot Untuk Gubernur Anies


CeriaNews.com -  Walaupun sudah tidak menjabat, dampak kebijakan di masa Gubernur DKI Jakarta Ahok-Djarot bakal masih dirasakan Gubernur baru Jakarta tahun depan.

Pasalnya  pemerintahan gubernur lama telah menyiapkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp48 s.d. 50 Triliun untuk menunjang kinerja pemerintahan anis Baswedan pada Tahun 2018.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Edi Sumantri membenarkan, angka tersebut naik Rp 7-9 triliun dari PAD tahun 2017 atau sebanyak Rp 41 triliun.

"Insya Allah untuk PAD bisa sampai di angka Rp 48 triliun sampai Rp 50 triliun," ujar Edi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (23/10/2017).

Besarnya angka PAD tersebut, menurut BPRD DKI Jakarta berasal dari upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah selama ini, khususnya tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Khusus untuk PBB, lanjut Edi, pajak yang bisa ditagih mencapai Rp 2,2 triliun. Kemudian, pajak kendaraan bermotor (PKB) terutang juga masih ada sekitar Rp 600 miliar.

"Jadi dari sumber pencairan tunggakan itu kami akan optimalkan penerimaan pajak daerah yang totalnya sampai Rp 3 triliun penambahannya," kata Edi.

BPRD DKI Jakarta akan aktif menagih pajak terutang. BPRD DKI juga akan mengefektifkan juru sita pajak dan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).

"Nanti akan dibentuk unit penagihan aktif di Badan Pajak. Kami efektifkan juru sita pajak, kami efektifkan PPNS untuk menagih pajak," ucap Edi.

sumber: kompas.com
Read More
Ternyata Begini Cara Jitu Sandiaga Uno Bangun Jakarta

Ternyata Begini Cara Jitu Sandiaga Uno Bangun Jakarta


CeriaNews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menghadiri 'Wisuda Akbar One Day One Ayat' di Masjid Istiqlal, Jakarta. Sandi sempat menguji para penghafal Alquran yang sudah dinyatakan lulus itu.

Kali ini Sandi menguji seorang anak untuk menghafal Surat Al-Fath ayat 29. Anak itu berhasil membacakan Surat Al-Fath ayat 29 dengan baik.

"Surat Al-Fathnya salah satunya yang paling panjang ayat 29," kata Sandi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (22/10).

Sandi lalu teringat dengan Surat Al-Fath ayat 7. Bagi dia, Surat Al-Fath ayat 7 merupakan pengingat bagi dia bahwa setiap perjuangan itu tidak hanya usaha duniawi tapi juga ada peran serta dari tentara langit.

"Dalam semua perjuangan itu ada ada tentara bumi, tapi juga ada tentara langit. Dan kita tidak boleh lupa sama tentara langit," ujar Sandi.

Menurut Sandi, hal itu juga berlaku saat membangun Jakarta. Jakarta tidak bisa hanya dibangun dengan menerjunkan banyak jenis pasukan bumi. Peran pasukan langit juga diperlukan untuk memperlancar pembenahan ibu kota. Hanya saja, Sandi tidak menjelaskan rinci tentara langit yang dimaksud.

"Kegiatan yang seperti ini memastikan Jakarta membangun ke depan tidak hanya tentara bumi. Enggak hanya pasukan berwarna-warni, tapi harus juga ada tentara langit, pasukan langit yang ikut membenahi Jakarta," ucap dia.

Sumber: www.beraninews.com
Read More
Jadi Runyam, Komunitas Ini Akan Datangi Balaikota Demo Anies-Sandi

Jadi Runyam, Komunitas Ini Akan Datangi Balaikota Demo Anies-Sandi


CeriaNews.com - Kelompok massa tergabung dalam Komunitas Anak Bangsa memastikan bakal menyambangi Balaikota DKI tempat Anies Baswedan berkantor, Senin hari ini (23/10/17).

Mereka akan meminta pertanggung jawaban Anies Baswedan soal pernyataannya yang dianggap rasis saat pidato perdana di Balaikota.

“Kami pastikan akan turun pada Senin hari ini di Balaikota jam 12.00 wib,” ungkap Koordinator aksi Tirta Yasa, saat dikonfirmasi hari ini.

Lebih lanjut, Tirta mengaku siap menghadapi kelompok pendukung Anies jika mereka berniat menghadang aksi nya.

Kata dia, pihaknya sudah sesuai prosedur dan jika ada pihak-pihak yang ingin menghadang, maka pihak tersebut telah menyalahi prosedur. Karena, kata dia, bukan hak mereka menghalangi aksinya.

“Kalo mereka melakukan penghadangan berarti mereka melakukan intimidasi. Hal yang dilarang dalam UU,” ucapnya.

“Kami tidak akan pernah takut terhadap provokasi dan intimidasi mereka. Karena apa yang ami lakukan ini adalah hak menyampaikan pendapat yang dilindungi UU,” sebutnya.

Lebih jauh, Tirta mengaku siap menerjunkan ratusan massa untuk menyampaikan beberapa tuntutan kepada Gubernur baru tersebut, diantaranya meminta Anies untuk mengklarifikasi pidato soal pribumi tersebut dan segera melakukan permintaan maaf.

Selain itu, kata dia, mendesak untuk mencabut pidato perdana yang sudah disampaikan itu.

“Anies harus mengikuti hukum yang berlaku,” pungkasnya.(Beraninews.com)
Read More
Politik Level Dewa, Ketika Panglima Ditolak Ke Amerika, Ini 5 Faktanya!

Politik Level Dewa, Ketika Panglima Ditolak Ke Amerika, Ini 5 Faktanya!


CeriaNews.com - Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dilarang untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat kini tengah mendapat perhatian publik.

Sedianya, ia dan rombongan berangkat ke AS, menumpangi pesawat Emirates Airlines, kemarin, Sabtu (21/102017), untuk menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization (VEOs) yang akan dilaksanakan tanggal 23 - 24 Oktober 2017 di Washington DC.

Namun, beberapa saat sebelum keberangkatan, ia mendapat pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI dan rombongan tak boleh memasuki wilayah AS dan US Costum Border Protection.
Reaksi pun bermunculan dari berbagai pihak atas kejadian ini.

Berikut 5 faktanya:

1. Hadiri Undangan Panglima Angkatan Bersenjata AS
Dikutip dari Tribunnews.com, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dikabarkan ditolak masuk Amerika Serikat oleh otoritas Bea dan Cukai AS, saat akan terbang ke negeri Paman Sam tersebut dengan pesawat Emirates nomor penerbangan EK 0357, Sabtu, tanggal 21 Oktober 2017 pukul 17.50 WIB.
Kabar itu didapat melalui pemberitahuan yang disampaikan pihak maskapai sesaat ketika Gatot Nurmantyo dan istri bersiap berangkat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Gatot sedianya terbang ke Amerika Serikat bersama istri, memenuhi undangan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F Durford, Jr.
Gatot Nurmantyo dan Pangab AS Jend Joseph F Durford, Jr adalah bersahabat sekaligus sebagai seniornya, karena usia Pangab AS di atas usia Gatot Nurmantyo.

Di kesempatan berbeda, keduanya telah beberapa kali bertemu.
Pangab AS Joseph F Dunford Jr telah mengirim undangan kepada Gatot Nurmantyo untuk hadir di acara Chiefs of Defence Conference on Country Violent Extremist Organizations ( VEOs) yang akan digelar dua hari pada 23 dan 24 Otober 2017 di Washington DC.
Gatot Nurmantyo kemudian membalas surat tersebut dengan menyatakan akan hadir.

2. Ketahuan Saat Check In
Pelarangan tersebut rupanya diketahui saat Jenderal Gatot Nurmantyo beserta rombongan tengah melakukan check in.
Peristiwa itu terjadi di terminal internasional, Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (21/10/2017).
Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, menjelaskan saat melakukan "check-in" atau registrasi ulang, sang petugas Emirates Airline yang melayani rombongan itu, memberitahukan bahwa pemerintah AS telah melakukan pelarangan.

"Beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection," ujar Wuryanto dalam konfrensi pers di kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017) dikutip dari Tribunnews.com.
Rombongan Panglima TNI saat itu antara lain terdiri dari Asintel Panglima TNI, Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, seorang staf intelijen, serta Asisten Pribadi Panglima TNI.
Walaupun larangan tersebut hanya disampaikan lisan, Gatot Nurmantyo tidak mau ambil resiko.

Alhasil seluruh rombongan, batal berangkat.
"Kalau langsung berangkat, tahu-tahu di sana tidak boleh, bahkan ditangkap, itu bagaimana ?" tanya Wuryanto.

3. Kedubes AS Minta Maaf
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph Donovan menyampaikan permintaan maaf atas ditolaknya Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memasuki AS.
Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui siaran pers yang diterima Tribun, di Jakarta pada Minggu (22/10/2017).
Berikut pernyataan permintaan maaf Dubes Amerika Serikat yang juga tertulis di website resmi USA Embassy.
"Dubes AS Joseph Donovan Jr telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Panglima TNI".

Selanjutnya, masih dalam pernyataan yang sama, Kedutaan Besar Amerika Serikat telah siap untuk memfasilitasi perjalanan Panglima TNI ke AS.
Kedutaan Besar AS terus berkomunikasi dengan staf Panglima TNI sepanjang akhir pekan, berusaha untuk memfasilitasi perjalanan Jenderal Gatot.
"Kami tetap menjaga komitmen kami untuk Kemitraan Strategis dengan Indonesia sebagai cara untuk memberikan keamanan dan kemakmuran baik bagi bangsa maupun masyarakat di kedua negara".

4. Tunggu Penjelasan dari Pihak AS
Pihak TNI masih menunggu respon Pemerintah Amerika Serikat terkait penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memasuki wilayah hukum AS menghadiri acara pertemuan para pejabat angkatan bersenjata se-Asia Pasifik Chiefs of Defence Conference on Country Violent Extremist Organizations ( VEOs) di Washington DC selama dua hari pada 23 dan 24 Otober 2017.
Penolakan itu datang dari US Custom n Border Protection tanpa ada penjelasan mengenai alasannya.
"Pihak TNI masih menunggu atas insiden ini mengingat kunjungan ini adalah atas undangan dan atas hubungan baik Panglima TNI dengan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Wuryanto dalam jumpa pers di kantor Panglima TNI di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, MInggu (22/10/2017) sore.

5. Tak Ganggu Hubungan Militer
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Mayjend Wuryanto menyatakan hubungan dan kerjasama militer antara Amerika Serikat dengan Indonesia tidak terpengaruh.
Meskipun, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beserta istri Nany Gatot Nurmantyo, dilarang masuk ke wilayah Amerika Serikat (AS) dengan alasan yang masih belum jelas hingga kini,
"(Masih) baik-baik," ujar Wuryanto kepada wartawan di kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017).

Panglima TNI dikabarkan bahwa ia dan istrinya dilarang masuk ke AS. Namun Gatot Nurmantyo menurutnya tidak marah.

"Nggak lah, ya kecewa ya biasa," ujar Wuryanto

Atas insiden tersebut, Panglima TNI sudah melaporkan hal itu ke Presiden RI. Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP. Marsudi, dan sudah mengirimkan surat ke Jendral Joseph F. Durfort.

Kultwit Rudi Valinka: "Politik Level Dewa,ketika Panglima ditolak Ke Amrik " By @kurawa



Sumber: Tribunnews.com/chirpstory.com
Read More
Gara-gara Iseng Menggambar Begini, Artis Cantik Sophia Latjuba Bikin Fans Anies Ngamuk Kepanasan!!

Gara-gara Iseng Menggambar Begini, Artis Cantik Sophia Latjuba Bikin Fans Anies Ngamuk Kepanasan!!


CeriaNews.com - Artis cantik Sophia Latjuba mengunggah sebuah sketsa sederhana di akun instagram pribadinya.

Sketsa itu menunjukkan beberapa gedung yang diguyur hujan dan terendam air.

"Mati lampu karena hujan, gelap-gelapan dan iseng-iseng coret-coret di HP, keluarnya kok jadi begini ya..." tulis pacar Ariel Noah tersebut di caption unggahan sketsa tersebut.

Netizen pun langsung tahu kota apa yang dimaksud sang artis dengan melihat Monumen Nasional (Monas) di gambar tersebut.

Mereka pun ramai-ramai mengomentari unggahan Sophia Latjuba.

"Wkakakak Jakarta banjerrr. Syediihh," ujar akun @miraclecathy.

"Tiati mba, ntar dr pendukung sebelah nyirnyir," kata akun @raypanjaitan.

"@sophia_latjuba88 itu monas yg sampai kerendem ya?" tanya akun @ichwanprameswara.

"Kayanya Jakarta bakal terendam banjir lagi ya," ungkap akun @ainta91.

Bahkan ada netizen yang mengatakan unggahan sketsa Sophia Latjuba tersebut menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Nyidir ini ma," tegas akun @adhiatna.

"Gubernur yg baru bisa nggak ya mengatasi banjir di jakarta?," tanya akun @suprifergie.

Komentar akun @suprifergie, dibalas Sophia Latjuba, "@suprifergie yang pasti tidak gampang, siapapun gubernurnya."

"Siapa pun gubernurnya BANJIR akan tetap ada di jakarta," tegas akun @aulia.f.salsabila.77.
"@aulia.f.salsabila.77 sepertinya begitu. Curah hujannya sangat besar, sementara manusianya tdk disiplin menjaga Jakarta," jawab Sophia Latjuba.

"Kurang minum ya mbak.. kerja aja belum gubernur baru..tanyain tuh gubernur sebelumnya? Ngapain aja selama ini???" tanya akun @dipoislam2006.

"@dipoislam2006 Mas, ini hanya coretan hujan dan ada banjir. Kalau Anda merasa saya menyindir siapa2, yang salah siapa? Yang negative thinking siapa mas?" terang Sophia Latjuba.

"Move on mbak!!! Gubernur yg kemaren" ga becus tanda'a.. Wong pak @aniesbaswedan baru dilantik 5hari udah lu nyinyiri.. @sophia_latjuba88 benci nt boleh.. Tp pliisss dungu jangan !😌," kata akun @ayu.rahma411.

"@ayu.rahma411 lucu ya... coretan begitu saja langsung pikirannya kemana mana. Yang salah siapakah?," jelas Sophia Latjuba.

"Mungkin dulu pas masih mesra2nya sama doi, mbak sophi menggambar nya hanya sebatas "genangan" saja. Tapi semenjak ditinggal doi (yg sudah jadi mantan), saking sakit hatinya, "genangan" itu berubah jadi bencana banjir.... πŸ˜ˆπŸ˜ˆπŸ˜ˆπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚" komentar akun @far_ts.

"@far_ts coretan diatas bukan ekspresi politik mbak. Mungkin Andanya kurang piknik, jadi menghubung-hubungkan 😊" tegas Sophia Latjuba.

nouna_lebahKalau ga ngaku nyindir berarti dusta tante , wkwkk harusnya mikir , pak anis baru berapa hari kerja , lha ahok sm Jarot kemaren ngapain aja , maki2 orang tah πŸ˜‚πŸ˜‚

karanganyer12Selama ini banjir kog diam Aja pas anies baru dilantik 6 hari udah nyinyir jadi selama 5 tahun Siahok kerja nya ngapain Aja ? Kog nyinyir nya baru sekarang emang susah kalau kebencian kepada orang lain udah merasuki sampai alam bawah sadar @sophia_latjuba88

jemima_wahyudi@desla___ lah suka2 yg gambar🀣

generasi_pribumi_muslimKehabisan job ya ? Coba gambar lu rumah yg terendam banjir, siapa tau dikabulkan Allah jadi banjir beneran rumah lu.

Sumber: Beraninews.com

A post shared by Sophia Latjuba (@sophia_latjuba88) on
Read More
Pengusaha Restoran & UMKM Menjerit, Dalam Dua Hari Rencana Kenaikan Pajak Yg Dilontarkan Sandi Berubah Begini

Pengusaha Restoran & UMKM Menjerit, Dalam Dua Hari Rencana Kenaikan Pajak Yg Dilontarkan Sandi Berubah Begini


CeriaNews.com -Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menargetkan adanya kenaikan pendapatan daerah. Sandiaga akan menggodoknya dengan Sekda Pemprov DKI Jakarta Saefullah dan Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD).

"Saya pengin pendapatan naik, saya ingin ada penghematan, saya pengin ada realokasi (anggaran). Nantinya bekerja sama dengan Pak Sekda dan TPAD," kata Sandi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017).

Ketika ditanya cara meningkatkan pendapatan daerah, Sandi menyebut salah satunya menaikkan pajak restoran yang sekarang berlaku 10 persen. Meski demikian, Sandi tidak memerinci pajak apa yang dimaksud dan belum menargetkan angka tertentu.

"Belum ada (target angka). Tapi kita minta naik. Paling gampang sih, ini (pajak) restoran. Itu bagus, bisa ditingkatkan kalau ada teknologi digital," ujar dia.

Sandi pun melihat ada potensi lain selain menaikkan pajak restoran. Karena itu, dia akan berdiskusi dengan Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri.

"Nantilah kita buka. Saya bilang, 'Pak Edi, besarannya nggak mau kasih beban, tolong dihitung benar.' Tapi feeling saya ini bisa naik. Naiknya berapa, nanti mudah-mudahan bisa cukup menambah," ucap politikus Gerindra itu.

Sandiaga Tarik Ucapan Soal Kenaikan Pajak Restoran

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklarifikasi pernyataannya soal rencana menaikkan pajak restoran. Kata dia, tak ada rencana menaikan pajak restoran, tapi hanya ingin mendata restoran-restoran yang menunggak pajak.

Menurut Sandiaga sistem pendataan restoran penunggak pajak yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta tidak efektif. Karenanya, dia ingin membuat suatu sistem digital untuk mendata seluruh pembayaran pajak restoran.

"Yang usulan kenaikan pajak restoran itu maksud saya bukan kenaikan pajak rate-nya, tapi collection-nya. Karena selama ini banyak yang tidak ter-collect. Tidak ter-collect karena sistemnya mereka masih manual dan belum digital. Jadi yang ingin saya klarifikasi," papar Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (21/10/2017).

Sandiaga pun meminta para pelaku UKM tidak khawatir. "Jadi, jangan khawatir para UKM-UKM, 'duh pak kita lagi susah nih, omsetnya turun, jangan dinaikin pajaknya'. Maksudnya saya bukan pajak dinaikin, justru collection-nya dengan sistem yang lebih baik,"

Demi merealisasikan pembuatan sistem itu, selanjutnya Sandiaga akan memanggil pejabat Pemprov DKI Jakarta terkait seperti, Kepala BPRD DKI Jakarta Edi Sumantri.

"Ini yang nanti kita tanya ke teman-teman, di Pak Edi dan teman-teman UKM juga dan juga di pariwisata yang membidangi restoran," tutupnya.

Sebelumnya, Sandiaga mengatakan sedang membicarakan suatu kebijakan agar pendapatan daerah naik dengan cara menaikkan pajak. Salah satu potensi pajak yang bisa ditingkatkan dari sektor pajak.

"Saya pengen pendapatan yang naik, saya ingin ada penghematan, saya pengen ada realokasi. Nantinya bekerja sama dengan Pak Sekda dan TPAD. Belum ada (target angka). Tapi kita minta naik. Paling gampang sih, ini (pajak) restoran. Itu bagus, bisa ditingkatkan kalau ada teknologi digital," kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017). (ams/ams)

Sumber: Infomenia.net
Read More
Nada Suara Ahok Agak Berubah, Saat Tanya Djarot Soal Pidato Pidato Anies, Ternyata..

Nada Suara Ahok Agak Berubah, Saat Tanya Djarot Soal Pidato Pidato Anies, Ternyata..


CeriaNews.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang juga mantan gubernur DKI di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat (20/10/2017) lalu.

Saat kunjungan itu, Djarot dan Ahok sempat membahas pidato politik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai pelantikannya.

Hal itu diungkapkan Djarot saat wawancara dengan mantan presenter Najwa Shihab pada Minggu (22/10/2017) malam.

Najwa menayangkan wawancara itu secara langsung melalui akun sosial medianya seperti Youtube, Facebook, dan Instagram.

"Kok pidatonya begitu, Mas? Mas lihat? (Aku bilang) enggak. 'Aku dengar dari orang-orang kok pidato masalah ini, ini, terus gimana, Mas?' 'Ya enggak tahu, tanya saja sama beliaunya'. Saya enggak komentar masalah itu," ujar Djarot saat menceritakan kembali pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Ahok.

Pidato yang dimaksud Djarot dan Ahok adalah pidato Anies yang menggunakan kata "pribumi".

Ahok saat ini sedang menjalani masa hukuman setelah diputuskan bersalah dalam kasus penodaan agama.

Itu merupakan pertemuan pertama Djarot dengan Ahok sejak Djarot tidak lagi menjabat sebagai gubernur. Kata Djarot, ada yang berbeda pada pertemuan itu dengan pertemuan sebelumnya. Mereka tidak lagi banyak membicarakan Jakarta.

"Enggak banyak bicara Jakarta. Bicara masalah makanan, tapi kalau masalah pemerintahan enggak," kata Djarot.

"Kalau dulu yang dibahas kerja terus karena estafet itu tadi ya. Dia ngecek loh, 'ini sudah belum? Ini sudah janji loh, Mas, ini sudah janji loh'," ujar Djarot.

Namun, pada pertemuan Jumat lalu itu, Ahok lebih banyak membicarakan aktivitasnya selama di Mako Brimob.

Sama seperti yang pernah diceritakan sebelumnya, Djarot mengatakan Ahok kini rajin membaca buku dan berolahraga. Menurut Djarot, sekarang badan Ahok berotot.


Video wawancara Djarot ini oleh Najwa Shihab berdurasi 45 menit, bisa Anda saksikan di sini: https://youtu.be/Wf-_vEUXOsM

Sumber: Kompas.com
Read More
Tercatat Dalam Sejarah, Ini 10 Hasil Karya Tangan Ajaib Ahok Untuk Jakarta

Tercatat Dalam Sejarah, Ini 10 Hasil Karya Tangan Ajaib Ahok Untuk Jakarta


CeriaNews.com - Dalam banyak hal tentu kita berbeda dalam menilai segala perilaku dan karya-karya yang telah diukir Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika memimpin Jakarta. Mungkin dalam banyak hal juga kita sama dalam menilai segala kekurangan yang dimiliki Ahok dalam membangun Jakarta.

Apalagi misalnya jika Anda adalah seorang politisi yang berseberangan ideologi politik dan kepentingan dengan Ahok, pasti apa pun yang kita katakan tentang kebaikan dan keberhasilan Ahok dalam membangun Jakarta, bisa dipastikan Anda tidak terlalu tertarik.

Penilaian tentang keberhasilan Ahok atau siapa pun dalam membangun Jakarta atau negeri ini, akan lebih obyektif jika datang dari masyarakat biasa yang tidak memiliki kepentingan apa-apa, tetapi atas dasar apa yang dilihat dan dirasakannya sendiri.

Bagi kita, seperti penulis sendiri yang tidak memiliki kepentingan politik atau kepentingan apa-apa dengan Ahok, tidak pernah bertemu langsung dengan beliau, hanya senang menulis saja tentang apa saja dan siapa saja, tentu memiliki penilaian yang lebih obyektif dan lebih netral. Mungkin, hal ini pun Anda kurang setuju. Tidak apa-apa.

Penulis hanya menempatkan diri sebagai seorang pekerja media yang setiap hari numpang KRL Commuteline, bis kota, angkot, dan grab, taksi, dan lain-lain, langsung melihat dan merasakan apa-apa saja yang telah dikerjakan oleh pemerintah untuk Jakarta di bawah kepemimpinan Ahok.

Entah ini positif atau negatif, entah subyektif atau obyetif, perlu dipaparkan sekilas tentang keberhasilan Ahok dalam memimpin Jakarta, dengan sejumlah keberhasilan yang perlu dicatat, yang dalam tulisan ini dikatakan sebagai hasil karya tangan ajaib Ahok.

1. Relokasi Kampung Pulo

Banyak pihak tak menduga akan keberanian Ahok untuk memindahkan warga Kampung Pulo di bantaran sungai Ciliwung. Bahkan aksi relokasi itu, sempat diwarnai bentrokan antara warga dengan aparat.

Meski demikian, relokasi pada September 2015 telah membuat sejumlah warga berhasil dipindahkan ke Rumah Susun Sederhana Sewa Jatinegara Barat, Jakarta Timur. Meski kepindahan itu menuai keluhan, mulai tidak ada teralis pada jendela, hingga masalah sarana.

Namun, tahap demi tahap perbaikan rusun dilakukan. Hingga kini, warga pun mulai menikmati hunian baru mereka.

2. Parkir Meter/Elektronik

Sistem parkir meter yang menggunakan Terminal Parkir Elektronik (TPE) dimulai pada akhir 2014. Di awal penggunaannya, banyak warga DKI masih bingung. Seiring berjalan waktu, warga mulai terbiasa. Bahkan kebijakan ini mampu mengatasi parkir liar di jalan.

Bukan hanya itu, parkir meter kini menjadi salah satu program unggulan yang dikembangkan Pemprov DKI Jakarta. Jika dikelola secara apik, menurut Ahok pendapatan dari parkir bisa mencapai Rp 100 juta per hari.

Belum ke Jakarta kalau tidak mengunjungi Monumen Nasional atau Monas. Bangunan setinggi 132 meter ini merupakan salah satu tempat yang akan menjadi incaran para wisatawan dari dalam kota maupun luar kota.

3. Sterilisasi Monas

Geramnya Ahok akan tindak tanduk PKL di Taman Monumen Nasional, membuat pihaknya melakukan strelisasi. Kebijakan itu tak mulus diterima pedagang. Mereka menentang dan melawan atas keputusan itu.

Namun begitu, Ahok jalan terus. Dia tak gentar menerima perlawanan dari PKL. Hasilnya, kini mereka yang berdagang di Monas telah dibina Ahok melalui lenggang Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menutup semua akses pintu masuk Monas bagi pedagang kaki lima liar di areal pusat jajanan Lenggang Jakarta.

Selain sterilisasi, kini Monas juga ada Air Mancur yang menurut cerita ada dana yang berasal dari kantong pribadi Ahok sendiri.

4. Membuat RPTRA

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) pertama dibangun Ahok di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Oktober 2015. Menurut mantan bupati Belitung Timur, tujuan utama pembangunan ruang publik ini merupakan langkah DKI Jakarta untuk mewujudkan provinsi yang ramah anak.

Ahok meminta anak-anak harus dididik dengan baik di RPTRA. Sebab, banyak RPTRA yang baru dibangun telah dipenuhi sampah.

"Anak-anak ini mesti dididik dan BPMPKB (Badan Pemberdayaan Manusia Perempuan dan Keluarga Berencana) harus dibagi tugasnya nih. Enggak mungkin anak-anak main di jalan dan saya minta semua SKPD (satuan kerja perangkat daerah) konsentrasi pikirkan itu," kata dia.

5. Membentuk PPSU

Melalui peraturan gubernur tentang perekrutan para pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU), Ahok pun membuat sejumlah pasukan yang ditugaskan untuk menangani persoalan darurat dan kecil.

Misalnya, seperti pernah diberitakan, membersihkan sampah yang menyumbat saluran air, memunguti sampah yang dibuang sembarangan, menambal lubang kecil di trotoar dengan semen, dan masalah kerusakan pada sarana dan prasarana umum di Jakarta.

Dengan seragam oranye, PPSU itupun lalu ditempatkan berdasarkan zonasi tertentu di setiap kelurahan. Satu zona, misalnya, satu ruas jalan atau taman, bisa diisi 2-3 pekerja yang dibagi dalam 2 giliran kerja dari pagi hingga malam. Satu kelurahan akan mendapatkan 40-70 pekerja, tergantung luas wilayah dan jumlah penduduk.

Disinyalir berhasil, Ahok pun akan memindahkan Pekerja Harian Lepas (PHL) yang selama ini di bawah dinas menjadi PPSU.

"PPSU sudah relatif baik kerjanya, justru kurang orang. Saya lagi berpikir pindahkan PHL Dinas Kebersihan atau (Dinas) Taman ke kelurahan," tegas Ahok.

Warga saat berkeliling usai peresmian wisata Balaikota oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, Sabtu (12/9/2015). Wisata Balaikota dibuka rutin Sabtu dan Minggu setiap pukul 09.00-20.00 WIB untuk objek bagian luar gedung.

6. Wisata Balai Kota

Keinginan Ahok agar warga DKI Jakarta bisa merasakan suasana Balai Kota, membuat dirinya memutuskan untuk membuka Balai Kota sebagai destinasi wisata. Di Balai Kota yang memiliki teras luas ini, warga dapat berwisata sambil melihat keindahan Monas.

Bukan sekadar merasakan nikmatnya suasana Balai Kota, Ahok juga berharap warga bisa belajar banyak tempat yang menjadi kantor Gubernur DKI.

Di Balai Kota, warga bisa mengetahui berbagai macam informasi tentang Kota Jakarta, mulai dari sejarah gedung Balai Kota, gubernur yang pernah memimpin, sampai perkembangan Kota Jakarta terkini.

"Orang pengin tahu gubernur dulu siapa saja. Ternyata gubernur dulu ganteng dan cakep. Ada fotonya di dalam, mungkin bisa foto di situ," ujar dia.

Dia pun ingin Balai Kota bisa menjadi tempat nongkrong baru bagi anak muda. Sehingga mereka bisa menghabiskan waktu dengan kegiatan positif.

Di wisata Balai Kota, Ahok juga menyediakan tempat gratis bagi pengusaha yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan maupun fashion yang ingin memasarkan produknya.

7. Menyulap Tempat Prostitusi Kalijodo Jadi Taman Kota yang Indah

Sejumlah prestasi Ahok yang layak dikenang dan diyakini akan terus dikenang adalah pembebasan tempat prostitusi yang paling fenomenal di Jakarta selain Kramat Tunggak, yaitu kawasan Kalijodo, dengan mengubah wajahnya menjadi taman kota yang indah.

Pada awalnya memang pembersihan Kalijodo ditentang oleh banyak pihak, terutama dari pihak yang diuntungkan dari tempat dagangan lendir itu. Tetapi, dengan pendekatan yang baik,akhirnya proyek itu berjalan sukses dan dapat dinikmati masyarakat.

8. Pembangunan Simpang Susun Semanggi

Simpang Susun Semanggi atau yang dikenal dengan SSS ini, memang merupakan suatu bangunan yang akan sangat dikenang oleh siapa pun dalam menikmati seperti berselancar di jalan di Jakarta.

Juga pembangunan Simpang Susun Semanggi, yang dikenal dengan sebutan SSS, yang memang sangat indah dan fenomenal.

Hanya orang yang punya sifat iri dan dengki saja yang tidak mengakui keberhasilan Ahok terkait dengan pembangunan SSS ini.

9. Rumah susun atau rusun bentuknya jadi menarik

Warga jadi gak ragu tinggal di rusun yang disulap Ahok jadi sekeren ini. Apalagi fasilitasnya dibuat komplit. Salah satunya Rusun Cengkareng yang sangat wow! Masih ragu kalau Ahok maju di Pilkada DKI Jakarta 2017?

10. Waduk Pluit dan Waduk Pantai Indah Kapuk

Kedua waduk ini memang memesona dan makin kece diperbaiki Ahok dan sudah lebih nyaman untuk hang out. Kedua waduk itu tampak lebih bersih, teratur dan sedap dipandang mata sekarang. Tidak lagi malu-maluin

Sumber : Netralnews
Read More