CeriaNews.com
Bapak Ini Ungkap Alasan Mengejutkannya Berkata Mustahil Setnov Dipenjara! Share!

Bapak Ini Ungkap Alasan Mengejutkannya Berkata Mustahil Setnov Dipenjara! Share!


Artikel berikut ditulis oleh Bapak ALIFURRAHMAN, sebagaimana diterbitkan di situs Seword.com:

Setnov Mustahil Dipenjara…!

17 Juli 2017 ditetapkannya Setya Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP bukanlah hal yang mengejutkan. Sebab sejak bulan April lalu Setnov sudah dicekal untuk bepergian ke luar negeri. Pencekalan tersebut dilakukan mengingat Setnov adalah saksi penting dari tersangka Andi Narogong.

Setya Novanto diketahui beberapa kali bertemu dengan Andi Agustinus, Anas Urbaningrum dan Nazarudin, untuk mendorong Komisi II menyetujui proyek pengadaan e-KTP. Setnov disebut mendapat 64 milyar rupiah, sementara Golkar mendapat 150 milyar.

Pencekalan terhadap Setnov menuai protes keras dari pimpinan DPR lainnya, Fahri Hamzah sempat berniat mengirimkan nota protes kepada Presiden Jokowi terkait kejadian ini. Namun akhirnya surat protes tersebut gagal dilayangkan meski sudah gembar-gembor di media.

Setnov, belut berlumur oli

Sebelum sampai pada kesimpulan mustahil memenjarakan Setnov, mungkin kita harus mengingat rekam jejak seorang politisi kawakan ini.

Setnov telah menyandang jabatan wakil rakyat selama empat periode berturut-turut, yakni 1999-2004, 2004-2009, 2009-2014 sebagai Ketua Fraksi Golkar, dan kini 2014-2019 menjabat Ketua DPR.

Setnov terkenal sebagai politisi yang sangat tenang dan tidak reaktif. Tidak menimbulkan kontroversi di media, bahkan nyaris tak terdengar meskipun tersandung kasus. Pembaca Seword tentu masih ingat ketika pertemuan Fadli dan Setnov dengan Donald Trump sebagai calon Presiden Amerika saaat itu dipermasalahkan. Yang dihajar habis di media adalah Fadli Zon, ini karena dia reaktif dan emosional. Sementara Setnov menanggapinya dengan santai dan tenang, sehingga publik hanya fokus pada Fadli Zon yang getol membela diri.

Akhir 2015, Setnov kembali menjadi perbincangan akibat skandal kasus Papa Minta Saham Freeport. Menteri ESDM Sudirman Said membongkar percakapan Setnov, Reza Chalid dan Maroef Sjamsoeddin. Setya Novanto kemudian dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan terkait pencatutan nama Presiden Jokowi dalam perbincangan saham freeport.

Kasus Papa Minta Saham ini berhasil melengserkan Setya Novanto dari kursi pimpinan DPR, yang kemudian digantikan oleh Ade Komarudin. Namun itu tak berlangsung lama, setahun setelahnya atau September 2016, setelah Setnov terpilih sebagai ketua umum Golkar yang baru, Setnov memenangkan uji materi atas Pasal 88 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dan pasal 15 tentang pemberantasan UU Tipikor ke MK. MKD pun langsung memulihkan nama baik Setya Novanto. Setelah itu Setya Novanto kembali ke kursi ketua DPR menggantikan Ade Komarudin.

Yang menarik adalah, tidak ada sedikitpun gejolak, perdebatan atau penolakan dari anggota DPR terkait kembalinya Setnov ke kursi ketua DPR. Apalagi Fadli dan Fahri, keduanya kompak mendukung.

Kasus pencatutan nama Presiden ini sebenarnya sangat mengejutkan. Rekaman percakapan yang dibuka ke publik membuat kasus ini terlihat begitu menarik untuk diperbincangkan. Presiden Jokowi sebagai orang yang diseret-seret dalam negosiasi saham freeport pun sempat marah, bahkan menyindir sidang MKD dengan mengundang pelawak nasional untuk makan malam di Istana. Dagelan! Dan benar saja, Setnov malam itu bermanuver dengan mengundurkan diri dari pimpinan DPR. Jadi MKD pun tak sempat memberikan hukuman berat, karena Setnov sudah terlebih dulu mengundurkan diri. Malam itu, praktis yang terpenting dari sidang MKD hanyalah pembacaan surat pengunduran Setnov.

Saya dan banyak orang saat itu mungkin berpikir bahwa karir Setnov sudah selesai. Namun semua itu salah besar, hanya butuh satu tahun bagi Setnov untuk kembali menjadi ketua DPR dan ketua umum Golkar. Luar biasa. Hal ini membuat saya teringat dengan salah satu politisi kawakan yang berkata “Setnov itu belut yang berlumur oli. Cara membunuhnya adalah melemparnya ke padang pasir. Tapi siapa yang bisa?” uniknya, pernyataan ini saya dengar langsung saat sedang yakin-yakinnya bahwa Setnov sudah selesai, jauh sebelum Setnov bangkit menjadi ketum Golkar dan kembali jadi ketua DPR lagi.

Selain soal pertemuan dengan Donald Trump dan kasus Papa Minta Saham, sebelumnya Setnov pernah terjerat kasus pengalihan hak tagih Bank Bali (1999), kasus penyelundupan limbah beracun (2006), impor beras ilegal (2006), korupsi proyek PON Riau (2012), kasus suap ketua MK (2014). Namun semuanya tidak ada satupun yang berhasil memenjarakan Setya Novanto.

Dengan sedemikian banyak kasus yang pernah menjerat Setnov, apakah kali ini KPK bisa mengantarkan Setnov ke pintu penjara?

Kekuatan politik Setnov
Dalam dunia politik, Setnov adalah politisi yang nyaris sempurna. Tutur katanya tidak menggebu, tidak reaktif atau emosional. Begitu tenang. Dan lebih dari itu, sikap-sikap yang diambilnya sangat brilian.

Golkar merupakan salah satu partai koalisi Prabowo Hatta pada 2014 lalu. Setnov berhasil menduduki kursi ketua DPR pun berkat paket dukungan partai koalisi Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat. Jadi meskipun tersandung kasus Papa Minta Saham, posisi Setnov sebagai ketua DPR tetap aman, hanya sebentar digantikan Ade Komarudin, setelah itu kembali lagi.

Walau begitu, Setnov selaku ketua umum Golkar juga merapat ke kubu PDIP. Pada Pilkada Jakarta, Golkar mendukung Ahok Djarot. Lebih dari itu, Setnov secara terbuka menyatakan bahwa Golkar mendukung Jokowi sebagai calon Presiden 2019. Uniknya, kubu koalisi permanen Prabowo tidak berani protes atau bahkan sekedar komentar. Fadli Zon dan Fahri Hamzah, dari Gerindra dan PKS, yang sama-sama setia dengan koalisis permanen, yang biasanya vokal menanggapi sebuah isu politik, mendadak bungkam mendengar pernyataan Setnov.

Pernyataan Golkar mendukung Jokowi di 2019 diucapkan seolah Setnov sudah lupa dengan kasus Papa Minta Saham yang sempat membuat Presiden geram. Seolah tak merasa bersalah. Begitu tenang.

Dari sekian banyak fakta dan catatan rekam jejak seorang Setnov, kita bisa melihat bahwa dia benar-benar menunjukkan kepiawaiannya dalam politik. Setnov simbol sempurna tak ada kawan dan lawan abadi, yang ada hanyalah kepentingan. Dan Setnov berhasil mengendalikan semua kubu untuk tidak ‘berisik’ di hadapannya.

Ditambah catatan daftar kasus yang tak pernah berhasil mengantarkan Setnov ke pintu penjara, saya melihat penetapan tersangka Setnov berarti sebuah mission impossible bagi KPK. Kalau sudah begini, maka saya ingin bilang “Setnov mustahil dipenjara,” supaya jadi ucapan penyemangat bernada sindiran kepada KPK untuk menuntaskan kerjanya dengan baik. Begitulah kura-kura…

Sumber: Seword.com
Read More
Terlalu Cepat Berpuas Diri, Denny Siregar Tulis Kekhawatirannya Ini Usai Perppu Ormas

Terlalu Cepat Berpuas Diri, Denny Siregar Tulis Kekhawatirannya Ini Usai Perppu Ormas


PAKDE, JANGAN ABAI DENGAN SITUASI INI...

Jujur, saya agak ngeri melihat rasa percaya diri yang berlebihan dari para pejabat pemerintah menyikapi situasi pasca keluarnya Perppu pembubaran Ormas..

Salah satu pejabat yang berlatar-belakang militer ketika saya tanya, "Apakah sudah siap dengan dampak dari pembubaran HTI ketika mereka akhirnya bergabung dengan ormas radikal lainnya ?"

Jawabnya sigap penuh semangat, "Kita sudah menggebuk mereka. Kalau mereka muncul lagi dengan baju lain, ya kita gebuk lagi.."

Duh, saya agak trauma dengar kata "gebuk" seakan2 itu adalah solusi efektif.

Masih teringat jelas kegagalan orde baru menangani masalah ketika main gebuk di Papua dan Aceh dengan DOM - Daerah Operasi Militernya. Bukannya masalah selesai malah memunculkan separatis-separatis baru dengan nama OPM dan GAM.

Gerakan separatis ini malah memunculkan simpati rakyat bahkan dunia internasional, karena mereka bergerak juga mencari simpati disana.

Ada satu lagi pejabat partai yang malah menolak ketika saya mengatakan bahwa kelompok-kelompok Islam radikal berkumpul di masjid-masjid pemerintahan dan gedung perkantoran.

Dengan pede-nya ia berkata, "Tidak mungkin mereka berada di situ. Kalau ada saya pasti tahu.."

Seakan peristiwa Pilgub DKI kemarin tidak memberikan pelajaran sama sekali bahwa mereka menampakkan hidungnya justru ketika ada momen. Dan kita melihat, betapa mengerikan ketika mereka bergerak. Bahkan saudara seagama mereka pun dihajar ketika bertentangan..

Kenapa bisa mereka berpandangan seperti itu ?

Karena sudah merasa aman dan mengontrol penuh situasi. Perasaan percaya diri berlebihan ini menjadikan mereka abai..

Saya sungguh tidak percaya bahwa HTI diam saja ketika mereka dibubarkan. Baju boleh berganti, tetapi ideologi mereka tetap terjaga dengan baik.

Jika mereka tiarap dulu untuk sekian lama, itu lebih baik. Tapi bahayanya ketika mereka berkoalisi dengan banyak pihak yang punya kepentingan yang sama, menjatuhkan Jokowi.

Sampai sekarang saya belum melihat, bagaimana pemerintah memikirkan dampak yang terjadi ketika mereka dengan tegas mengeluarkan Perppu pembubaran ormas radikal. Pemerintah terlalu percaya diri dengan kekuatannya, dengan kemampuan lobbynya, ketika menghadapi aksi 411 dan 212.

Tidak terlihat bagaimana mereka mempunyai program-program untuk menangani dampak dari keluarnya Perppu ini, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.

Situasi yang mendadak tenang dan tanpa perlawanan berarti seperti sekarang ini, malah memunculkan sinyal waspada buat saya. Seperti sesudah gempa besar terjadi, air laut mendadak surut, situasi pun hening terdiam. Dan tiba-tiba gelombang Tsunami menghajar seluruh bagian bumi.

Pergerakan bawah tanah sedang berjalan sekarang, mengumpulkan kekuatan-kekuatan untuk melawan situasi yang tidak berpihak pada mereka..

Kapan kita bisa belajar dari kesalahan ? Bahwa terlalu percaya diri adalah kekalahan terbesar ?

Suriah dulu juga abai terhadap situasi dinegaranya yang dianggap biasa saja. Filipina juga abai terhadap gerakan di Marawi. Dan lihat apa yang terjadi ketika Tsunami itu datang..

Sudah waktunya pemerintah mulai memikirkan jaring pengaman yang kuat. Ajak rakyat untuk berfikir bersama dan pemerintah menjadi fasilitatornya..

Lebih baik berfikiran terburuk sambil mengerjakan sesuatu yang baik daripada sebaliknya..

Pemerintah masih asik dengan menghadirkan ulama-ulama sepuh, sedangkan gerakan lawan dibangun oleh kekuatan-kekuatan muda..

Semoga semuanya baik-baik saja. Tapi ah, kopi saya pahit sekali malam ini..

Sumber: FB Denny Siregar
Read More
Disindir Anies Tidak Mengerti Soal Anggaran, Begini Reaksi Djarot

Disindir Anies Tidak Mengerti Soal Anggaran, Begini Reaksi Djarot


CeriaNews.com -Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengakui bahwa dirinya memang tidak mengerti soal anggaran seperti yang disebut gubernur terpilih, Anies Rasyid Baswedan.

"Nggak apa-apa, tanya pada beliau. Saya nggak ngerti anggaran memang, saya nggak paham anggaran," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2017) kemarin.

Mantan Wali Kota Blitar ini menyebutkan, meskipun dirinya tidak paham betul soal anggaran, tetapi Djarot tidak cukup puas.

Sebelum menjadi wakil dan gubernur DKI, Djarot adalah Wali Kota Blitar, Jawa Timur selama dua periode.

"Saya mengakui (nggak mengerti anggaran), meski sudah 10 tahun jadi wali kota, sampai sekarang belajar terus pengelolaan anggaran," kata Djarot.

Sindiran Anies dilontarkannya saat menggelar halal bihalal dengan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) di Yogyakarta, Rabu 19 Juli 2017.

Saat itu Anies mengutip statistik dan mengaku kaget karena sebanyak 3 juta dari 10 juta penduduk Jakarta masih memiliki penghasilan di bawah Rp 1 juta per bulan.

"Ini potret (persoalan) di Jakarta, yang dibilang gubernur kemarin mengerti anggaran, padahal tidak memahami," kata Anies
Sebelumnya, Djarot pernah membantah bahwa sisa lebih penggunaan anggaran pada 2016 adalah karena kesalahan pemerintah. Namun disebabkan terlambatnya penetapan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2016.

Sumber: Tribunnews.com
Read More
Tingkah Lucu Si Anggota DPR Fraksi Independen Fahri H Saat Paripurna RUU Pemilu

Tingkah Lucu Si Anggota DPR Fraksi Independen Fahri H Saat Paripurna RUU Pemilu


CeriaNews.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengklaim dirinya masuk menjadi anggota Fraksi PKS dalam voting pengesahan Rancangan Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu) Kamis malam.

Padahal, Presiden PKS Sohibul Iman telah menyatakan Fahri bukan lagi kader partainya.

Pantuan Liputan6.com, Kamis malam (20/7/207), pemandangan lucu itu terjadi saat pengambilan keputusan pengesahan RUU Pemilu dilakukan melalui voting, lantaran tak menemui titik temu.

Voting pertama untuk memilih hari pengesahan apakah Senin 24 Juli mendatang, atau tetap dilanjutkan malam ini.

Saat anggota Fraksi PKS diminta berdiri untuk dihitung jumlahnya, Fahri Hamzah yang duduk di kursi pimpinan rapat paripurna pun berdiri mengikuti anggota Fraksi PKS lainnya.

Fahri tak terlihat kikuk. Bahkan, Fahri yang mengenakan stelan jas serta peci berwarna hitam itu menunjukkan wajah yang semringah.

Dengan berdirinya Fahri Hamzah, anggota PKS berjumlah menjadi 39 orang dalam penghitungan suara untuk putusan hari voting.

Voting sendiri ditempuh lantaran lobi-lobi antara pimpinan fraksi dan pimpinan DPR tak mencapai kata mufakat.

Sementara, paripurna sempat diskors untuk lobi-lobi dan dilanjutkan dua opsi yang dikerucutkan.

Opsi tersebut ialah A Presidential Threshold (20/25), Sistem Pemilu terbuka, District Magnitude 3-10, Parlementary Threshold 4%, dan Konversi Suara Sain Lague Murni.

Sedangkan opsi B, Presidential Threshold (0%), Sistem Pemilu terbuka, District Magnitude 3-10, Parlementary Threshold 4%, dan Konversi Suara Kuota Hare.

Hasil paripurna akhirnya mengesahkan RUU Pemilu dengan opsi A.

Sumber: liputan6.com
Read More
Saat Rapat Pengesahan RUU Pemilu, Partainya Amien Rais Ngacir Walk Out, Ini Respon Mendagri

Saat Rapat Pengesahan RUU Pemilu, Partainya Amien Rais Ngacir Walk Out, Ini Respon Mendagri


CeriaNews.com - PAN menjadi satu-satunya parpol pendukung pemerintah yang walk out dalam pengesahan RUU Pemilu menjadi UU. Apa tanggapan Mendagri Tjahjo Kumolo?

"Tanya PAN sendiri jangan tanya saya. Saya nggak mau komentar karena tugas kami bersama DPR menyelesaikan UU ini menjadi acuan seluruh parpol baik yang ikut sampai selesai atau walk out, tapi itu bagian paripurna DPR sudah disahkan," ujar Tjahjo di gedung DPR, Senayan, Jakpus, Jumat (21/7/2017).

Tjahjo berpandangan keputusan paripurna untuk mengesahkan UU Pemilu sudah mewakili setiap fraksi di DPR. Meskipun, kata dia, ada fraksi yang walk out. Seperti diketahui, 4 fraksi yang ogah melanjutkan pembahasan RUU Pemilu adalah PKS, Demokrat, PAN, dan Gerindra.

"Saya melihat yang diputuskan DPR mewakili seluruh fraksi di DPR. Walaupun ada yang walk out, tapi secara konstitusional memutuskan bahwa sudah dibahas bersama pemerintah," jelasnya.

Tentunya, langkah walk out ini diikuti oleh pimpinan DPR dari fraksi yang bersangkutan. Pimpinan DPR yang walk out adalah Agus Hermanto (Demokrat), Taufik Kurniawan (PAN), dan Fadli Zon (Gerindra).

Rapat langsung diambil alih Setya Novanto (Golkar) dan Fahri Hamzah (pimpinan DPR yang berasal dari F-PKS, meski tak diakui oleh F-PKS). Tjahjo menilai rapat tetap sah meski dipimpin oleh 2 orang saja.

"Justru sah, sesuai yang ada," tutupnya.

Sumber: liputan6.com
Read More
Hendak Digusur, Warga Kolong Tol Sedyatmo Tagih Janji Kampanye Anies Dulu Yg Begini...

Hendak Digusur, Warga Kolong Tol Sedyatmo Tagih Janji Kampanye Anies Dulu Yg Begini...


CeriaNews.com - Warga Kampung Walang yang bertempat tinggal di kolong Tol Sedyatmo, Jakarta Utara berharap gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno menepati janji kampanye mereka.

Seorang warga Kampung Walang, Mardi, mengatakan bahwa saat berkampanye di kawasan kolong tol itu, Anies berjanji tidak akan ada lagi penggusuran.

Sementara itu, saat ini Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan penertiban terhadap permukiman warga di kolong Tol Sedyatmo.

Alasannya, Pemprov DKI akan membangun sodetan di kawasan itu

"Kalau pemimpin itu yang dipegang janjinya. Ya kami berharap Pak Anies tetap pada janjinya saat kampanye," ujar Mardi, Rabu (19/7/2017).

Ia mengatakan, hampir semua warga di kawasan itu merupakan relawan pendukung Anies-Sandiaga yang tergabung dalam relawan bernama "Abdi Rakyat".

Warga, kata Mardi, getol mendukung untuk memenangkan Anies-Sandiaga saat Pilkada DKI Jakarta 2017.

Mardi juga mengatakan, beberapa bulan yang lalu warga Kampung Walang sempat mendatangi kediaman Anies di Jakarta Selatan.

Di sana, warga menyampaikan keluhan mereka terkait rencana penertiban itu. Menurut Mardi, kepada warga, Anies mengatakan akan menyelesaikan masalah tersebut.

"Istilahnya kami datang meminta perlindungan-lah. Kata Pak Anies akan dirapatkan. Beberapa hari kemudian saya tanyakan ke koordinator wilayah (Abdi Rakyat). Kata mereka sudah di-backup, artinya enggak ada penggusuran," ujar Mardi.

Warga lainnya, Edy, mengatakan bahwa ia akan tetap menagih janji Anies.

Edy yang telah tinggal di kawasan itu puluhan tahun tersebut mengatakan, ia akan tetap bertahan meski Pemprov DKI berusaha menertibkan tempat tinggalnya.

"Saya tetap akan tagih janji Pak Anies untuk tidak menggusur," ujar Edy.

Berdasarkan catatan Kompas.com, pada Sabtu (29/10/2016) atau semasa kampanye Pilkada DKI Jakarta, Anies berkampanye di kolong Tol Sedyatmo.

Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai relawan "Abdi Rakyat" mendeklarasikan diri untuk memenangkan Anies-Sandiaga ketika itu.

Sumber: kompas.com
Read More
Waduh, Ini Permintaan Lucu FPI Kepada Kapolda Metro Jaya Yang Baru

Waduh, Ini Permintaan Lucu FPI Kepada Kapolda Metro Jaya Yang Baru


CeriaNews.com - Front Pembela Islam (FPI) meminta Kapolda baru, Irjen Idham Aziz untuk segera menghentikan penyidikan terhadap pentolan organisasi itu, Rizieq Shihab dengan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Juru Bicara FPI Slamet Maarif mengatakan pihaknya mengucapkan selamat datang atas terpilihnya Kapolda baru, Irjen Idham Aziz, menggantikan pucuk pimpinan sebelumnya, Irjen Mochamad Iriawan.

Kapolri memutuskan pergantian pucuk pimpinan Polda Metro Jaya itu pada Kamis (20/7/17).

Slamet menuturkan pihaknya meminta Kapolda baru segera menghentikan kasus Rizieq Shihab. “Kepada Kapolda baru, segera SP3 kasus Habib Rizieq,” kata dia ketika dikonfirmasi, Jumat (21/7/17).

Diketahui, Rizieq dijadikan tersangka kasus cakap mesum oleh Polda Metro Jaya. Dia diduga terlibat dalam kasus itu dengan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein, yang juga menjadi tersangka.

Saat ini, Rizieq masih berada di Arab Saudi dan tak mau memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.

Slamet menegaskan kasus itu diduga penuh rekayasa dan tak berdasar. Dia menegaskan jika SP3 dilakukan, maka itu merupakan pintu masuk untuk bersinergi dengan umat Islam.

“Ini merupakan awal pintu masuk untuk bekerja sama dan sinergi dengan umat Islam,” kata Slamet.

Sumber: cnnindonesia.com
Read More
Saksi Sidang: Seluruh Anggota Komisi VIII Terima Uang Korupsi Alquran

Saksi Sidang: Seluruh Anggota Komisi VIII Terima Uang Korupsi Alquran


CeriaNews.com - Mantan anggota Komisi VIII Zulkarnaen Djabar menyebut seluruh anggota Komisi VIII DPR menerima aliran uang korupsi pengadaan Alquran dan laboratorium Kementerian Agama (Kemenag).

Dia menyebut uang Rp 4 miliar dibagikan ke 46 anggota Komisi VIII melalui perwakilan fraksi.

"Pertama angka Rp 4 miliar dari Rp 100 miliar itu 4 persen, (hasil) kesepakatan pimpinan Komisi VIII dan banggar," kata Zulkarnaen saat bersaksi untuk Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2017).

Zulkarnaen menjelaskan rapat itu dipimpin politikus PKB Abdul Kadir Karding yang saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi VIII.

Hasil rapat menyepakati duit itu akan dibagikan ke seluruh anggota komisi dengan sistem pembobotan.

"(Rapat) dipimpin Abdul Kadir Karding, hadir saya, Chairun Nisa, Zainudin dari PKS, Nurul Imam Mustofa koordinator banggar dari Demokrat, juga hadir dari Dewi Kurniati PAN. Dalam pertemuan itu disepakati tidak mungkin membagi rata ke anggota karena ada ketua komisi, banggar ada juga anggota, disepakati pembobotan 46 anggota. Bobot anggota 1, ditambah ketua diberi bobot 4, wakil ketua diberi bobot 3, banggar bobot 3. Total bobot (seluruhnya) 80," jelasnya.

Zulkarnaen menjelaskan dari Rp 4 miliar itu dibagi dengan sistem pembobotan ditemukan angka Rp 50 juta. Tiap fraksi mendapat beragam jatah tergantung jumlah anggota dan jabatan masing-masing.

"Demokrat 13 orang, 10 anggota biasa, 1 waket dan 2 banggar, sehingga total 22 bobot diterima Nurul Imam Mustofa Rp 1,1 miliar. PDIP anggotanya 8 orang, 7 biasa, 1 banggar Rp 555 juta diterima Said Abdullah. PKS 6 orang 4 anggota biasa, 1 wakil ketua, 1 banggar, jadi 12, Rp 600 juta diterima Jazuli Juwaini," jelasnya.

"PPP 2 anggota biasa 1 banggar jadi 6 kali 50 Rp 300 juta diterima Hasrul Azwar. PAN 3 orang 2 biasa 1 banggar Rp 300 juta diterima Dewi Qoryati Komisi VIII banggar. PKB anggota 3 orang, 2 biasa 1 ketua, Rp 350 juta diterima Abdul Kadir Karding," sambung Zulkarnaen.

Zulkarnaen mengatakan saat itu Hanura dan Gerindra tidak memiliki perwakilan di banggar. Uang jatah untuk kedua fraksi tersebut dititipkan ke Abdul Kadir Karding.

"Namun demikian karena Hanura 1 dan 1 Gerindra tidak ada perwakilan di banggar diserahkan ke Abdul Kadir Karding, sehingga menerima (total) Rp 450 juta. Golkar 8 orang 6 anggota biasa, 1 wakil ketua, 1 banggar, yang menerima saya sendiri Rp 700 juta," urainya.

Untuk diketahui, Fahd menjadi tersangka karena diduga menerima duit sekitar Rp 3,4 miliar untuk imbalan dalam pemulusan proyek pengadaan tersebut. Merujuk pada putusan perkara korupsi proyek Al-Quran di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2013, Fahd masuk fakta hukum putusan terdakwa korupsi Al-Quran, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia.

Fahd disebut ikut membantu Zulkarnaen mengintervensi pejabat Kemenag untuk memenangkan perusahaan pelaksana proyek pengadaan Alquran dan laboratorium.

Sumber: detik.com
Read More
Halus Tapi Mengena Ke Ulu Hati Politikus Busuk, Begini Sindiran Jokowi Dihadapan Bupati

Halus Tapi Mengena Ke Ulu Hati Politikus Busuk, Begini Sindiran Jokowi Dihadapan Bupati


CeriaNews.com - Presiden Joko Widodo mengeluarkan sindiran untuk elit politik dalam negeri.

Kali ini disampaikan di hadapan para Bupati seluruh Indonesia. saat membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/7/17).

Pernyataannya tidak terang-terangan mengkritik politisi negeri ini. Namun sindiran halusnya bisa membuat para elit politik memperbaiki diri. Tujuannya, kata dia, agar Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju, dan rakyatnya sejahtera.

"Saya titip selama ini panggung kita terutama panggung politik kita terlalu banyak didominasi oleh jiwa-jiwa yang kosong, jiwa-jiwa yang kering," kata Jokowi.

Dalam pandangan Jokowi, seharusnya elit politik juga dapat menyadari bahwa bahwa diperlukan jiwa berintegritas, jujur, etos kerja yang baik, memiliki moral yang baik dan disiplin.

Bukan kali ini saja Jokowi melontarkan sindiran halus untuk para politisi. Jokowi pernah menyindir para politisi yang dinilainya tidak konsisten. Sindiran itu terkait deadlock syarat ambang batas pencalonan presiden.

Dalam pandangan Jokowi, mestinya semakin jauh melangkah maka pembangunan politik negara semakin konsisten dan semakin sederhana. Menurut dia, dengan konsistensi pembangunan politik, maka ke depan politik negara akan semakin lebih baik.

"Pembangunan politik negara harus konsisten menuju kepada penyederhanaan. Harus konsisten jangan sampai sudah ke sini, kembali lagi ke sini. Lah kapan politik negara kita akan semakin baik-semakin baik?" ucap Jokowi.

Kepala Negara juga pernah menyindir sekaligus mengingatkan para politisi saat membuka kongres ke-XIX Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII). Dia meminta para politisi menjaga karakter bangsa.

"Untuk elit-elit politik, berilah contoh, berilah teladan, dengan kata-kata dan kalimat-kalimat yang baik, pernyataan-pernyataan yang baik dan santun, karena itulah karakter bangsa," ujar Jokowi di Masjid Agung Darussalam Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/5).

Jokowi mengingatkan elit politik agar tidak kehilangan jati diri Indonesia sebagai negara yang beragam Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA). Setiap persoalan harus dihadapi dengan santun dan mencerminkan keragaman.

"Karena bangsa kita sebagai bangsa yang beragama, yang santun, yang sopan," sambungnya.

Sumber: merdeka.com
Read More
Sekelumit Kisah Masa Lalu Chester Bennington ‘Linkin Park’ Yg Meninggal Bunuh Diri

Sekelumit Kisah Masa Lalu Chester Bennington ‘Linkin Park’ Yg Meninggal Bunuh Diri


Artikel berikut ditulis oleh Ibu Rahmatika sebagaimana diterbitkan di Seword.com:

Chester Bennington ‘Linkin Park’ Meninggal Dunia, Duka Kami Generasi 90an


Bagi generasi 90an seperti saya tentu mengenal Chester Bennington. Atau jika Anda lupa-lupa ingat siapa dia mungkin langsung paham begitu disebutkan nama sebuah grup band yang sangat populer di masa remaja saya itu, Linkin Park.

Berita duka yang saya baca di media sosial dini hari ini cukup membuat saya merasa kosong. Numb, seperti judul salah satu lagu mereka yang sangat populer. Chester ditemukan tewas bunuh diri di kediamannya kawasan Palos Verdes Estate, California, Amerika Serikat. Menurut berita yang dilansir berbagai media sang penyanyi yang kini juga menjadi vokalis Stone Temple Pilots setelah meninggalnya Scott Weiland, vokalis sebelumnya, yang ditemukan tewas di atas bus saat tur bersama The Wildabouts.

Dua bulan lalu Chester masih hadir dan memberikan tribut terakhir saat pemakaman sahabatnya, Chris Cornell vokalis Soundgarden dan Audioslave, yang meninggal juga karena bunuh diri. Cukup mencengangkan memang menyadari betapa banyaknya bintang musik dunia yang mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

“Di tahun 2016 saya punya pilihan berhenti minum (alkohol) atau mati. Saya melakukan konseling dan mereka sangat terbuka dan menceritakan perasaan emreka. Saya tidak menyangka bahwa yang telah saya jalani adalah masa-masa menyeramkan. Saya tahu saya punya masalah dengan kecanduan alkohol, obat-obatan, dan perjalanan hidup yang ‘gila’ tapi saya tidak menyangka ini sangat berpengaruh bagi orang sekitar saya hingga saya diberi tahu ‘ini lho kamu yang sebenarnya’. Ini mengagetkan. Mereka bilang saya seperti punya dua kepribadian : Chester dan orang yang menyebalkan. Saya tidak mau jadi yang kedua itu.”

Sumber : http://www.huffingtonpost.com/entry/chester-bennington-dead-dies_us_5970f163e4b062ea5f9097f8?ncid=tweetlnkushpmg00000067

Chester memang mengakui bahwa dirinya mengalami depresi karena perceraian orangtuanya saat Ia masih berusia 11 tahun dan bahkan berkali-kali mengalami pelecehan seksual saat masih anak-anak. Dalam wawancara dengan The Guardian di tahun 2011 Chester pernah menceritakan bagaimana saat ia muda sering menerima pukulan dan perlakuan seksual yang tak mengenakkan yang tak seorang pun ingin itu terjadi.

Pada tahun 2008 ia juga pernah membuat pengakuan pada sebuah majalah bahwa beberapa orang yang lebih tua darinya mulai melecehkannya di usia 7 tahun. Dimulai dari sekedar sentuhan hingga hal yang lebih gila. Ia pun dipukuli dan dipaksa melakukan hal yang ia tak mau. Akhirnya ini sangat menganggu kepercayaan dirinya dan sepertinya itu membekas hingga sekarang meski ia adalah superstar. Selama 6 tahun ia menderita tapi tetap diam karena takut dengan apa yang terjadi jika mengaku. Ia takut dengan cap bahwa anak laki-laki yang menjadi korban pelecehan seksual akan dilabeli sebagai gay. Ia juga takut dianggap berbohong. Itu betul-betul neraka dalam hidupnya.

Dan ternyata rasa trauma dan depresi Chester tak berhenti begitu saja meski Ia beranjak dewasa dan sukses di karier bermusiknya. Ini lho kenapa saya juga sangat tegas dan masif beropini tentang berbagai kasus pembullyan termasuk yang terjadi di Gunadarma kemarin. Tekanan mental yang ditujukan pada seseorang seolah membuat kebal korbannya, tapi sesungguhnya kita tak pernah tahu sedalam apa luka yang ditimbulkan. Dan berbeda dengan penyakit lain yang tanda dan gejalanya mudah terlihat jelas, mereka yang mengalami depresi seringkali tak menyadari pun demikian dengan orang-orang di sekitar mereka.

Kita mungkin selama ini seringnya mendengar orang bunuh diri karena frustrasi hidup miskin, patah hati, dll. Tapi coba cermati akhir-akhir ini makin banyak alasan orang melakukan hal ini. Ada yang karena tak kuat menahan penyakit yang diderita, ada yang sepertinya tidak ada masalah tapi mengambil jalan pintas. Dan mereka yang hidupnya makmur, bergelimang harta, dan popularitas pun banyak yang juga melakukan ini. Acapkali itu bukan karena masalah yang timbul baru-baru ini melainkan masalah lama yang sepertinya belum bisa selesai dan masih menjadi ‘bayang-bayang’.

Bahkan seorang Chester pun sebetulnya sudah menyelipkan pesan-pesan yang mengarah pada potensi dirinya melakukan aksi bunuh diri.

Sometimes solutions aren’t so simple
Sometimes goodbye’s the only way

[Shadow of The Day – Linkin Park]

Do you feel cold and lost in desperation?
You build up hope, but failure’s all you’ve known
Remember all the sadness and frustration
And let it go. Let it go

[Iridescent – Linkin Park]

Itulah mengapa awareness atas kesehatan mental sangat penting. Apapun yang pernah terjadi dalam hidup kita pasti akan memberi pengaruh ke masa depan. Selain sadar potensi depresi atas diri kita sendiri, kita juga sebaiknya peka jika ada orang di sekitar kita yang mengalaminya. Depresi yang ditangani dengan baik sejak awal akan mengurangi potensi berkepanjangan apalagi sampai terjadi bunuh diri seperti ini.

So long, Chester. Dan mimpi saya untuk bisa nonton Linkin Park sepertinya akan pupus. Dulu saat kamu manggung saya belum punya cukup uang untuk pergi ke konser kalian. Akhirnya itu hanya saya masukkan ke bucket list saya, things to do before I die. Dan ternyata justru sekarang kamu pergi. Kini bernyanyilah di surga dan lepaslah dari segala depresi yang menghantui.



Sumber: Seword.com
Read More